Gambar via: www.pinterest.com

Gulalives.co, SEMARANG – Bunda, dalam hal berhubungan intim pasca persalinan tidak ada perbedaan yang mendasar antara melahirkan secara normal atau caesar. Secara medis, Anda dan suami disarankan untuk menunggu paling tidak 6 minggu (40 hari) pasca persalinan sebelum bisa berhubungan intim kembali.

Karena saat itu, organ kelamin wanita sudah kembali normal dan rahim juga telah kembali pada ukuran sebelum hamil. Jika memaksa sebelum waktunya, justru akan membuat jaringan Miss V robek dan luka kecil. Akibatnya terjadi pendarahan dan rasa tidak nyaman di Miss V.

Alasan pria palsukan orgasme bertujuan  agar aktivitas seks cepat selesai tanpa menyakiti hati pasangan
Alasan pria palsukan orgasme bertujuan agar aktivitas seks cepat selesai tanpa menyakiti hati pasangan

Anda memerlukan persetujuan dari dokter sebelum melakukan seks pasca melahirkan, terutama jika melahirkan secara normal atau melalui Miss V. Hubungan seks sebelum 4 minggu masa persalinan, tidak hanya dapat merusak jahitan Miss V yang belum pulih total setelah melahirkan, tetapi juga membuat Anda rentan terhadap infeksi Miss V.

Jika proses melahirkan melalui operasi caesar, tunggu hingga jahitan pada perut telah benar-benar sembuh. Melakukan hubungan seks ketika tubuh belum siap untuk seks akan membuat wanita merasakan rasa sakit, bukannya kepuasan.

Gambar via: www.momjunction.com
Gambar via: www.momjunction.com

Beberapa dokter menyebutkan, berkisar 4-6 minggu atau ketika cairan yang dikeluarkan dari liang senggama setelah melahirkan (perdarahan postpartum) sudah berhenti maka dapat dilakukan hubungan intim. Perdarahan ini berasal dari dalam rahim dan terjadi pada semua ibu, terlepas dari bagaimana cara mereka melahirkan, baik normal atau caesar. Inilah yang sering disebut masa nifas.

Nifas merupakan masa pembersihan rahim, dimana darah nifas tersebut merupakan campuran sisa darah, kelenjar dan jaringan dari dalam uterus mengandung trombosit, sel-sel degeneratif, sel-sel mati, dan sel-sel endometrium sisa. Inilah saat dimana tidak ada atau berkurangnya dorongan seksual istri. Lalu, berapa lamakah organ vital bisa digunakan untuk berhubungan seks pasca-persalinan?

Melahirkan caesar. (Foto: IST)
Melahirkan caesar. (Foto: IST)

Ms V wanita yang baru melahirkan tentu mengalami trauma. Selain itu, ibu menyusui mungkin juga mengalami vaginal atrophy, atau menipis dan mengeringnya jaringan Ms. V akibat kurangnya estrogen dalam tubuh. Hal itu membuat para istri enggan atau takut melakukan hubungan intim setelah mereka melahirkan. Tentu saja butuh waktu agar Ms V bisa berfungsi baik setelah persalinan.

“Setelah seorang wanita memiliki bayi, dibutuhkan sekitar enam minggu untuk Ms. V perempuan menyembuhkan diri mereka,” kata Pari Ghodsi, MD, seorang pakar obstetri dan ginekologi seperti dilansir Gulalives.co dari laman Glamour, Senin (18/7/2016).

Ilustrasi ibu hamil.
Ilustrasi ibu hamil.

Tapi, seorang pakar obstetri dan ginekologi dari Center for Sexual Health & Education mengatakan bahwa ada kemungkinan untuk melakukan hubungan seks lebih cepat jika Ms V memang siap. Namun, harus ada kontrasepsi untuk mencegah ovulasi. “Wanita yang menyusui secara eksklusif tidak akan mengalami ovulasi, tetapi mereka yang hanya menyusui sebentar saja mungkin akan segera mengalami ovulasi pada bulan pertama,” jelas Whelihan.

Ms. V mungkin juga terasa kering pada awalnya, terutama pada ibu menyusui. Sebab, menyusui bisa menyebabkan tubuh perempuan menghasilkan sedikit pelumas. Itu sebabnya Dr. Ghodsi merekomendasikan penggunaan pelumas berbasis air bagi wanita yang belum lama melahirkan namun ingin mulai berhubungan seks lagi. Seks juga mungkin terasa sedikit berbeda pasca-persalinan.

Dr. Ghodsi menyarankan agar proses berhubungan intim dilakukan secara pelan. “Ms. V masih benar-benar lembut dan tidak kaku setelah dua minggu, sedangkan 4-6 minggu Ms. V akan lebih kaku,” jelas Dr. Ghodsi. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY