Gambar via: www.sfgate.com

GULALIVES.co, Depok- Musibah bisa terjadi kapan saja, dimana saja, dan pada siapa saja. Hal ini terbukti pada dua mahasiswa asal Russia, Dimitrii Abdugafavor dan Aleksandra Kolesnikova. Di tengah menyelesaikan tugas akhirnya dua mahasiswa Moscow State University  ini harus menghadapi ketidak beruntungan saat melakukan penelitian di Papua. Semua barang termasuk paspor mereka raib sehingga membuat mereka tak bisa kembali ke Russia.

Dimitrii dan Aleksandra. Gambar via: www.idntimes.com
Dimitrii dan Aleksandra. Gambar via: www.idntimes.com

Tentunya pemandangan dua orang bule mengamen berbekal dengan ukulelenya menjadi perhatian warga Jakarta, apalagi mereka yang singgah di Stasiun Kereta Api Sudirman. Dimitrii dan Aleksandra tengah melakukan penelitian dengan judul “Permasalahan dan Mendasar Perkembangan Tempat Rekreasi Asia dan Russia: Analisis Komparatif”. Sebelum sampai ke Indonesia, mereka telah pergi ke Kazakhstan, Tiongkok, Vietnam, dan Thailand.

Saat menghadapi musibah yang juga dialami turis mancanegara di negara asing, tentunya Dimitrii dan Aleksandra melapor ke Kedubes Russia di Jakarta. Hal ini dimaksudkan agar mereka bisa dibantu untuk pulang ke Russia. Namun, tidak ada respon yang diberikan baik dari Kedubes, Kepolisian dan Konsulat. Mereka terpaksa hidup dengan menumpang transportasi umum ketika tiba di Jakarta.

Nasib sial keduanya lantas tersebar di situs media sosial, Facebook. Bahkan salah satu akun pengguna Facebook bernama Bombom Hafikar mengajak pengguna Facebook lain untuk bantu menyebarkan kemalangan keduanya agar segera dapat bantuan. Mengenal efek media sosial lebih cepat menyebar di kalangan masyarakat.

Tanggapan Dubes Russia

Mendengar kabar yang tersebar lewat media sosial tentang dua warga asal Russia menjadi gelandangan, Duta Federasi Russia, M. Gazulin akhirnya angkat bicara. Berita yang tersebar bahwa Kedubes tidak memberikan bantuan kepada dua mahasiswa ini tidak benar adanya.

Duta Federasi Russia, M. Gazulin. Gambar via: news.okezone.com
Duta Federasi Russia, M. Gazulin. Gambar via: news.okezone.com

Gazulin menyatakan, pihak Kedubes Russia telah menawarkan bantuan langsung kepada Dimtrii dan Aleksandra yaitu untuk membuat dokumen perlengkapan agar mereka bisa segera dipulangkan ke Russia. Namun keduanya menolak dengan alasan ingin berada di Jakarta hingga Agustus nanti.

Tak tanggung-tanggung, Kedubes bahkan menawarkan mereka untuk mengurus keterangan dan sertifikat yang diperlukan di bandara hingga menawarkan akses komunikasi untuk mengabari keluarga mereka di Russia. Mereka justru menolak dan mengatakan akan kembali mengurus surat-surat pada Agustus nanti.

Hingga kini keberadaan Dimitrii dan Aleksandra masih dipertanyakan, dengan laporan terakhir keduanya menjadi gelandangan di Stasiun Sudirman.(AH)

loading...

LEAVE A REPLY