Terdapat enam tanda pernikahan kamu bakal langgeng (Foto: Awordywoman)

GULALIVES.co, Depok- Ketika pasangan-pasangan muda di Indonesia lebih memilih menggelar pernikahan bertema budaya barat, pasangan suami istri asal Kanada dan Filipina justru menggelar pernikahan dengan menggunakan adat Dayak. Bertempat di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah pernikahan digelar pada 23 Juli 2016.

Birute Galdikas dan Bohap, pasangan suami istri asal Kanada menikahkan anaknya Federick dengan Darlene Rabena yang berasal dari Filipina menggunakan adat Dayak.

Ribuan warga dan 54 tamu dari keluarga mempelai hadir dalam acara pernikahan yang dimulai pukul 10.00 WIB. Acara diawali dengan prosesi adat potong pantan Dayak Kaharingan kemudian dilanjutkan dengan hiburan dan tarian tradisional dari Sanggar Sahaluan lalu bedaun atau memakan makanan khas Dayak lomang dan penganan.

Seperti halnya perkawinan adat, kedua mempelai lalu diarak dari kediaman menuju balai adat yakni Rumah Betang Pasir Panjang dimana keduanya mengelilingi bangunan tersebut sebanyak tiga kali sebelum memasukinya.

Galdikas mengutarakan alasannya menggelar pernikahan secara adat Dayak jarang dilaksanakan, bahkan oleh keturunan Dayak sendiri. Salah satu penyebab pernikahan secara adat Dayak jarang dilaksankan karena banyak keturunan suku Dayak yang sudah berpindah agama dari Hindu Kaharingan ke agama lain. Tidak seperti di Bali yang agama Hindu-nya masih sangat kuat.

Menurut warga asing yang meneliti orangutan di Tanjung Putting sejak 1970-an ini, adat daerah harus dipertahankan agar tidak hilang. Dia bahkan juga memperhatikan bagaimana adat daerah di daerah-daerah lain selain di Kalimantan seperti wayang kulit dan wayang orang di Jawa yang kian hari jarang dimainkan.

Kepala Desa PasirPanjang Tamel mengatakan, acara pernikahan adat Dayak Kaharingan ini bisa langsung dinikmati turis mancanegara. Hajatan ini juga dikatakan sebagai beberapa tradisi pedalaman dan Dayak Pasir Panjang. Susunan acara pernikahan adat Dayak dimulai dengan seni bela diri dan menari yang dipadukan Dayak Tomun, acara bedaun yang merupakan istilah dari hidangan tradisional. Acara inti pernikahan ini adalah arakan dengan tujuan memberitahu kepada orang banyak bahwa ada yang menikah.

Acara pernikahan diakhiri dengan acara ikat tongan yaitu mengikat dengan gelang sebagai penerimaan mempelai sebagai keluarga lalu berlanjut dengan pesta adat Dayak dengan menghidangkan berbagai makanan khas dan minuman tuak.(AH)

loading...

LEAVE A REPLY