Wow, Gorila Ganteng ini Disukai Para Gadis
Wow, Gorila Ganteng ini Disukai Para Gadis

GULALIVES.co, Depok- Tahu kah Anda, bukan hanya manusia yang mengalami nasip malang hidup tanpa orangtua, tetapi juga dengan hewan. Salah satunya adalah gorilla. Hewan yang memiliki habitat asli di hutan Afrika ini ternyata mengalami nasip yang tidak jauh beruntung dari orangutan di Indonesia. Apa kesamaan mereka? Mereka sama-sama hidup sebatang kara di alam liar. Orangtua, tepatnya induk yang seharusnya melindungi mereka terpaksa meninggalkan mereka terlebih dahulu karena beberapa hal. Salah satu hal adalah semakin sempitnya habitat asli gorilla di gunung. Dimana para induk mengorbankan nyawa mereka untuk melindungi anak-anaknya.

Prihatin dengan keadaan ini, pemerintah mulai memberlakukan undang-undang dimana siapa saja yang memburu atau menghancurkan habitat asli gorilla akan diberikan sanksi yang berat. Namun bagaimana dengan nasip para anak gorilla yang hidup sebatang kara karena ditinggal oleh induk mereka? Mereka hidup di kawasan konservasi atau kebun binatang bersama anak-anak gorilla yang bernasip sama.

Di Senkwekwe Center yang berada di Congo, para penjaga hutan Taman Nasional Virunga hidup berdampingan dengan empat anak gorilla yang induknya telah terbunuh. Dari pada bertemu dengan keluarganya, para penjaga hutan ini justru lebih sering bertemu dengan anak-anak gorilla ini. Maka tidak heran kedekatan antara penjaga hutan dengan anak-anak gorilla terbangun dengan begitu cepat layaknya orangtua dan anak.

Kepala penjaga hutan, Andre Bauma bersama timnya telah membesarkan anak-anak gorilla tersebut sejak pertama kali mereka dibawa ke Senkwekwe Center. Gorilla pertama yang bernama Ndakasi ditemukan saat ia masih berumur dua bulan dekat di posisi dimana induknya terbunuh. Bauma merawatnya seperti anaknya sendiri. Bahkan Bauma membiakan Ndakasi tertidur di dadanya usai diberikan susu formula untuk membantunya berkembang menjadi gorilla yang sehat.

Usai Ndakasi, tiga gorilla yatim piatu bergabung dengan keluarga kecil mereka. Dikarenakan tidak ada gorilla gunung yang berhasil kembali ke habitat semula, mereka menjadi terbiasa hidup dengan bantuan manusia yang membesarkan mereka sejak kecil. Untuk lebih lanjut saksikan video kedekatan anak-anak gorilla dengan para penjaga hutan berikut.

Gorilla gunung sendiri merupakan spesies yang hampir punah. Habitat asli mereka semakin kecil akibat perluasan lahan, banyak pula gorilla yang diburu oleh manusia. Sudah saatnya manusia lebih arif untuk berhenti mengeksploitasi alam. Biarkan hewan-hewan liar hidup di habitat asli mereka. Hentikan perburuan liar dan perluasan lahan yang mengorbankan hidup para hewan liar. (AH)

loading...

LEAVE A REPLY