kamar Cat Putih (rooang.com)

Gulalives.com, YOGYAKARTA – Siapa yang tidk menyukai kerapian? Hanya saja tidak semua orang bisa melakukannya. Nah, kenali beberapa penyebabnya berikut ini dan bagaimana mengatasinya.

Bukti Secara Ilmiah Kaitan Kerapian dan Kesehatan Psikologi dan Fisik

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh NiCole R. Keith, Ph.D., peneliti dan profesor Indiana University, menemukan bahwa orang-orang dengan rumah yang bersih lebih sehat daripada orang-orang dengan rumah yang berantakan. Keith dan timnya meneliti 998 warga Afrika-Amerika berusia antara 49 hingga 65 tahun, sebuah demografis yang terkenal dengan peningkatan resiko penyakit jantung. Para partisipan yang menjaga kebersihan rumahnya lebih sehat dan lebih aktif dibandingkan mereka yang tidak.

Sebuah penelitian tahun 2010 yang diterbitkan jurnal Personality and Social Psychology Bulletin menggunakan analisa linguistik untuk mengukur bagaiman 60 individu berdiskusi di rumah mereka. Para wanita yang menggambarkan tempat tinggal mereka sebagai “tempat penimbunan” dan “proyek-proyek yang tidak selesai” lebih mudah depresi dan kelelahan dibandingkan para wanita yang menggambarkan rumah mereka sebagai tempat yang “tenang” dan “obat penyegar.” Para peneliti juga menemukan para wanta dengan rumah yang berantakan menunjukkan tingkat hormon stres, kortisol,  yang lebih tinggi.

rumah minimalis2

Pada tahun 2011, para peneliti di Princeton University menemukan bahwa rumah yang berantakan membuat sulit untuk fokus pada  pekerjaan tertentu. Secara khusus, mereka menemukan bahwa visual cortex dapat kewalahan dengan benda-benda yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, membuatnya lebih sulit untuk memberikan perhatian dan menyelesaikan pekerjaan secara efisien.

Tips Untuk Selalu Rapi

Ralph Ryback, M.D., pengajar di  Harvard Medical School, mengungkapkan setidaknya 3 penyebab seseorang sulit untuk rapi. Tapi jangan khawatir, dia juga memberi tahu bagaimana cara mengatasinya.

rumah minimalis1

1. Terlalu Banyak Menimbun

Masalah: ketika kita menjalani hidup, kita mengambil sesuatu yang kecil atau besar yang tidak kita perlukan. Contohnya, kamu mungkin memiliki kantong pupuk yang dulu pernah kamu beli saat kamu berencana untuk mulai berkebun, kamu punya koleksi kartu ulang tahun, atau cetakan kue dari dapurmu yang tidak pernah kamu gunakan. Benda-benda ini memakan tempat yang mungkin lebih baik digunakan untuk benda-benda lain yang lebih bermanfaat.

Solusinya: Membuang benda-benda yang sudah kamu timbun mungkin terasa berat, terutama karena kita seringkali terikat secara emosional atau perasaan kepada benda-benda tua. Berusahalah untuk menyumbangkan atau membuang benda-benda tersebut. Jika kamu takut untuk membuang benda-benda tertentu, coba mengambil foto dari benda-benda tersebut sehingga kamu memiliki pengingat secara fisik. Kamu juga mungkin menemukan tempat baru untuk menyimpannya sehingga rumahmu lebih rapi.

Desain Interior Ruang Keluarga Rumah Minimalis (ayeey.com)
ayeey.com

2. Tidak Memiliki Cukup Waktu

Masalah: Merapakian sebuah ruangan memakan banyak waktu. Ketika harus merapikan seluruh rumahmu, kamu mungkin akan menyerah bahkan sebelum memulainya. Bagaimana kamu dengan urusan pekerjaan, keluarga, dan hobi jika kamu menghabiskan seluruh waktumu untuk bersih-bersih? Sayangnya, saat rumahmu berantakan, pekerjaanmu jadi kurang efisien, kamu akan menghabiskan lebih banyak waktu secara sia-sia hanya untuk mencari sebuah benda yang terselip entah dimana. Ini bisa menjadi lingkaran setan.

Solusi: Sebagaimana menyelesaikan proyek besar lainnya, selesaikan selangkah demi selangkah. Luangkan 30 menit shari untuk membersihkan dan merapikan sesuatu di rumahmu. Jika tidak punya waktu sebanyak itu, cobalah 15 menit atau lebih sedikit lagi dari itu.

Gambar via: gnuarch.org
Gambar via: gnuarch.org

3. Kamu Lupa Bagaimana Enaknya Rasa Nyaman

Masalah: Sayangnya, sekali rumahmu bersih, sangat mudah untuk mengubahnya menjadi kebiasaan buruk. Kamu mungkin akan meninggalkan jaketmu di lantai karena menggantungnya di gantungan baju serasa perlu energi besar. Atau kamu akan memasukkan sebuah buku ke sebuah rak yang berantakan, karena apalah arti sebuah buku yang tidak pada tempatnya? Segera, rumahmu akan kembali kacau seperti sebelumnya.

Solusi: Kuncinya  adalah kembalikan semua barang pada tempatnya semula. Selain itu baca tulisan-tulisan mengenai anti menimbun dan manfaatnya. Orang yang menjaga rumah mereka tetap bersih dn tertata rapi lebih sehat secara fisik dan mental. Menghabiskan waktu dan tenaga untuk menjaga kebersihan lingkunganmu adalah sesuatu yang pantas untuk dilakukan.

Taman Belakang dengan Kolam (rumahminimalismodern36.com)
Taman Belakang dengan Kolam (rumahminimalismodern36.com)

Mengapa Kita Menyukai Kerapian

Tubuh manusia terdiri dari ribuan sistem biologis dan kimia yang semuany tertata rapi. Banyak sel kita bekerja sesuai dengan jadwal. Bahkan pada level terkecil, kita semua terorganisir dan tertata rapi. Tanpa kerapian itu, tubuh kita akan kacau.

Tidak mengejutkan jika alasan kita mendambakan keteraturan dan kebersihan di rumah kita mencerminkan keteraturan di dalam setiap tubuh kita. Kerapian dan keteraturan mendukung kesehatan dan menolak kekacauan.

Teerlepas dari mengapa, bagaimanapun, jelas bahwa menjaga kebersihan dan kerapian adalah hal baik untuk dilakukan. Itu membuat kita merasa lebih baik tentang diri kita sendiri, membuat kita lebih produktif, dan menjaga kita tetap baik secara fisik.

LEAVE A REPLY