Pengantin Baru (vimeo.com)

Gulalives.co, JAKARTA – Kebanyakan pasangan yang merencanakan pernikahan mungkin telah membayangkan betapa hebatnya malam pertama yang akan dilalui.

Mungkin momen malam pertama terlalu dibesar-besarkan. Banyak kisah yang menceritakan betapa ‘bersejarahnya’ malam pertama ini bagi pasangan pengantin.

Tak mengherankan, bagi banyak pasangan, malam pertama penuh dengan berbagai fantasi manis bahkan liar. Mulai dari berdansa romantis diiringi cahaya lilin, hingga momen bercinta yang mengesahkan hubungan suami istri. Benarkah malam pertama selalu sukses dilewati dengan hubungan intim yang membara dan luar biasa?

Nyatanya tak selalu demikian. Menurut survei yang dilakukan brand lingerie asal Inggris Bluebella, lebih dari 52 persen malam pertama berakhir tanpa momen bercinta. “Apa yang diimpikan pasangan saat malam pertama kebanyakan datang dari cerita novel dan film,” kata pakar seks Tracy Cox.

Menurut Cox ekspektasi berlebihan di malam pertama justru seringkali berujung pada kekecewaan. Akhirnya bisa ditebak, hubungan intim yang diharapkan pada malam pertama ternyata tak sesuai harapan.

Untuk alasan inilah, Cox menganjurkan agar pasangan yang baru menikah untuk tidak terburu-buru ‘mengejar’ kepuasan di malam pertama.

“Lebih banyak bermain, saling mengeksplorasi, ketahui apa yang disuka dan tidak disuka. Jalani hubungan intim dengan perlahan agar mendapatkan kepuasan bercinta,” beber Cox seperti dikutip SheKnows.

Di luar itu, Cox juga berpesan agar jangan terlalu terbebani oleh pendapat orang lain di luar kamar pengantin. “Hubungan intim adalah hal yang personal, cukup kamu dan pasangan yang tahu,” ujar dia. Intinya, jangan mengumbar detail malam pertamamu dengan orang lain.

Alasan lainnya, banyak pasangan pengantin yang merasa terlalu lelah, terlalu gugup, bahkan terlalu takut untuk langsung menikmati ‘menu bercinta’ usai resepsi.

Di samping itu, ketegangan yang timbul dari kewajiban memuaskan pasangan di tempat tidur juga membuat momen bercinta seringkali berantakan.

“Banyak pasangan yang merasa terbebani oleh malam pertama dan justru itu membuat mereka bertengkar. Akhirnya, malam pertama jadi momen yang tidak membahagiakan untuk dikenang,” urai Cox.

Karena inilah Cox menyarankan agar pasangan pengantin tak terlalu ‘maksa’ dan ‘ngoyo’ dalam mengejar malam pertama.

“Hubungan intim ibarat berlatih mengemudi. Semakin lama berlatih kamu akan makin ahli. Jika merasa kelelahan usai resepsi, beristirahatlah. Lakukan hubungan intim di malam selanjutnya,” saran Cox. (VW)

 

loading...

LEAVE A REPLY