Gambar via: www.huffingtonpost.ca

Gulalives.co, JAKARTA – Permainan Pokemon Go memang bikin nagih. Nah, mewabahnya permainan Pokemon Go di lingkungan Pemkot Depok membuat Wakil Walikota Depok geram.

Orang nomor dua itu akan menjatuhkan sanksi berupa penurunan pangkat kepada bawahannya yang kedapatan berburu monster Pokemon secara virtual tersebut. Bahkan, pengecekan aplikasi permainan itu terhadap telepon selular para pegawai balaikota pun akan segera digencarkan dalam pekan ini.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan tidak akan membiarkan pelayanan masyarakat terganggu akibat PNS bermain Pokemon Go.

“Jadi kami minta aplikasi ini dihapus oleh PNS, kalau tidak maka siap-siap menerima sanksi tegas. Tidak adanya aplikasi ini saja pelayanan kepada masyarakat sudah banyak dikeluhkan, apalagi adanya itu pasti akan menambah runyam,” kata Pradi seperti dikutip laman Indopos.

Pokemon Go.Foto: shutterstock
Pokemon Go.Foto: shutterstock

Menurutnya, keberadaan permainan Pokemon Go yang menjamur dan digandrungi masyarakat itu berdampak negatif terhadap pekerjaan PNS. Alasannya, pelayan publik akan menggunakan jam kerja untuk bermain game berburu montster yang tengah naik daun ini.

Akibatnya, fokus untuk menyelesaikan pekerjaan akan terhalang akibat mencari Pokemon Go. “Tiba-tiba pas mereka membuka aplikasi (Pokemon Go) ternyata ada temuan pokemon, malah justru itu yang dikejar. Sedangkan pekerjaan yang lain tidak diselesaikan lantaran asyik bermain,” imbuh Pradi.

“Risiko kecelakaan kerja ini pun yang sangat kami hindari sehingga kami melarang PNS bermain Pokemon Go,” ujar Pradi.

Terkait larangan ini dirinya telah berkoordinasi dengan setiap kepala dinas. Hal itu untuk memonitoring kinerja setiap anak buahnya dalam melayani pengurusan administrasi yang diajukan masyarakat.

Menyikapi itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Depok, Sri Utomo menuturkan, jika pihaknya telah menyebarkan surat edaran pelarangan mengunduh aplikasi Pokemon Go. Surat tersebut pun telah diberikan kepada seluruh kepala dinas, camat dan lurah untuk disebarluaskan kepada para bawahan mereka. (VW)

loading...

LEAVE A REPLY