Gulalives.co, SEMARANG – Untuk ayah dan bunda Anda hanya harus belajar menjadi orangtua terbaik ketika anak sudah dipangkuan. nak karunia pemberian Tuhan. Tuhan yang tahu kapan Anda pantas menjadi orangtua. Melansir dari Familyshare, Kamis (21/7/2016), ada beberapa tanda pernikahan bakal dikaruniai seorang anak, inilah di antaranya.

1. Menikmati masa bulan madu

Mau Bulan Madu Romantis dengan Bujet MiringWajar jika pasangan mempersiapkan bulan madu. Sebab, mereka ingin fokus dan menikmati bulan madu sehat. Ketika Anda dan pasangan menciptakan bahagia dan menjalani tugas serta fungsi masing-masing, maka kehadiran bayi nantinya tidak akan merusak hubungan.

2. Bekerja sebagai tim solid

makan dengan pasangan
www.hipwee.com

Membangun kerja sama membutuhkan waktu dan melewati proses. Anda dan pasangan perlu tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. Saat pasangan sudah mampu bekerja sama berarti mereka memiliki dasar membangun keluarga.

3. Keadaan ekonomi membaik

Tetap setia pada satu pasangan (foto: vemale.com)
Tetap setia pada satu pasangan (foto: vemale.com)

Menunggu hingga keadaan ekonomi rumah tangga mapan baru memiliki anak, itu tidak akan pernah bisa. Tetapi, saat pasangan suami-istri bisa mengatur keuangan dengan baik, punya penghasilan tetap, bisa menabung sedikit demi sedikit, itu pertanda Anda berada di posisi yang baik untuk memulai sebuah keluarga.

4. Mampu menyelesaikan perdebatan

Kebohongan Pasangan (clear.co.id)
Kebohongan Pasangan (clear.co.id)

Anda dan pasangan perlu belajar menangani konflik secara efektif sebelum ada seorang anak hadir dalam pernikahan. Akan terjadi hal buruk jika anak terkontaminasi konflik orangtuanya.

5. Punya rencana masa depan

pasanganTidak harus menetapkan semua rencana di awal. Sebab, hidup penuh kejutan. Tapi setidaknya, Anda punya beberapa ide untuk menciptakan masa depan yang seperti apa nantinya.

6. Bagaimana caranya?

pasangan LDRLalu, salah satu caranya yang ditempuh untuk mendapatkan anak adalah mengatur berhubungan intim dengan suami. Lakukan perhitungan kehamilan atau masa subur dengan lebih teliti. Dan atur waktu pelaksanaan hubungan itu sendiri.

Lakukan hubungan dengan posisi yang benar dan dapat meningkatkan peluang kehamilan. Berkaitan dengan hal pertama, Anda (wanita) harus belajar terlebih dahulu menghitung masa kesuburan, karena pada masa-masa seperti inilah sel telur yang ada di rahim akan lebih mudah dibuahi oleh sperma saat berhubungan dengan suami.

Untuk menghitung fertilisasi sebenarnya cukup mudah. Masa subur biasanya pada hari ke-12 hingga 16 sejak hari pertama haid. Masa itu dianggap sebagai masa subur seorang wanita, sehingga dengan melakukan hubungan pada masa-masa tersebut maka peluang Anda untuk hamil lebih besar. Tapi jika Anda tidak yakin dengan penanggalan siklus menstruasi, masa subur bisa dideteksi dengan cara lainnya.

Beberapa cara lain untuk mengetahui masa subur pada seorang wanita adalah melaluiobservasi terhadap lendir serviks dan juga suhu basal tubuh. Pada saat memasuki masa subur, lendir serviks akan berubah menjadi lebih kental dan lengket. Warnanya putih bersih dan biasanya tidak bisa dipisahkan dengan tangan. Jadi jika Anda mendapati hal tersebut berarti dapat dipastikan Anda sedang mengalami masa subur.

Sedangkan untuk observasi suhu basal tubuh, yang harus Anda lakukan adalah mengukur suhu tubuh sesudah bangun tidur dan sebelum melakukan kegiatan apapun. Kenapa setelah bangun tidur dan sebelum melakukan aktifitas apapun? Alasannya karena suhu tubuh pada waktu tersebut merupakan suhu normal seseorang dalam keadaan santai dan belum begitu terpengaruh dengan suhu di sekitarnya. Selamat mencoba. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY