Gulalives.co, Depok– Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia. Dengan jumlah penduduk sekitar 245 juta jiwa 80 % penduduk Indonesia adalah muslim. Indonesia memang terkenal sebagai negara berkembang, bahkan masih banyak penduduk Indonesia yang dianggap sebagai penduduk yang buta huruf. Dibalik itu semua, Indonesia memiliki ilmuwan-ilmuwan yang hasil karyanya di akui oleh dunia.

Lebih uniknya para ilmuwan ini beragama muslim. Tentunya hal ini selain dapat merubah citra tentang Indonesia dan ini juga akan merubah citra masyarakat dunia mengenai agama Islam yang dikenal sebagai agama radikal. Padahal Islam selalu mengajarkan kebaikan.

Para ilmuwan ini memang tidak terlalu dikenal oleh masyarakat Indonesia. Mungkin karena media enggan mengekpose para ilmuwan muslim Indonesia ini. Padahal karya ilmuwan muslim asal Indonesia tidak kalah dengan temuan-temuan karya ilmuwan-ilmuwan barat.

Sudah seharusnya kita lebih mengenal ilmuwan-ilmuwan muslim asal Indonesia. Tentunya ini akan membuat kita merasa lebih bangga terhadap negeri ini dan orang-orangnya. Mungkin beberapa di antara mereka sudah Anda kenal sebelumnya.

#1. B.J. Habibie

kalau kamu orang Indonesia, sudah tentu Anda mengenal orang yang satu ini. B.J. Habibie merupakan manta Menteri Riset dan Teknologi di zaman Presiden Soeharrto. Ia juga pernah menjabat menjadi Presiden menggantikan Soeharto.

B.J. Habibie merupakan seorang yang ingin dunia penerbangan di Indonesia maju. Ialah ilmuwan Indonesia yang menciptakan satu pesawat jenis N250. Pesawat ini merupakan pesawat yang dirancang dan dibuat oleh putra-putri Indonesia dengan usul dari Habibie.

Sebenarnya Habibie juga merancang pesawat dan helikopter yang digunakan oleh pabrikan-pabrikan pesawat dunia. Seperti Airbus A 300 dan masih banyak karya Habibie.

#2. Warsito Purwo Taruno

Ilmuwan muslim yang satu ini merupakan seorang dokter. Karyanya memang tidak begitu terkenal di Indonesia. Bahkan karya milik Warsito sempat ditolak oleh pemerintah Indonesia. Ia menciptakan sebuah alat pencegah kanker. Alat tersebut dikenal dengan nama Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT). Alat ini sudah mampu menyembuhkan para penderita kanker.

Pada awalnya Warsito menciptakan ECVT untuk menyembuhkan kanker payudara stadium empat yang diderita oleh sang kakak. Ketika itu dokter yang menangani kakak Warsito sudah angkat tangan, tetapi dengan ilmu yang dimiliki oleh Warsito dan juga dengan keteguhan hatinya untuk menyembuhkan sang kakak, akhirnya dengan alat tersebut kakak Warsito bisa sembuh.

Meskipun karya Warsito sempat mendapat penolakan dari pemerintah maupun dari Ikatan Dokter Indonesia. Tetapi karya Warsito bisa diakui oleh dunia.

#3. Taruna Ikrar

Taruna Ikrar merupakan salah satu ilmuwan muslim asal Indonesia yang menemukan karya yang menggembangkan Optogenetic Laser Stimulation. Optogenetic adalah suatu metode yang mampu mengaktifkan dan menonaktifkan sel saraf (neuron) di otak melalui spektrum cahaya tertentu.

Metode ini pun diakui dapat menyembuhkan berbagai penyakit otak seperti parkinson, epilepsi, dan schizophrenia. Berkat karya tersebut ilmuwan muslim asal Indonesia ini mendapatkan penghargaan Nobel dalam penghargaan Nobel 2016 di bidang kedokteran.

#4. Tri Mumpuni

Tri Mumpuni bukanlah wanita biasa. Sosok ibu ini memiliki hati yang mulia dan memiliki pengabdian yang luar biasa terhadap masyarakat. Dengan ilmu yang ia miliki, ia benar-benar mengabdi kepada masyarakat. Tri menciptakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM). Pembangkit listrik tersebut digunakan di daerah-daerah pedalaman yang sebelumnya tidak memiliki aliran listrik dari PLN.

Ide ini timbul ketika Tri bersama suaminya Iskandar Budsaroso Kuntoadji berkeliling ke desa-desa yang ada di Indonesia. Mereka prihatin terhadap desa-desa yang memiliki sumber air melimpah tetapi tidak memiliki pasokan listrik. Akhirnya mereka berdua berrinisiatif untuk membangun PLTM yang bisa membantu masyarakat. Hingga saat ini ilmuwan muslim asal Indonesia ini sudah menciptakan PLTM di 60 desa di seluruh Indonesia.

#5. Khoirul Anwar

Saat ini hampir seluruh vendor smartphone di Indonesia menggunakan teknologi 4G. Dengan meningkatnya perangkat 4G maka operator seluler di Indonesia pun berlomba-lomba memberikan akses 4G kepada seluruh konsumennya.

Siapa sangka teknologi 4G yang sudah digunakan di seluruh dunia ternyata di ciptakan oleh ilmuwan muslim asal Indonesia. Ilmuwan tersebut merupakan pria kelahiran Kediri, Jawa Timur, Khoirul Anwar.

Khoirul Anwar sudah mematenkan karyanya yakni 4G LTE (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Uniknya Khoirul Anwar mendapatkan inspirasi menciptakan 4G LTE ketika ia sedang asyik menonton film animasi Dragon Ball.

Para ilmuwan ini sudah tentu sangat bangga menjadi warga negara Indonesia. Dengan temuan yang mereka ciptakan tentunya menambah kebanggaan mereka. Dan juga kita sebagai masyarakat Indonesia harus bisa lebih mengenal para ilmuwan muslim Indonesia dan menghargai karya-karyanya. Karya ilmuwan Indonesia tidak kalah dengan karya ilmuwan-ilmuwan luar lho.

loading...

LEAVE A REPLY