Gambar via: freeenglishlessonplans.com

Gulalives.co, SEMARANG – Hampir semua orang merasakan pengeluaran yang terus naik sementara pendapatan tidak juga dapat mengimbanginya. Bahkan dalam kondisi tertentu, sudah tidak sanggup untuk menabung. 

Perencana keuangan Finansia Consulting Eko Endarto menuturkan, pengeluaran yang terus naik setiap tahun merupakan hal yang wajar. “Karena itu setiap orang harus cermat mengelola pendapatan,” tegas dia,dilansir dari laman Kontan.co.id, Sabtu (23/7/2016).

keuanganMike Rini Sutikno, Chief Executive Officer Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory, mengatakan, ada tiga faktor yang membuat pengeluaran terus naik. Pertama, inflasi. Setiap tahun, harga barang berpotensi mengalami kenaikan.

Penyebabnya macam-macam. Misalnya, kenaikan biaya produksi. Atau bisa juga lantaran pasokan produk tersebut terbatas, sehingga harganya jadi meningkat. Kedua, siklus finansial. Setiap orang memiliki siklus finansial yang pasti dijalani seiring bertambahnya usia.

Gambar via: truehypnosis.com
Gambar via: truehypnosis.com

Misalnya, waktu ia masih baru bekerja dan belum menikah, pendapatan yang kecil masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan orang tersebut, lantaran dia tidak perlu menanggung orang lain. “Seiring bertambahnya umur, dia akan menikah, punya anak, menjadi tua, sehingga pengeluaran jadi lebih banyak dan terus bertambah,” ujar Mike.

Ketiga, gaya hidup. Mengonsumsi kebutuhan tersier bisa membuat pengeluaran seseorang bertambah. Misalnya, orang tersebut hobi nongkrong di kafe, sehingga pengeluaran dia bertambah untuk acara nongkrong.

Utama Kondisi Keuangan
Kondisi Keuangan Sumber: themiphz.wordpress.com

Agar arus kas tidak kacau-balau dan kondisi keuangan di masa depan terjamin, setiap orang harus bisa mengelola faktor-faktor pendorong kenaikan pengeluaran tadi. “Yang bisa dibatasi terutama faktor gaya hidup,” sebut Mike.

Untuk itu, penting untuk setiap pasangan bersama-sama menjaga arus kas rumah tangga agar selalu sehat.  ertama, buatlah catatan arus keuangan Anda secara rutin. Catatlah semua pendapatan Anda dalam periode satu bulan dan pengeluaran Anda di periode yang sama.

Bijak kelola keuangan bersama pasangan. Foto: Shutterstock
Bijak kelola keuangan bersama pasangan. Foto: Shutterstock

Dengan membuat catatan pengeluaran, seseorang bisa mengetahui mana pengeluaran yang dilakukan karena memang penting serta mana pengeluaran yang dilakukan lantaran emosional.

Pengeluaran emosional biasanya merupakan pengeluaran yang tidak direncanakan, bersifat impulsif dan bisa terjadi berulang-ulang secara otomatis. Bila orang tersebut sudah menyadari mana pengeluaran yang berdasarkan kebutuhan dan mana yang berdasarkan emosi, ia akan bisa mengendalikan keuangannya lebih baik.

tips mengatur keuangan
www.elrelator.co

Kedua, beri prioritas pada pengeluaran tersebut, mana yang sifatnya kebutuhan, mana yang penting dan mana yang konsumtif. Kebutuhan pokok merupakan kebutuhan terkait sandang, pangan, papan. Kebutuhan penting antara lain kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Sedang kebutuhan konsumtif biasanya terkait dengan kesenangan.

Ketiga, lakukan evaluasi pada arus kas. Jika ternyata Anda menemukan arus kas bermasalah, perbaiki segera. Keempat, konsistensi. Setelah Anda mengubah dan memperbaiki arus kas Anda, pastikan Anda bisa secara konsisten menjalankan revisi arus kas Anda tadi. Jangan sampai arus kas Anda kembali dalam problem. (DP)

loading...

1 COMMENT

  1. tips seperti ini layak untuk diterapkan.
    Bagaimana komposisi pengaturannya ya, bila kondisi kita di PHK?
    Apakah mendahulukan bayar utang atau memenuhi kebutuhan keluarga ya?
    terima kasih

LEAVE A REPLY