Gambar via: deviousmaids.wikia.com

GULALIVES.co, Depok- Ketika Anda memilih untuk menjalani peran ganda yakni menjadi ibu rumah tangga sekaligus wanita karir, detik itu pula Anda sadar bahwa Anda butuh bantuan orang lain. Jawaban atas perihal ini adalah Asisten Rumah Tangga (ART). Seperti namanya, ART adalah orang yang membantu Anda mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Telah lama ibu rumah tangga yang mencangkup wanita karir memanfaatkan jasa ART untuk membantunya mengurusi rumah tangga dan anak-anak mereka bahkan hingga kini. Namun, seiring perkembangan zaman, ulah ART kini berubah. Tak jarang ulah mereka bikin gemes tuan rumah! Apa saja ulah ART yang wajib Anda awasi?

  1. Menggunakan telepon rumah

Hidup terpisah jauh dari keluarga membuat satu-satunya cara ART menghubungi keluarganya hanya dengan via telepon. Namun, wartel yang biasanya menjadi tempat menelpon keluarga di kampung sudah jarang ditemukan. Selain itu, menelpon interlokal sendiri membutuhkan biaya yang lumayan mahal. Maka tidak sedikit ART yang memanfaatkan telepon rumah tempat mereka bekerja untuk menghubungi keluarganya. Jika meminta izin tidak jadi masalah, namun beberapa ART nekat menelpon tanpa seizin tuan rumahnya. Tiba-tiba tagihan telepon rumah membengkak karena mereka menelpon dengan tarif interlokal.

  1. Uang belanja

Beberapa tuan rumah ada yang menyerahkan uang belanja untuk keperluan rumah tangga kepada ART langsung sebulan. Namun, ada saja ulah nakal ART yang membuat “korupsi” kecil-kecilan pada uang belanja. Uang belanja yang biasanya diberikan sebulan cukup untuk keperluan rumah tangga selama satu bulan tiba-tiba menjadi kurang dan harus diberikan lebih dari satu kali. Untuk mengakalinya, sebaiknya Anda memberikan uang belanja ketika mereka memintanya. Atau untuk urusan belanja bulanan lebih baik Anda sendiri yang menanganinya.

  1. Berani melawan

Dahulu ART akrab dengan kesan yang sopan dan pemalu. Untuk menjawab pertanyaan tuan rumahnya mereka biasanya menjawab dengan suara yang pelan dan menjawab yang ditanyakan saja. ART juga menuruti perintah yang diberikan oleh tuan rumah. Kini keadaan berbalik, mereka bahkan sudah berani menolak mengerjakan perintah yang diberikan tuan rumah. Bahkan ART kini tak segan-segan melawan jika pekerjaannya terlalu berat. Jika keadaan ini dibiarkan, kinerja mereka akan menurun dan membuat pekerjaan rumah jadi terbengkalai.

  1. Pacaran

Cinta bisa ditemukan dimana saja. Termasuk kisah cinta ART. Siapa yang sangka mereka justru bertemu dengan lelaki idaman di daerah mereka bekerja. Hati-hati, ketika ART sudah mulai berpacaran maka akan diramalkan sebentar lagi mereka akan lebih sering “ngelayap” untuk pergi berdua dengan pacarnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang tak segan mengajak pacarnya ke rumah!

  1. Kecanduan main handphone

Perbedaan yang mendasar ketika melihat ART zaman dulu dengan zaman sekarang adalah, mereka sudah lebih maju dalam soal pengetahuan teknologi khususnya handphone. Handphone pun juga bukan digunakan untuk menghubungi keluarga di kampung tetapi untuk bermain media sosial! Ya, kini mereka tidak mau ketinggalan eksis dari tuan rumah mereka. Media sosial seperti Facebook, Twitter, Path bahkan Instagram sekalipun mereka punya akunnya. Bahkan tak jarang mereka menyuruh Anda untuk follow back akun media sosial mereka!

  1. Memanfaatkan wifi di rumah

Tentunya untuk tetap eksis di dunia maya, mereka membutuhkan jaringan internet. Membeli kuota internet tentunya harus merogoh kocek dulu. Maka jaringan wifi di rumah jadi jawabannya. ART tak segan menanyakan password rumah kepada anak dengan alasan ingin menghubungi keluarga di kampung via aplikasi chatting yang membutuhkan jaringan internet. Pertanyaannya, yakin kalau jaringan internet hanya dimanfaatkan untuk mengabari keluarga di kampung?

  1. Suka jadi mata-mata tetangga

Suka heran memang, terkadang ada ART yang punya side job yaitu menjadi mata-mata tetangga. Tentu saja orang lain selalu ingin tahu urusan keluarga Anda. Nah, ART tentunya tahu seluk beluk keluarga Anda karena tinggal satu atap. Kebiasaan yang baik dan buruk sampai konflik internal keluarga pasti mereka tahu. Jika mereka adalah orang yang tidak suka bergosip, tidak jadi masalah. Tetapi lain cerita kalau ART anda adalah tipe orang yang tak segan menceritakan seluk beluk keluarga Anda. Kalau sudah begini siap-siap tetangga misuh-misuh saat Anda lewat.

Jika memang Anda merasa ulah ART sudah tidak dapat ditoleransi lagi, maka memang jalan satu-satunya adalah membiarkan mereka pergi. Dari pada Anda mempertahankan mereka namun tugas utama mereka yang memudahkan pekerjaan rumah tangga tidak terlaksana dengan baik, tidak ada salahnya mencari ART yang lebih baik dan memang membantu Anda mengurusi urusan rumah tangga. (AH)

LEAVE A REPLY