Gulalives.com, YOGYAKARTA – Sebagian orang memberi pujian karena mereka merasa senang dengan keadaanmu. Misalnya mengatakan kamu cantik, pintar, atau memberi selamat saat kamu mencapai sebuah prestasi. Oh, tentu saja satu atau dua orang memberi pujian hanya untuk basa-basi. Tapi bukan itu yang akan kita bahas.

Yang akan kita bahas adalah orang yang menerima pujian itu. Beberapa orang, atau mungkin kamu sendiri, termasuk orang yang tidak suka dengan pujian. Kamu akan salah tingkah tau canggung jika seseorang memberikan kata-kata pujian kepada dirimu. Berikut 4 alasan mengapa kamu sulit menerima pujian menurut Amy Morin, psikoterapis dan penulis buku 13 Things Mentally Strong People Don’t Do.

Cowok yang serba minder sama cewek yang baik dan penuh perhatian, artinya cowok itu bermental tempe.

Kamu Memiliki Penghargaan Diri Rendah Terhadap Diri Sendiri

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Social Psychology, menemukan bahwa orang dengan harga diri rendah sebagian besar kesulitan menerima pujian. Jika kamu berpikir entah bagaimana kamu adalah orang yang memiliki kekurangan, atau kamu percaya bahwa kamu tidak cukup baik, kamu mungkin akan kesulitan memahami bagaimana orang lain bisa mengatakan jenis hal-hal seperti tentang kamu.

Menurut penelitian, pujian tidak akan meningkatkan imej diri negatif kamu. Dan bahkan lebih buruk, jika kekaguman berasal dari seorang pasangan romantis, kata-kata pujian baik mungkin akan benar-benar merusak hubunganmu. Kamu mungkin berpikir pasanganmu berbohong, yang dapat menyebabkan kamu kehilangan kepercayaan.

Tips Hilangkan Galau Karena Sang Mantan
Ilustrasi cewek galau. (Foto: Shutterstock)

1. Gambaran Dirimu Tidak Sesuai

Alasan lain pujian bisa menimbulkan rasa tidak nyaman karena kata-kata yang kamu dengar tidak sesuai dengan cara kamu melihat dirimu. Disebut disonansi kognitif, itu adalah istilah yang digunakan oleh para psikolog untuk menggambarkan sikap tidak konsistensi.

Katakanlah salah seorang rekan kerja mengatakan, “Kamu begitu cerdas. Kamu selalu hanya mengatakan hal yang benar dalam laporan Anda.” Jika kamu tidak melihat dirimu sebagai orang yang pintar, kompeten, mendengar kata-kata tersebut mungkin membuatmu berputar-putar. Kamu akan bertanya-tanya apakah kamu kurang mengenal dirimu sendiri atau orang lain yang salah menilai.

Seringnya, inilah yang menyebabkan beberapa orang yang merespon pujian dengan sebuah penghakiman. Mengatakan sesuatu seperti, “yah, saya hanya beruntung kali ini,” mungkin membantu membuat sedikit lega perasaan yang berkecamuk saat seseorang menggambarkan kamu yang sepertinya tidak sesuai dengan cara kamu menggambarkan dirimu sendiri.

via www.brilio.net
via www.brilio.net

2. Kamu Tidak Nyaman Dengan Harapan Besar

Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan masalah harga diri lebih memilih untuk mengatur target yang rendah. Kemudian, jika mereka memenuhi harapan mereka, mereka akan terkejut sendiri.

Pujian yang menyiratkan kamu diharapkan untuk unggul akan membuat kamu merasa banyak tekanan. Jika bos kamu mengatakan, “saya memilihmu untuk proyek ini karena kamu selalu memenuhi tenggat waktu,” kata-kata semacam dapat benar-benar menakutkan. Atau orang tua kamu menginginkan kamu kuliah lebih tinggi lagi dengan mengatakan, “kamu anak pintar. S1 saja lulus cum laude. Ayah yakin kamu bisa lebih lagi saat S2 nanti.”

Ketika kamu merasa orang lain menempatkanmu pada sesuatu yang tinggi, keraguan diri dapat menyelinap masuk dan menyebabkan kamu merasa cemas. Kamu mungkin berpikir itu hanya masalah waktu sebelum kamu akhirnya mengecewakan seseorang.

Cewek kekurangan

 

3. Kamu Ingin Menjadi Orang Rendah Hati

Sulit untuk tahu bagaimana bereaksi ketika seseorang menghujani kamu dengan pujian seperti, “kamu bos terbaik sepanjang masa,” atau “Kamu memiliki bakat luar biasa.” Mengatakan, “Ya aku tahu,” pasti akan membuat Anda terdengar seperti orang sombong.

Tapi, bagi beberapa orang, bahkan kata-kata sederhana, “Terima kasih,” bisa membuatnya merasa cukup canggung. Dan pastinya membual bukanlah perilaku yang menarik.

Penelitian telah menghubungkan kerendahan hati dengan berbagai hasil positif, mulai dari meningkatkan kontrol diri dan kepemimpinan yang efektif. Tapi menerima pujian kadang-kadang dapat terasa lebih seperti sebuah kompleks superioritas, daripada pengakuan.

Ini Lho 8 Derita Cewek Terlalu Pintar

Terima Pujian dengan Baik

Kesulitan menerima pujian bisa menjadi gejala dari masalah yang mendasari. Atasi masalah harga diri atau atasi keyakinan inti kamu, dan kamu mungkin akan merasakan bahwa pujian menjadi lebih nyaman.

Bahkan jika kamu merasa canggung menerima pujian, perilaku kamu tidak harus menjadi canggung juga. Respon terbaik untuk pujian adalah menunjukkan rasa terima kasih. Sebuah kata-kata sederhana, “Terima kasih,” hampir selalu tepat. Tahan diri untuk mengkritik diri sendiri, tapi berbagilah kegembiraan jika seseorang membantu dalam kesuksesan kamu.

Tapi juga tetap kamu kontrol diri kamu hingga tidak gila pujian yang hanya akan berujung menjadikan kamu seorang yang sombong, arogan, dan gila pujian.

LEAVE A REPLY