Para ahli arkeologi menemukan sebuah tempat yang diperkirakan sebagai bangkai bahtera Nabi Nuh
Ilustarasi Situs warisan Dunia, via dpwldiijambi.blogspot.com

Gulalives.co, Depok– United Nations Educational, Scintific, and Cultural Organization (UNESCO) kembali mengumumkan sembilan situs warisan budaya dunia terbaru. Kesembilan situs tersebut dipilih untuk melestarikan kekayaan budaya dan sejarah dunia. Pengumuman tersebut disampaikan dalam pertemuan UNESCO ke 40 di Istanbul, Turki.

Komite warisan dunia sejak 10-20 Juli lalu telah mengumpulkan sekitar 27 situs warisan dunia yang memiliki nilai budaya dan alam khusus yang dinominasikan sebagai warisan dunia. Kesembilan situs warisan dunia berada di berbagai penjuru. Salah satu situs terancam dalam bahaya.

#1. Dolmens of Antequera, Spanyol

dolmens-of-antequera- (amazingplanet.com)
dolmens-of-antequera- (amazingplanet.com)

Dolmens of Antequera merupakan dolmen yang terletak di Andalusia ini masuk ke dalam situs warisan dunia. Dolmen ini dianggap sebagai situs megalitik kuno terbesar di Eropa. Meskipun di dunia terdapat cukup banyak dolmen.

Terdapat tiga dolmen yang terpilih sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Ketiga dolmen tersebut yakni, Menga, Viera, dan El Romeral. Dolmen ini dibangun selama Neolitik dan zaman perunggu yang terbuat dari blok batu besar. Dimana dolmen tersebut membentuk ruang untuk mengguburkan jenazah-jenazah yang sudah meninggal.

Dolmen of Antequera merupakan dolmen yang dibangun oleh para petani yang tinggal di lembah Guadalhorce. Lembah ini merupakan lembah yang cukup subur. Pembangunan dilakukan sekitar tahun 2000 sebelum masehi. Dari ketiga dolmen yang menjadi situs warisan dunia, ketiganya dibangun dalam tahun yang berbeda. Seperti dolmen The Menga dan Viera yang diperkirakan dibangun di tahun 3000-3500 sebelum masehi, sementara El Romeral di bangun sekitar 2500 sebelum masehi.

#2. Situs Arkeolog Ani, Turki

Situs Arkeologi Ani, Turki (ilkehaberajansi.co.tr)
Situs Arkeologi Ani, Turki (ilkehaberajansi.co.tr)

Situs Arkeolog Ani di Turki di abad ke 10 hingga ke 11 merupakan kota di abad pertengahan yang cukup berkembang. Kota ini berada dibawah kekuasaan kerajaan Armenia, Bagratid. Kota ini merupakan jalur penting dalam perdagangan sutra.

Situs Ani merupakan kota yang memiliki ratusan struktur perumahan, agama, dan militer yang dibangun selama berabad-abad oleh dinasti Kristen lalu dilanjutkan kepada dinasti Muslim. Akibat dari invasi Mongol dan gempa bumi dahsyat pada tahun 1319 kota ini menjadi kota yang cukup sepi.

Padahal dahulu Kota Ani merupakan pusat kebudayaan dan kekuatan regional. Kota ini juga mendapat julukan kota 1001 Gereja. Dimana kini kota Ani masih terdapat bangunan yang mirip dengan gereja. Meskipun beberapa bagiannya telah hancur.

#3. Universitas Nalanda, India

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Universitas Nalanda, India

Nalanda Mahavihara merupakan sebuah universitas di utara India yang pernah menjadi pusat pendidikan yang sangat penting di Asia Tengah. Banyak mahasiswa dari negara-negara Asia Tengah seperti Tibet, China, dan Korea menimba ilmu di Universitas ini. Universitas Nalanda Mahavihara didirikan pada abad ke 5 sebelum masehi dan sangat berjaya hingga abad ke 13.

Para mahasiswa di Nalanda di ajarkan mengenai Buddhisme, logika, tata bahasa sansekerta, obat-obatan, dan kitab suci Hindu Kuno seperti Weda dan Samkhya. Kini Nalanda Mahavihara menjadi lokasi wisata yang selalu di kunjungi oleh para pelancong dari seluruh dunia.

#4. Situs Arkeologi Philipi, Yunani

Situs Arkeologi Philipi, Yunani (amazingplanet.com)

Kota Filipi merupakan sebuah situs kuno yang berada di wilayah Makedonia Timur dan Thrace. Kota ini didirikan oleh Raja Philip II, ayah dari Great Alexander pada 356 sebelum masehi. Dahulu kota ini dianggap sebagai ‘Roma Kecil’ dengan teater kuno, forum, dan pasar komersil. Di situs Filipi terdapat palaestra pulau-pulau dengan rumah-rumah pribadi, dan gereja-gereja Kristen.

#5. Kompleks Goa Gorham, Inggris

Gua Gorham (gbc.gi)
Gua Gorham (gbc.gi)

Di tebing kapur yang curam di sisi timur dari Selat Gibraltar terdapat empat gua yang diduga oleh para arkeologi dan paleontologi yang memberikan bukti pendudukan Neanderthal selama rentang waktu 125 ribu tahun.

Goa Gorham dianggap sebagai situs yang diketahui diduduki oleh suku Neanderthal. Situs ini memang sudah sejak lama dijadikan nominasi situs warisan dunia.

#6. Nan Madol, Mikronesia

Nan Madol (shrineodreams.wordpress.com)
Nan Madol (shrineodreams.wordpress.com)

Nan Madol merupakan pulau buatan yang terdiri dari 99 pulau di lepas pantai Pohnpei. Pulau-pulau tersebut dibangun dari dinding basalt dan karang batu. Pulau Nan Madol terdiri dari sisa-sisa istana, batu, candi, makam, dan perumahan yang dibangun pada tahun 1200 hingga 1500 masehi.

Reruntuhan dinding merupakan dinasti dari saudeleur yang hidup dalam budaya pulau pasifik. Kecanggihan bangunan dan teknis dari setiap struktur megalitik yang ada di Nan Madol merupakan kesaksian peradaban yang kompleks dari masyarakat pulau tersebut pada masanya. Situs Nan Madol merupakan warisan budaya yang terancam dalam bahaya.

#7. Pemakaman Stecci Medieval

Pemakaman Medieval, (montenegro-for.me)
Pemakaman Stecci Medieval, (montenegro-for.me)

Stecci Medieval merupakan pemakaman besar dengan 30 situs yang tersebar di empat negara yakni bosnia, Herzegovina, Serbia barat, Montenegro barat, dan Kroasia Tengah. Stecci medieval merupakan kompleks pemakaman dengan kuburan dan batu nisan yang khas yang digunakan pada abad pertengahan.

Batu nisan yang digunakan di abad 12 dan 16 memiliki motif yang sangat dekoratif dan prasasti yang memiliki kontiunitas pada ikonografi dalam abad pertengahan di Eropa, dan merupakan tradisi lokal yang cukup khas.

#8. The Persian Qanat, Iran

The Persian Qanat (wikipedia.org)
The Persian Qanat (wikipedia.org)

Qanat merupakan warisan pertanian yang terdapat di Iran. Qanat Persia merupakan sebuah terowongan bawah air yang mengalirkan air dibawah tanah sepanjang puluhan kilometer untuk menyirami perkebunan masyarakat yang  berada di gurun gersang. Qanat Iran terdiri dari 11 Qanats yang mewakili sistem waduk, dan kincir air. Sistem ini menjadi sistem komunal tradisional yang sangat adil dan berkelanjutan dalam distribusi air.

#9 Batu Seni Zuojiang Huasan, China

Batu Seni Zuojiang (un.org)
Batu Seni Zuojiang (un.org)

Terletak di atas tebing yang curam di wilayah perbatasan barat daya China, terdapat sebuah situs seni batu yang sangat indah. Situs ini terdiri dari 38 batu yang menggambarkan kehidupan dan ritual masyarakat Luoyue.

Masyarakat Luoyue merupakan masyarakat yang tinggal sekitar abad ke 2 hingga lima sebelum masehi. Lokasi ini memiliki panorama yang indah dengan karst, sungai, dan dataran. Lanskap budaya menggambarkan budaya perunggu yang cukup lazim di China Selatan pada waktu itu.

loading...

LEAVE A REPLY