Buah dan syuran
3 Tips Sebelum Mengkonsumsi Sayuran Secara Mentah

Gulalives.co, Depok – Mengkonsumsi sayuran, memang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita. Karena sayuran tersebut memiliki nutrisi dan juga kandungan yang akan membuat tubuh menjadi lebih sehat. Namun beberapa sayuran, akan lebih baik jika dikonsumsi secara mentah daripada dimasak. Suhu tinggi dalam proses memasak tersebut akan merusak zat gizi esensial dalam sayuran sehingga kadar nutrisi dan manfaat di dalam sayuran akan berkurang.

Sayuran yang mentah sebenarnya bisa diolah menjadi makanan-makanan yang enak dengan menu yang juga bisa beragam. Walaupun banyak manfaatnya, namun jika mengkonsumsi sayuran yang masih mentah dengan cara yang tidak benar, malah akan menjadi bahaya. Karena bisa saja beberapa bakteri pathogen yang bersumber dari tanah, debu, saluran pencernaan manusia ataupun dari hewan, masih menempel di sayuran. Diantara bakteri yang dimaksud adalah Shigella spp., Yersenia enterocolitica, Listeria monocytogenes, Clostridium botulinium, Bacillus spp. Semua bakteri-bakteri tersebut jika masuk ke dalam tubuh bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Nah agar Anda mendapatkan manfaat yang maksimal dari mengkonsumsi sayuran secara mentah tersebut, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

1. Tidak semua sayuran bisa dikonsumsi mentah

Perlu Anda ingat, bahwa tidak semua sayuran bisa dikonsumsi secara mentah. Sebagian besar malah harus melalui proses pemanasan dengan tujuan peningkatan nilai gizi dari sayuran tersebut, karena beberapa zat gizi pada sayuran malah bisa meningkat nilai gizinya pada saat sayuran sudah dalam keadaan matang, selain itu ada juga sayuran yang jika sudah matang dapat menghilangkan senyawa racun, mengurangi residu obat pembasmi hama maupun penyakit tanaman yang menempel dan menjadikannya lebih mudah dicerna tubuh. Contohnya seperti sayuran bayam, kentang, jagung, jamur, labu siam, tomat, daun singkong, dan kangkung.

2. Cermat dalam memilih sayuran yang akan di konsumsi

Pilihlah sayuran yang masih memiliki bentuk yang bagus, yang masih utuh, tidak ada bercak atau tanda busuk di tiap bagiannya, dan juga cari yang warnanya masih fresh atau belum berubah warna. Jangan sampai hanya memilih sayuran hanya karena harganya yang murah. Karena jika Anda memilih sayuran yang bagiannya ada yang rusak, bagian yang rusak pada sayuran tersebut adalah celah untuk pertumbuhan mikroba.

Selain itu, pisahkan antara produk sayuran dan produk hewani mentah saat meletakkannya di keranjang belanja Anda. Hal ini adalah untuk menghindari kontaminasi silang pada sayuran yang berasal dari produk hewani tersebut. Lalu, belilah sayuran dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, jadi sesuai dengan kebutuhan yang akan di makan saja. Agar sayuran tidak perlu disimpan terlalu lama, karena bisa mengakibatkan layu dan malah tidak di pakai.

3. Cuci bersih sayuran tersebut sebelum di konsumsi

Cucilah secara bersih sayuran yang akan Anda konsumsi tersebut. Tujuan dari mencuci sayuran ini adalah untuk menghilangkan kotoran dan residu pestisida yang menempel pada sayuran tersebut. Gunakan lah air bersih yang mengalir saat mencucinya, lalu bilas lagi sayuran dengan air matang.

Jangan lakukan perendaman pada sayuran saat Anda membersihkannya, karena malah akan melarutkan zat-zat gizi seperti vitamin dan mineral yang ada di sayuran, selain itu kotoran pada sayuran bisa saja tidak akan hilang dan semakin menumpuk. Saat mencuci, Anda tidak perlu menggunakan sabun atau detergen permbersih, cukup dengan menggunakan air bersih saja.

Untuk sayuran yang cenderung kaku dan keras, seperti mentimun, bisa Anda bersihkan dengan menggunakan sikat khusus, tapi jangan sampai melukai kulit sayur. Kesalahan yang sering dilakukan adalah buru-buru mencuci sayuran setelah belanja. Padahal kondisi basah akan menjadi daya tarik bagi para mikroba, sehingga sayur tidak akan tahan lama ketika disimpan. Lebih baik untuk mencuci sayuran ketika ingin di konsumsi. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY