Kurang Perhatian
Hubungan Sumber: www.viunge.dk

Gulalives.co, Depok – Kita semua sadar bahwa kehadiran media sosial telah membawa pengaruh yang liar bagi kehidupan. Melalui media sosial, kita mampu mengetahui kehidupan banyak orang bahkan mengenai cinta dan emosi yang tercipta.

Dalam kehidupan di media sosial, sering kita menemukan sepasang kekasih yang dengan “Liar” suka mengumbar kemesraan didalamnya seperti welfie, welfie saat kencan, makan malam bersama pasangan atau yang lebih “liar”nya ketika sedang berpelukkan. Tapi ternyata, hal-hal seperti itu justru kan membawa petaka bagi hubungan asmara. Sesuatu yang kita gadang-gadangkan dihadapan publik di media sosial ini dapat sangat mudah menimbulkan konflik yang berujung dengan keretakkan hubungan asmara.

Sebuah film pendek berdurasi 11 menit ini menceritakan cara kerja media sosial dalam proses menghancurkan hubungan seseorang. Berawal dari mabuk kasmaran menjadi mabuk pembaharuan status, yang tadinya meraba-raba tangan sang kekasih menjadi meraba-raba ponsel canggih.

Media sosial dapat diibaratkan sebagai pedang bermata dua. Apabila kita sering melakukan pembaharuan status hubungan dengan maksud untuk menunjukkan betapa bahagianya kita yang sedang mabuk asmara dan juga agar orang lain mengetahui.

Di lain sisi, ketika konflik sedang terjadi diantara kamu dan pasangan kamu lalu kita mengupdate ke media sosial, itu tentunya mengajak orang lain untuk ikut campur dalam hubungan kita dengan kekasih. Komentar yang sifatnya provokatif, pemikiran lebih buruk, yang tentu saja ini menjadi awal titik kehancuran suatu hubungan.

Media sosial hanya membuat kehidupan asmara kita menjadi seperti sinetron, yang berseri dan membuat orang ingin mengetahui lebih dalam. Kisah romantis pun dapat diolah menjadi kisah yang tragis. Dalam film pendek ini menceritakan kisah cinta sepasang kekasih yang kehilangan dunia nyata akibat terlalu nyaman di dunia maya. Inilah kisahnya..

LEAVE A REPLY