8 Tanda Ini Bisa Mendeteksi Apakah Dia Pria Setia dan Serius Ingin Menikahimu. Foto: tribunnews

Gulalives.co, DEPOK – Halo sobat. Apakah diantara sobat disini ada yang pacaran? Atau ada yang sudah menikah? Atau jangan-jangan masih pada jomblo semua lagi. Semoga saja tidak begitu ya sobat. Kalau dimasa pacaran itu kita identik dengan hal-hal yang pengen menuju dewasa namun dikarenakan belum ada status yang resmi jadinya agak-agak kurang greget dibanding dengan yang sudah menikah, segala hal sudah dihalalkan seusai menikah.

Nah, kali ini sengaja gulalives membahas tentang perbedaan romantisme dalam masa pacaran dan romantisme setelah menikah nih sobat. Yang tentunya kan membuat kamu baper apabila membacanya. Langsung aja nih, ini dia perbedaan romantisme semasa pacaran dan masa setelah nikah. Siap-siap baper ya, sobat.

1. Kata-Kata Semasa Pacaran “Kamu jangan lupa makan ya yank” Akan Berubah Setelah Menikah “Mamah, Tadi papah sudah beli lauk yang enak buat kita dan anak-anak kita. Papah tunggu ya di meja makan”

Via keluarga.com
Via keluarga.com

Sudah tidak berlaku lagi setelah menikah tanya-tanyaan, seperti kamu lagi ngapain, kamu udah makan apa belum, kamu dulu gih nanti sakit aja. Perbedaan sungguh sangat besar apabila sudah menikah. Kata-kata seperti kamu udah makan apa belum, berubah menjadi ‘Kita makan bareng yuk di meja makan sama anak-anak’.

Romantisme setelah menikah lebih berasa. Apalagi jika sudah ada si kecil kamu bisa suap-suapan bergiliran, antara kamu, dia dan si kecil. Yang tentunya tidak akan ditemukan romantisme seperti ini dalam masa pacaran.

2. Kata-Kata Semasa Pacaran “Yah beb, aku disuruh pulang sama orang tua aku, ga boleh pulang malem-malem katanya” Akan Berubah Setelah Menikah “Udah Malam nih mah, gimana kalau kita nginep saja di Hotel, hanya berdua saja. Aku dan kamu”

Wanita ternyata juga bisa berejakulasi
Nginep Di Hotel

Ini juga nih sobat perbedaan masa pacaran dengan setelah menikah. Pas pacaran pasti hidupmu masih jadi tanggung jawab orang tuamu sehingga kamu tidak boleh berkeliaraan seenaknya. Harus mengikuti perkataan orang tua, entah itu pulangnya jangan sampai larut malam lah, tidak boleh nginep dirumah teman lawan jenis lah. Pokoknya banyak deh, sehingga kamu akan menjadi tidak bebas dengan pacarmu.

Bedakan dengan keromantisan saat kamu sudah menikah. Orang tua kita tidak berhak melarang kita untuk berduaan dengan pasangan kita. Tanggung jawab orang tua sudah lepas sesudah kita menikah. Kamu mau pulang dari pagi ketemu pagi kek, pergi bareng pasanganmu keliling dunia kek. Pokoknya bebas hidupmu tidak ada yang mengatur-atur lagi. Duniamu sekarang hanya milik berdua, hanya ada  kamu dan pasanganmu saja.

3. Kata-Kata Semasa Pacaran “Kamu solat dulu gih sana, baru kita main lagi” Akan Berubah Setelah Menikah “Ay, kita solat berjamaah bareng yuk. Abis itu kita tadarusan bareng-bareng. Aku ayat 1-10, kamu ayat 10-15”

Jangan Tinggalkan Sholat, Sumber: hibamagazine.com
Jangan Tinggalkan Sholat, Sumber: hibamagazine.com

Alangkah indahnya mahligai pernikahan tersebut apabila kata-kata seperti keluar dari bibir pasanganmu. Sungguh berbeda romantisme masa pacaran dengan setelah menikah. Kalau masa pacaran, kamu hanya bisa menyuruhnya solat tanpa bisa berjamaah bareng. Kalau misalnya sudah menikah, kamu mau solat berjamaah bersamanya dari pagi ke malam juga tidak apa-apa, tidak ada fitnah di dalamnya.

4. Kata-Kata Semasa Pacaran “Aku sayang sama kamu” Akan Berubah Setelah Menikah “Mamih, duit yang Papah transfer udah ke kirim belum, Mih?”

Tekan Biaya Belanja
Tekan Biaya Belanja

Kalau semasa pacaran kita masih memakai duit orang tua, kalau menikah itu duit kita adalah duitnya juga.  Kata-kata aku sayang padamu yang semasa pacaran terkesan klise dan ga bisa buat kamu ngenyangin, akan jauh berbeda pada saat pasanganmu mentranfer gaji bulanannya kepadamu. Yang akan membuat hatimu meleleh.

5. Kata-Kata Semasa Pacaran “Ay, ada film bagus di bioskop, kita nonton yuk” Akan Berubah Setelah Menikah “Beb, kita nonton film yuk di kamar, tapi nanti lampunya kita matikan, biar enak nontonnya”

(Foto: Movin925)
(Foto: Movin925)

Barangkali semasa pacaran kamu menonton sama pacaran, ya cuma sekedar nonton, tidak lebih dari itu. Berbeda kalau sudah menikah, kamu bisa menonton film di kamar, berdua dengan pasanganmu, tarik selimut, dan mungkin setelah itu sobat sudah tahu apa yang kami maksud selanjutnya.

Itulah dia sobat perbedaan romantisme semasa pacaran dan setelah nikah. Gimana? Tentu jauh lebih romantis seusai menikah bukan dibanding pacaran? Maka dari itu daripada kelamaan pacaran, dan tidak bebas melakukan hal-hal yang dilarang. Lebih baik nikah, romantisme lebih dapet, dan hidupmu akan selalu tentang dia, dia, dan dia.

loading...

LEAVE A REPLY