Gambar via: www.youtube.com

Gulalives.co, SEMARANG – Ladies, pernikahan merupakan hal sakral yang baiknya hanya dilakukan sekali seumur hidup. Beberapa hal perlu dipersiapkan sedini mungkin sebelum menginjak gerbang pernikahan.

Sebagai muslimah yang akan menikah tentunya kita memerlukan persiapan sebelum menikah bagi muslimah. Artikel persiapan sebelum menikah bagi muslimah akan membantu kita untuk mengenal diri kita lebih jauh untuk mempersiapkan diri sebagai seorang muslimah yang akan menikah.

Islam telah memerintahkan kepada hambanya untuk melengkapi separuh dari agamanya dengan menikah. Menikah adalah bentuk konsistensi seumur hidup yang juga merupakan ibadah. Dalam menjalankan ibadah, seorang hamba dituntut untuk menyanggupinya dengan sesuatu yang tidak boleh sembarangan. Diperlukan persiapan dan kesiapan diri yang baik untuk melaksanakan pernikahan.

Sejatinya, Allah telah menciptakan setiap yang diciptakannya dengan berpasang-pasangan. Begitupun dengan kita, para muslimah. Sebelum melangsungkan pernikahan kita perlu mempersiapkan beberapa hal dari diri dan lingkungan kita.

Nah, memeriksa persiapan pernikahan tujuannya adalah memastikan bahwa semua sudah terencana dengan baik sebelum acara digelar.

Ada pun persiapan yang harus di cek kembali menurut Islam adalah lebih dari sekadar pesta. Seperti dilansir Soundvision, Jumat (22/7/2016), berikut persiapan penting pernikahan menurut Islam.

1. Persiapan Konsepsional

menikah suriahMenikah berarti kita akan mewujudkan ibadah yang lebih berkualitas dan lebih baik di hadapan Allah. Menikah mengharuskan kita untuk mampu membentuk generasi baru yang taat beragama. Banyaklah membaca buku dan mempelajari hal-hal agama yang belum kita ketahui. Terapkan banyak ibadah sunnah dan biasakanlah untuk menjalaninya agar saat menikah nanti kita mampu menjadi ibu yang baik bagi anak-anak kita kelak.

2. Persiapan Kepribadian

Gambar via: www.pinterest.com
Gambar via: www.pinterest.com

Dengan menikah, berarti kita tidak lagi hidup sendirian. Akan ada seorang laki-laki yang menuntun kita dalam menjalani hidup sesuai dengan syariah keislaman. Belajarlah untuk terbuka dan menerima perbedaan dari kepribadian yang dibawa oleh suami kita kelak, dan teruslah untuk mencoba mengenalnya lebih jauh.

Kepribadian diri yang baik tentunya akan rela menerima hal-hal baru dalam hidup yang dalam hal ini dikatakan sebagai penerimaan diri yang baik untuk kepribadian suami kita kelak yang tentunya tidak melulu memiliki banyak persamaan.

3. Persiapan Fisik

Gambar via: www.yuantara.com
Gambar via: www.yuantara.com

Menikah berarti kita mencetak generasi baru yang akan meneruskan perjuangan umat. Sebelum menikah, ada baiknya kita memeriksakan terlebih dahulu kesiapan fisik kita dalam menjalankan fungsi nantinya sebagai istri yang mampu menciptakan generasi baru bersama suami kita.

Permasalahan reproduksi tentunya menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan kesiapan fisik sebelum menikah bagi seorang muslimah. Dianjurkan bagi kita untuk melakukan pengobatan jika terdapat permasalahan dari hal tersebut.

4. Kesiapan calon pengantin

tips memilih rumah
Sumber : dahsyat.net

Pastikan pengantin dan keluarga menyetujui pernikahan terjadi. Cek kembali keluarga dekat dan orang-orang penting yang perlu hadir bisa datang di hari H. Apalagi yang berperan sebagai saksi, wali nikah, dan yang memandu pernikahan.

5. Kesiapan persyaratan secara syariah dan hukum

menikah di kua. Sumber: berita.suaramerdeka.com
menikah di kua. Sumber: berita.suaramerdeka.com

Ini adalah persiapan pertama yang harus diurus. Beberapa di antaranya adalah surat perjanjian nikah, kesepakatan notaris, dan imigrasi (jika pernikahan beda negara).

6. Finansial

janda adalah anugrah
beritasulsel.com

Anggaran adalah kerangka untuk merencanakan pernikahan akan diselenggarakan seperti apa. Ingat, bahwa penyelenggaraan pernikahan terbaik menurut Islam adalah sederhana. Pastikan uang tersalurkan untuk kebutuhan terpenting, terutama makanan.

7. Sosial

Ilustrasi menikah. (Foto: Shutetrstock)
Ilustrasi menikah. (Foto: Shutetrstock)

Setelah menikah, maka terjadilah proses pembauran status sosial dari dua keluarga. Menikahkan seorang muslim dan muslimah berarti juga menyatukan dua keluarga yang berbeda dalam satu ikatan resmi dalam gerbang pernikahan.

Setelah menikah, status sosial kita pun akan berubah menjadi istri dari seseorang, bukan lagi menjadi muslimah yang lajang. Sebagai seorang istri yang taat kepada suami, kita harus membiasakan diri untuk melibatkan diri pada aktivitas-aktivitas baru. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY