Gulalives.co, Depok– Game Pokemon Go hingga memang telah menjangkit hampir sebagian pecinta game di seluruh dunia. Demam game AR ini sudah menjangkit semua kalangan, bahkan demam ini menjangkit semua profesi di kalangan apapun.

Game yang mengharuskan pemainnya berpetualang untuk mendapatkan monster-monster pokemon. Dan para pemburu monster Pokemon selalu mendatangi lokasi-lokasi yang dianggap disana lokasi tersebut terdapat monster Pokemon yang ingin mereka dapatkan.

Meskipun di Indonesia, Pokemon Go belum secara resmi di rilis tetapi jutaan Gamers telah mendapatkan game Pokemon Go. Anda pun bisa mendapatkannya. Banyak hal yang tak terduga terjadi akibat para Gamers memainkan Game Pokemon Go. Anda pun jika sudha mendownload Game ini akan ketagihan untuk bermain Pokemon Go.

Demam Pokemon Go merupakan satu pengalaman yang cukup menarik bai para penggunannya. Dimana tidak, mereka harus berbur Pokemon dengan menggabungkan Ponsel dan GPS yang terdapat di Ponsel mereka. Para pemain atau yang biasa disebut dengan Trainer adalah pemain yang menggunakan kamera ponsel untuk menangkap monster Pokemon.

#1. Demam Pokemon, Tempat Wisata Ramai

Game Pokemon Go memang menjangkit semua kalangan. Bahkan game ini membuat satu tempat wisata menjadi ramai. Sebagian besar pengunjung datang ke lokasi wisata bukan untuk berwisata, tetapi mereka sedang mencari monster Pokemon.

Hal ini menjangkit seluruh kota di dunia dan di Indonesia. di jakarta, tempat yang ramai untuk mencari Pokemon seperti Monas, Kota Tua, dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Sedangkan di Bogor, taman-taman yang biasa menjadi lokasi nongkrong anak-anak muda menjadi tempat mencari Pokemon dan tempat berkumpul para pemain Pokemon.

#2. Demam Pokemon Go, Para Pemain Mengabaikan Aplikasi Lain yang Populer

Tak dapat dipungkiri, pemain Pokemon Go menggalahkan aplikasi-aplikasi lain. Para pecandu smartphone kini lebih memilih untuk membuka aplikasi Pokemon Go. Mereka menggabaikan aplikasi lain. Termasuk media-media sosial lain.

Wabah Pokemon Go ketika baru dirilis selama satu minggu sudah di download oleh 10 juta pengguna. Padahal itu baru dirilis di tiga negara, yakni Amerika, Austaralia, dan Selandia Baru. Rata-rata para pemain dalam satu hari bisa memainkan Game Pokemon Go selama satu jam.

#3. Demam Pokemon, Tukang Ojek Pun Ketiban Duren

Pokemon Go juga menjangkit semua kalangan. Termasuk tukang oojek, mereka ketiban durian runtuh. Sebab, banyak pemain Pokemon yang menggunakan jasa ojeknya untuk berbeur Pokemon. Seperti yang dikutip dari tempo.co. Di Bandung terdapat seorang tukang ojek yang mengantar jemput pemain Pokemon.

Cara ini juga dimanfaatkan oleh para driver Ojek online. Banyak dari mereka yang mendapatka customer untuk diantar berburu Pokemon.

#4. Demam Pokemon Go, Mengkhawatirkan Orang Tua

Game Pokemon Go juga membuat banyak orang tua yang khawatir. Sebab, Pokemon Go membuat seorang harus berburu keluar rumah untuk mendapatkan monster-monster pokemon. Orang tua khawatir, sebab anak-anak mereka keluar dari rumah bisa dari pagi hingga malam. Sehingga orang tua takut jika anak mereka lupa melakukan aktivitas lain, seperti makan dan belajar.

#5. Demam Pokemon, Membuat Orang Aktif Bergerak dan Menjelajah Lingkungan

Bermian Pokemon Go memang menagjak setiap pemainnya untuk pergi keluar rumah. Banyak dari pemain yang sebelumnya tidak pernah keluar di sekitar lingkungan dan berjalan, kini mereka keluar dan berjalan untuk mencari Pokemon.

Aktivitas ini memang sangat baik, sebab membuat orang aktif bergerak. Dengan bermain game dengan banyak bergerak tidak lagi menuntut mereka untuk bermain game dan hanya sekedar berada di dalam rumah.

#6. Demam Pokemon Go, Timbul Banyak Makanan yang Mengikuti Karakter Pokemon

Game Pokemon Go memang tidak saja menginspirasi para gamers. Tetapi banyak profesi yang melihat peluang dari game tersebut. Salah satunya, banyak Chef dunia yang mencoba membuat makanan yang berkarakter Pokemon. Seperti pizza berbentuk Pokeball, dan juga donat berbentuk Pokeball. Selain donat dan pizza, terdapat burger yang dihias berbentuk Pikachu dan juga makaroni yang berbentuk pikachu.

Ada juga cake dan puding yang dibentuk mirip dengan monster-monster pokemon. Tentunya orang-orang ini membuat makanan mengikuti tren yang sedang ramai diperbincangkan oleh banyak orang.

loading...

LEAVE A REPLY