Foto ilustrasi. Sumber : www.shutterstock.com

Gulalives.co, KUTAI – Kematian Nesya Nur Azlya masih misterius. Hingga kemarin, Polres Kutai Timur belum menetapkan tersangka. Waktu pembunuhan Azlya itu juga belum terungkap. Polres Kutai Timur kini terus berusaha membongkar kasus pembunuhan sadis pada Azlya. Bocah empat tahun itu dibunuh dengan cara yang sangat biadab.

Awalnya, Azlya diculik. Setelah itu, dia dibunuh. Jasadnya ditemukan terbakar dan ditutupi daun kelapa. Pelaku penculikan sekaligus pembunuhan diduga merupakan tetangga sendiri.

Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharmasena mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan di tempat kejadian perkara (TKP). Terkait hasil visum, Andika menyampaikan, dari keterangan dokter puskesmas, Azlya sudah meninggal sejak Kamis. Itu dilihat dari beberapa bagian tubuh Azlya yang sudah ditumbuhi belatung.

“Ini keterangan sementara dari dokter yang melakukan visum,” ujarnya. Sementara itu, ada dugaan pelaku berupaya menutupi jenazah Neysa dengan tumpukan daun kelapa untuk menghilangkan jejak.

Namun ternyata, daun tersebut tak terbakar seluruhnya. Karena itu, di tubuh Azlya terdapat luka bakar di beberapa bagian seperti tangan dan badan sebelah kanan.“Sementara bagian tubuh lain masih utuh, sedangkan baju yang dikenakan juga masih sama dengan baju yang dikenakan saat dia dilaporkan menghilang. Duit angpau Lebaran pun masih ada di saku,” ungkapnya.

Kendati demikuan, informasi yang diperoleh Radar Kutim, kecurigaan terkait kematian Azlya mulai mengarah ke Ij. Terlebih, sejak korban dilaporkan menghilang, keberadaan Ij hilang bak ditelan bumi.

Hal ini juga dikuatkan dengan pengakuan beberapa saksi yang melihat korban terakhir kali pergi bersama Ij. Sementara dari pihak keluarga Ij, tak satu pun yang mengetahui keberadaan pria yang juga merupakan murid ngaji Fathurahman itu.

Keluarga bahkan terkesan bungkam dan menutup diri setelah kasus ini mencuat ke publik. Karena Ij merupakan satu-satunya saksi kunci terkait kematian Neyla, keberadaannya terus dicari polisi.

Beredar kabar, Ij saat ini telah keluar dari Kutim. Ada juga kabar yang menyebutkan Ij telah diamankan polisi. Kasat Reskrim Andhika Darma Sena mengatakan, pihaknya masih melakukan pencarian tergadap Ij. Pernyataan ini juga membantah isu bahwa Ij telah diamankan polisi.

Dia mengatakan, pencarian terhadap Ij bukan hanya melibatkan jajaran Polres Kutim. Namun juga melibatkan Polres lain di Kaltim. “Doakan sajalah, mudah-mudahan Ij bisa segera kita temukan. Kalau untuk motif pembunuhnya, masih kita pelajari dulu,” tuturnya.

Sebelumnya, Andhika menyebutkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil visum atas jasad Azlya, memang ditemukan luka bakar di beberapa bagian tubuh korban.

“Pada waktu ditemukan, mayat korban ditutupi sama dahan kelapa. Di beberapa bagian tubuhnya memang ada bekas luka bakar juga. Seperti di tangan dan badan sebelah kanan. Kalau kita lihat kondisi yang ada, korban memang sengaja dibunuh,” sebutnya. (DP)

 

loading...

LEAVE A REPLY