tipe bos yang tidak kompeten www.greatindianblog.com

Gulalives.co, YOGYAKARTA – Beberapa dekade penelitian tentang kualitas apa yang mampu membuat kepemimpinan hebat telah mencapai kesimpulan yang jelas. Ronald E. Riggio, Ph.D., seorang profesor psikologi kepemimpinan dan organisasi di Claremont McKenna College, memaparkan 5 karakter dan perilaku yang membedakan pemimpin yang benar-benar hebat dalam politik, bisnis, dan di bidang lain.

1. Jadi Teladan Dalam Kebaikan

Pemimpin besar adalah orang-orang dengan keterampilan, komitmen, dan karakter yang ingin kita tiru. Yang terbaik memimpin dengan contoh dan tidak takut untuk menyingsingkan lengan baju mereka dan bekerja bersama dengan orang-orang yang dipimpin. Menjadi teladan untuk hal-hal positif juga berarti menjadi seorang pemimpin yang beretika dan bertanggung jawab – melakukan hal yang benar dan memiliki karakter yang baik.

seorang pemimpin
s3.amazonsaws.com

Banyak pemimpin yang ditinggalkan pengikutnya karena mereka tidak melakukan apa yang mereka ucapkan. Mereka hanya bisa bicara tanpa pernah memberikan contoh dari apa yang diucapkannya.

Rasulullah Muhammad SAW adalah pemimpin yang sangat dicintai oleh umatnya. Beliau memiliki kekayaan tapi seluruh kekayaan diberikan untuk kemakmuran umat. Beliau melakukan apa yang diucapkannya sehingga tidak omong doang. Beliau juga ditakuti sekaligus dihormati oleh musuh-musuhnya karena akhlaknya yang mulia. Selanjutnya ada Alexander Agung, seorang pemimpin militer yang sukses yang dicintai dan dihormati oleh pasukannya karena ia memimpin sendiri pasukan menuju pertempuran.

Gambar via: www.today.com
Gambar via: www.today.com

2. Optimis dan Inspirational

Pemimpin besar memiliki kemampuan melakukan pendekatan positif, “bisa-melakukan” pendekatan yang membantu untuk menginspirasi dan memotivasi para pengikutnya. Satu masalah yang kita sering lihat dalam politik adalah kampanye negatif atau menjatuhkan lawan politik dengan cara-cara kotor seperti memberi fitnah-fitnah buruk.

Daripada berfokus pada hal-hal positif, memberi inspirasi tentang masa depan, pemimpin buruk menggunakan taktik menakuti dan fokus pada hal-hal negatif lawan mereka. Ini adalah situasi yang tidak menguntungkan ketika kedua belah pihak melakukannya, karena pemilih merasa seperti mereka harus memilih “yang baik di antara yang buruk.”

optimis
Sumber : artikelseneng.blogspot.com

3. Kepedulian Tulus untuk Para Pengikut

Pemimpin yang benar-benar besar mengembangkan kapasitas kepemimpinan para pengikut mereka. Mereka berbagi dan membuat kepemimpinan hebat bersama-sama dengan orang-orang yang dipimpinnya. Kamu tidak dapat melakukan hal ini jika kamu tidak mendengarkan pendapat para pengikut.

Para pemimpin yang hebat juga memiliki perhatian yang tulus untuk kebutuhan dan kesejahteraan mereka. Mereka memposisikan diri sebagai pelayan bukan raja yang harus dilayani. Sedapat mungkin mereka memberi bukan meminta para pengikutnya untuk berkorban demi kepentingan pribadinya.

Ciri seseorang telah menjadi pemimpin yang besar adalah ketika dia telah dicintai oleh para pengikutnya. Jika ini sudah tercapai, maka tanpa dia mintapun para pengikutnya akan tulus berkorban tanpa mengharapkan imbalan sedikitpun.  Para pemimpin politik terbaik mencoba untuk menjangkau semua konstituen, pemersatu, bukan memecah-belah mereka.

Bos-senioritas di kantor

Pemimpin yang buruk biasanya tidak memiliki empati terhadap orang-orang yang dipimpinnya. Tidak dapat mendengarkan keluhan dari bawahannya. Dia hidup dalam kemewahan, sementara rakyatnya sedang kesulitan pangan. Dia mengenakan baju mahal sementara orang-orang yang dipimpinnya harus berjuang untuk bertahan hidup. Walaupun itu semua adalah haknya untuk menggunakan semua kemewahannya itu, tapi tunjukkanlah bahwa pemimpin bisa merasakan apa yang dirasakan para pengikutnya. Misalnya dengan tidak melakukan pesta di kala rakyat mengalami bencana alam.

4. Tantangan dan Dukungan

Para pemimpin terbaik tidak memanjakan pengikut, tapi menantang mereka untuk ikut berperan serta, inovatif, mengambil risiko, dan bersama-sama – pemimpin dan pengikut – mampu mencapai hasil yang luar biasa. Kemunduran atau kesalahan digunakan sebagai pengalaman belajar yang positif untuk membuat tim lebih baik. Walaupun tetap ada mekanisme hukuman bagi yang berbuat salah, dan penghargaan bagi yang berprestasi.

Musyawarah
Manfaat.co.id

5. Kerendahan Hati

Jangan salah paham, pemimpin besar memiliki tingkat kepercayaan diri dan mampu mempromosikan diri, tetapi pemimpin yang terbaik memiliki sifat penting yaitu kerendahan hati yang membantu membuat mereka benar-benar hebat. Kerendahan hati adalah kemampuan untuk mengaku ketika kamu membuat kesalahan, dan yang penting, untuk belajar dari kesalahan. Ini membutuhkan kemampuan untuk mendengarkan para pengikut dengan serius dan mencari masukan dari mereka. Kerendahan hati ini akan menjaga pemimpin tetap di jalan yang benar.

Pemimpin besar membangun jembatan, bukan dinding. Mereka melakukan hal yang benar. Mereka tidak menyalahgunakan atau “merusak” para pengikutnya. Mereka bersatu, tidak memcah belah. Dan, mereka meninggalkan pengikut dan tim/organisasi/negara lebih baik daripada ketika mereka mulai memimpin.

loading...

LEAVE A REPLY