Gulalives.co, Depok – Memang sudah banyak perdebatan mengenai bentuk Bumi sejak jaman dahulu kala. Perdebatan tersebut bukan hanya asal disebutkan, tapi karena mereka merasa memiliki bukti dari masing-masing kepercayaan. Banyak kebudayaan juga yang meyakini bahwa Bumi bukanlah memiliki bentuk yang bulat, namun berbentuk datar, seperti pada budaya Babilonia kuno, India, China, dan Jepang kuno. Pada periode awal Mesir dan Mesopotomia dulu, mereka menganggap bahwa Bumi sebagai piringan datar yang mengambang di laut. Beberapa filsuf sebelum Socrates juga dulu mempercayai bahwa Bumi adalah berbentuk datar bukanlah bulat.

Sampai pada hari ini pun, masih banyak juga yang membahas mengenai teori Flat Earth ini. Dan berikut ini adalah alasan-alasan yang diungkapkan oleh mereka yang mempercayai Bumi itu datar.

1. Teori gravitasi tidak relevan

Salah satu teori dasar dalam Bumi bulat adalah adanya gravitasi atau daya tarik di Bumi, teori ini dicetuskan oleh Isaac Newton. Teori ini juga mengatakan bahwa planet-planet yang bergerak mengitari matahari pada jalurnya adalah karena gaya gravitasi antar planet.

Namun menurut mereka yang mempercayai bahwa Bumi itu adalah berbentuk datar, teori gravitasi yang muncul pada tahun 1679 ini sudah tidak relevan lagi, hal tersebut dikatakan semenjak Nicolas Tesla pada tahun 1800an menemukan sebuah teori elektromagnet. Menurut mereka, benda-benda langit tersebut berputar pada jalurnya karena pengaruh dari medan magnet Bumi, sehingga Bumi menjadi pusat tata surya.

2. Bumi memiliki kubah dan dinding

Menurut mereka yang mempercayai Bumi adalah berbendatar, mereka mengatakan bahwa Bumi memiliki dinding dan kubah yang kasat mata. Kubah ini tidak akan bisa ditembus oleh benda apapun yang dibuat manusia, seperti roket, jet, ataupun nuklir.

Selain itu, Bumi juga dikatakan memiliki sebuah dinding. Secara nyata, dinding bumi ini disebut-sebut adalah dinding salju Antartika. Jadi mereka percaya bahwa tidak akan ada yang bisa melintasi atau menyebrangi Antartika. Sehingga, jika ada manusia yang berusaha melintasi dinding atau Antartika tersebut, hanya akan membuatnya mengitari dinding bumi. Ada lagi yang mengatakan, bahwa ada kehidupan lain di sisi dinding es Antartika tersebut, seperti halnya alien.

3. Gambar luar angkasa adalah palsu

Bagi mereka yang mempercayai Bumi itu datar, mengatakan bahwa gambar-gambar tentang luar angkasa yang sejak dulu kita lihat dan kita ketahui, hanyalah kebohongan, atau palsu. Mereka merasa bahwa gambar tersebut adalah hasil rekayasa.

4. Jarak matahari dengan Bumi tidak terlalu jauh

Mereka yang mempercayai Bumi datar mengatakan bahwa jarak matahari dengan Bumi hanya 4000 kilometer. Karena mereka mempercayai bahwa matahari selalu berada di Tropic Cancer dan Capricon, yang berarti jaraknya kurang dari 5000 kilometer dari Bumi.

5. Bumi tidak mempunyai lengkungan

Argument yang paling dipercaya oleh mereka yang mengatakan bahwa Bumi datar adalah bahwa Bumi tidak memiliki lengkungan. Sebagaimana saat kita melihat ujung laut yang terlihat datar, bukannya melengkung. Hal itulah yang mendasari mereka mengatakan argumen tersebut.

Padahal mengenai Bumi adalah bulat sudah dijelaskan semuanya di dalam Al-Quran, seperti yang terdapat pada surah Az-Zumar ayat 5, “Dia menutupkan/menggilirkan (takwir) malam atas siang dan menutupkan/menggilirkan siang atas malam”. Takwir yang dijelaskan diatas bermakna lingkaran atau melingkari. Namun sebenarnya mengenai mempercayai Bumi itu bulat ataukah datar, tergantung pada kepercayaan masing-masing orang. Dan bagi kita yang memiliki keprcayaan yang berbeda, seharusnya saling menghormati tiap pendapat yang berbeda dari masing-masing orang. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY