Seekor kucing yang sedang menjulurkan lidahnya sumber foto: www.9lucu.com

Gulalives.co, WASHINGTON – Jagat politik Amerika Serikat terus menjadi sorotan, terutama soal ‘pertarungan panas’ dua kandidat utama Presiden AS, Hillary Clinton dan Donald Trump, pada pemilu November mendatang. Namun, bagi warga AS yang tidak ingin memilih keduanya, ada Dolly.

Kandidat alternatif tersebut tidaklah rasis ataupun seksis. Dia juga tidak punya catatan skandal.  Selain itu, bonusnya, kandidat yang satu ini jauh lebih imut daripada Hillary atau Trump.

Dolly adalah kucing asal Pittsburgh dan merupakan maskot resmi Wearwoof, organisasi nirlaba yang memfokuskan diri mengurusi masalah hewan peliharaan di Pennsylvania barat. Dolly pun secara resmi telah mengumumkan kampanye sebagai calon presiden AS, dengan jargon #FixAmerica.

Ada makna tersendiri di balik slogan tersebut. Kata ‘Fix’ yang digunakan Dolly merujuk pada istilah sterilisasi hewan peliharaan, guna mencegah meningkatkan populasi kucing dan anjing liar serta terlantar di jalanan.

Slogan yang digunakan Dolly sukses mengumpulkan donasi untuk pelayanan sterilisasi hewan peliharaan serta hewan liar, dengan harga terjangkau. “Selain makanan dan tempat tinggal bagi hewan peliharaan, sterilisasi adalah langkah penting untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan binatang kesayangan,” kata Nancy Lee, pendiri WearWoof dan Manager Kampanye Dolly, saat diwawancara Huffington Post, belum lama ini.

Hal tersebut dipicu tingginya angka eutanasia hewan di tempat penampungan. Data Association for the Prevention of Cruelty to Animals menyebut sekitar 2.7 juta hewan di tempat penampungan di seluruh Amerika, ditidurkan.

Dan Dolly jelas punya cerita yang bisa membuat warga Amerika terharu. Sebelumnya, Dolly adalah kucing jalanan yang kemudian masuk ke tempat penampungan. Karakternya yang ramah dan penyayang, serta tentu saja, narsis, membuat Dolly sukses menjadi duta bagi lini busana WearWoof, yang menjadi cara pembiayaan utama bagi seluruh proyek sosial WearWoof.

Sementara, soal visi dan misi politiknya untuk Amerika, Dolly punya program khusus. “Sistem ekonomi yang akan diperkenalkan Dolly pada AS adalah sistem ekonomi amal,” kata Lee, yang juga bertindak sebagai juru bicara Dolly.

“Kucing sudah menguasai internet dan warga Amerika menghabiskan lebih dari US$60 miliar untuk produk dan pelayanan bagi hewan peliharaan. Angka itu hanya 5 persen dari US$300 miliar yang didonasikan Amerika untuk berbagai kegiatan amal.”

Adapun visi dan misi Dolly memang hanya dikhususkan bagi kesejahteraan hewan, tapi setidaknya dia tidak mengumbar banyak janji ketika menduduki kursi presiden Amerika Serikat nantinya. (DP)

LEAVE A REPLY