Gulalives.co, JAKARTA – Legendary Entertainment bersama The Pokemon Company membawa Pokemon ke layar lebar lewat film live action yang detailnya masih dirahasiakan. Ceritanya akan mengikuti perjalanan Detektif Pikachu, karakter yang dibuat dari game Jepang bernama sama.

Versi video gamenya bercerita tentang Tim Goodman, pria muda yang pergi mencari ayahnya yang hilang ke Rhyme City, tempat ia bertemu dengan Pikachu.

Ini akan menjadi film live action pertama Pokemon, yang pernah dibuat versi film animasi berjudul “Pokemon: The First Movie” di Amerika Serikat pada November 1999 disusul dengan “Pokemon: The Movie” tahun 2000, “Pokémon 3: The Movie”, “Pokemon 4Ever”, dan “Pokémon Heroes”.

Demam Pokemon kembali melanda pemain game berkat game Pokemon Go yang membuat pemain dapat menangkap monster-monster virtual di dunia nyata.

Seri game Pokemon pertama kali diperkenalkan pada 1996 dan video game itu terjual 279 juta unit di seluruh dunia berdasarkan data The Pokemon Company, yang juga menunjukkan bahwa 21,5 miliar trading card dikirim ke 74 negara dan serial animasinya sudah tayang hingga 19  musim.

Universal Pictures mengatur distribusi film di luar Jepang, sementara Toho akan mengatur distribusi di Jepang. Produksi film live action Pokemon akan dimulai tahun depan menurut siaran laman Entertainment Weekly.

Saat ini, demam permainan digital Pokemon Go telah menyebabkan para pemainnya berjalan-jalan di sekitar kota dan memerangi “monster kantong” pada telepon pintar mereka. Permainan itu merupakan titik balik peningkatan realitas atau teknologi yang menumpang tindihkan pemandangan digital pada dunia nyata.

Tapi popularitas permainan itu telah menimbulkan dampak yang tidak diperkirakan sebelumnya dalam kehidupan sehari-hari mulai dari pemilik bangunan yang merasa terganggu dengangerombolan pemburu monster sampai pemilik toko yang menggunakan permainan itu untuk menarik konsumen.

Meskipun mungkin itulah yang sewajarnya akan terjadi akibat permainan di mana para pemainnya mengunjungi tempat-tempat penting di dunia seperti stasiun kereta api, gereja dan musium untuk menemukan dan memerangkap tokoh-tokoh kartun.

Sejak permainan itu diluncurkan hari Rabu (6/7) lalu, beberapa toko menjajaki cara untuk menggunakan Pokemon Go untuk meningkatkan bisnis mereka .

Café di Atlanta milik perusahaan iklan digital Huge ternyata hanya sekitar 30 kaki jauhnya dari “Pokestops” yaitu tempat nyata dimana para pemain bisa memperoleh perlengkapan digital.

Saat ini jumlah pengunduh aplikasi Pokemon Go di kawasan Amerika Serikat dengan sistem operasi iOS dan Android diperkirakan mencapai 7,5 juta. Meski telah memperbarui jumlah pengunduh dan penginstal, belum diketahui berapa jumlah pengguna aktif aplikasi permainan itu.

Pokemon Go diluncurkan pada 6 Juli 2016. Permainan ini secara resmi baru tersedia di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru. Namun heboh permainan Pokemon Go membuat aplikasi tersedia di banyak negara, yakni dari aplikasi pihak ketiga.

Pokemon Go dikembangkan Niantic Inc dan Nintendo Co Ltd. Permainan ini menggunakan GPS dan sistem kamera pada perangkat elektronik yang digunakan pemain. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY