Gambar via: www.huffingtonpost.ca

Gulalives.co, JAKARTA – Permainan telepon genggam Pokemon Go sepertinya menyebar lebih cepat dari pada video seekor kucing menyanyikan lagu Justin Bieber.

Tetapi seberapa meyakinkan data yang diberitakan terkait seberapa banyak pengunduhan? Satu berita utama per minggu setelah aplikasi game tersebut pertama kali dikeluarkan di Amerika Serikat melaporkan terdapat 15 juta download (pengunduhan) di App Store milik Apple dan Google Play. Namun angka ini tidak berasal dari toko app.

Bahkan ketika Apple memastikan pada Jumat (22 Juli) bahwa Pokemon Go menerobos catatan App Store terkait pengunduhan pada minggu pertama dikeluarkannya game tersebut, mereka tidak memberikan angkanya.

“Akan lebih baik jika Apple dan Google memberikan angka-angka ini, tetapi sayangnya mereka tidak melakukan ini,” kata Abhinav Agrawal dari SurveyMonkey Intelligence.

Perusahaannya adalah salah satu yang berusaha mengetahui seberapa banyak orang yang mengunduh Pokemon Go.

Pokemon Go1

Game Pokemon Go. Foto: youtube

Tetapi SurveyMonkey Intelligence cukup yakin untuk mengeluar data, dan angka terbaru mereka terkait Pokemon Go adalah lebih dari 30 juta download di AS.

Meskipun demikian media harus berhati-hati dalam melaporkan angka-angka ini sebagai fakta.

Saham Nintendo Turun

Saham Nintendo turun drastis setelah perusahan game raksasa asal Jepang itu berkata kesuksesan Pokemon Go mungkin memiliki dampak yang terbatas atas laba mereka.

Saham Nintendo turun 17,7 persen setelah nilainya naik dua kali lipat sejak game tersebut diluncurkan pada 6 Juli.

Pokemon Go dikembangkan oleh perusahaan AS, Niantic dan Nintendo berkata laba dari lisensi dan biaya-biaya lainnya akan terbatas.

Meski demikan, bahkan dengan penurunan itu, saham Nintendo masih meningkat 60% sejak peluncuran Pokemon Go.

Pokemon Go3

Game Pokemon Go. Foto: youtube

Nintendo berkata skema pembukuan untuk mencatat pendapatan dari Pokemon Go mengakibatkan laba perusahaan tersebut tidak akan berubah drastis.

Penurunan saham ini adalah yang terbesar sejak Oktober 1990, di mana harga saham turun sebesar 5.000 yen (Rp 615.000), penurunan maksimum harian yang diizinkan bursa Jepang.

Mendekati tenggat waktu pelaporan kuartal pertama yang jatuh minggu ini, perusahaan game itu berkata tidak berencana merevisi prospek pendapatan mereka untuk saat ini.

“Mempertimbangkan situasi saat ini, perusahaan belum memodifikasi perkiraan laporan keuangan terkonsolidasi untuk sekarang ini,” kata Nintendo di sebuah pengajuan saham. (VW)

loading...

LEAVE A REPLY