susunan planet (geografikelasx)

GULALIVES.co, Depok- Belakangan muncul perdebatan bentuk bumi. Padahal zaman dahulu, Galileo Galilei menyatakan bumi itu bulat yang membuat dunia menyerukan seruan yang sama: bumi berbentuk bulat. Argumen ini makin diperkuat dengan foto yang dikeluarkan NASA yang menunjukan bahwa bumi itu berbentuk seperti elips atau mendekati bulat. Hingga bantahan dari dunia sains menyenai bentuk bumi pun berhenti.

Namun kini muncul sekelompok orang yang menyebarkan isu bahwa bentuk bumi sebenarnya adalah datar atau flat earth. Orang-orang ini tergabung dalam Flat Earth Society, sebuah organisasi yang menolak bahwa bentuk bumi bulat sejak tahun 1956. Menurut mereka, bumi bulat merupakan suatu konspirasi NASA di bawah perintah pemerintah Amerika Serikat untuk membodohi dunia.

Menurut organisasi ini, bumi sebenarnya lempengan datar yang berbentuk cakram dengan Kutub Utara sebagai pusatnya, serta dikelilingi oleh dinding es di Kutub Selatan. Matahari dan bulan berjarak 300 mil atau 4800 kilometer di atas bumi. Mereka berpendapat bahwa gravitasi bumi adalah ilusi sebab kecepatan benda tidaklah bertambah ketika ke atas karena pengaruh dari dark energy  yang misterius. Sedangkan foto-foto yang dipublikasikan NASA adalah foto rekayasa.

Untuk membuktikan teorinya Flat Earth Society menggunakan metode zetitic sebagai metode ilmiah yang telah dikenal dari lama. metode ini menggabungkan pengalama empiris dengan rasionalisme dengan dasar penalaran deduktif. Penalaran deduktif merupakan prosedur yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

Mereka juga memiliki teori percepatan elektromagnetik untuk menjelaskan terbit dan terbenamnya matahari. Mereka tidak percaya adanya satelit yang mengorbit bumi. Organisasi yang dikepalai oleh Daniel Shenton ini berpendapat bahwa masyarakat telah didoktrin oleh NASA. Mereka bisa membuktikan bahwa NASA hanya merekayasa dan dapat memberikan penjelasan mengenai pasang surutnya air laut, zona waktu, kompas termasuk isu pemanasan global yang hoax.

Flat Earth Society sendiri memiliki versi tersendiri mengenai peta bumi datar dimana Kutub Utara sebagai pusatnya. Peta tersebut bukan berbentuk 2D tetapi lingkaran. Namun logo mereka menyerupai logo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dimana mereka menyiratkan bahwa organisasi internasional itu juga percaya bumi berbentuk datar.

Pandangan Islam terhadap fenomena bumi datar

Bagi pemeluk Islam, Al-Quran adalah sumber kebenaran. Dimana semua pertanyaan ada jawabannya di dalam kitab suci ini, termasuk bentuk bumi itu sendiri. Bahkan jauh-jauh sebelum Galileo menyatakan bentuk bumi itu bulat, sudah banyak ulama dan ilmuan yang menyatakan bahwa planet bumi berbentuk bulat.

Ulama Islam, Ibnu Taimiyah (1263-1328 M) menjelaskan “ketahuilah, bahwa mereka (para ulama) sepakat bahwa bumi berbentuk bulat. Yang ada di bawah bumi hanyalah tengah. Dan paling bawahnya adalah pusat…(Al-Jawab Ash Shahih lil Man Baddala Din Al-Masih).

Selain pendapat ilmuwan Islam, ada satu ayat Al-Quran yang patut diperhatikan menambah penjelasan atas masalah ini. Tepatnya dalam QS Az-Zumar ayat 5:
خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى أَلَا
هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ

“Dia (Allah) menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar. Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah Yang Maha Mulia, Maha Pengampun.” (QS.Az-Zumar:5)

Kata “at-takwir” artinya adalah menggulung. Dalam ayat di atas dijelaskan Allah SWT berfirman bahwa malam menggulung siang dan siang menggulung malam. Jika malam dan siang paling menggulung, pastinya keduanya berada pada satu tempat bulat secara bersama-sama. Logikanya, bagaimana mereka bisa saling menggulung jika keduanya berada di tempat datar.

Banyak orang yang mulai percaya tentang doktrin orang-orang yang menyatakan bentuk bumi yang datar. Namun sebagai umat Islam kita harus percaya pada penjelasan yang ada di dalam Al-Quran.(AH)

loading...

LEAVE A REPLY