Berwudhu
foto: jadiberita.com

Gulalives.co, Depok– Bulan Ramadhan sudah meninggalkan kita semua. Bagi setiap muslim bulan ramadhan menjadi bulan yang penuh berkah. Sebab, pada ramadhan, Allah menghamburkan pahala dan ampunan kepada setiap umatnya. Bahkan Allah memberikan kesempatan bagi hamba-hambanya untuk selalu memanjatkan doa untuk setiap hajat yang diinginkannya. Karena, setiap doa pada bulan ramadhan akan di kabulkan oleh Allah.

Bagi setiap muslim yang beriman bulan ramadhan merupakan bulan yang digunakan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Yakni dengan terus memperbanyak ibadah kepada Allah. Apa lagi bagi mereka yang melakukan itikaf di sepuluh malam terakhir. Dimana itikaf ini digunakan oleh para hamba-hamba yang ingin mendapatkan malam seribu bulan atau Lailatul Qadr.

Meskipun bulan ramadhan sudah meninggalkan kita semua. Bukan berarti kita harus menjalani hidup tanpa beribadah maupun mengurangi ibadah kita di bulan-bulan lainnya. Setelah bulan ramadhan, sebagai muslim yang beriman dan bertakwa kita harus tetap mempertahankan setiap ibadah yang sudah kita jalani selama ramadhan. Bahkan kita harus mempertahankannya dan meningkatkannya kembali. Berikut ibadah-ibadah yang tidak boleh ditinggalkan kembali setelah bulan ramadhan.

#1. Menjalani Qiyamul Lail

Menjalankan Qiyamul Lail, sumber : musmus.me
Menjalankan Qiyamul Lail, sumber : musmus.me

Ketika bulan ramadhan sudah pasti kita selalu menjalani ibadah sahur. Meskipun sahur merupakan salah satu ibadah sunnah, tetapi harus dilakukan meskipun hanya makan satu buah kurma dan juga meminum satu gelas air.

Saat sahur merupakan waktu yang berbarengan dengan waktu menjalankan sholat malam. Bagi Anda yang ketika di bulan ramadhan selalu melakukan qiyamul lail sebelum sahur, ada baiknya Anda tetap mempertahankan ibadah qiyamul lail. Dimana qiyamul lail merupakan satu ibadah yang sangat disukai oleh Allah. Karena pada waktu sepertiga malam Allah turun ke bumi untuk mendengarkan doa-doa yang dipanjatkan oleh hambanya.

Qiyamul lail memiliki manfaat  yang luar biasa jika Anda menjalankannya secara rutin dan konsisten. Sehingga Anda harus melakukan sholat qiyamul lail untuk memperoleh manfaat dan keberkahan hidup yang diberikan oleh Allah. Qiyamul lail akan membuat Anda mendapatkan kemuliaan hidup.

#2. Menjaga Sholat Berjamaah

Menjaga sholat Berjamaah, sumber foto: www.arrahmah.com
Menjaga sholat Berjamaah, sumber foto: www.arrahmah.com

Sudah tentu ketika bulan ramadhan sholat Anda, Anda tingkatkan. Yang sebelumnya tidak pernah melakukan sholat lima waktu di masjid, ketika ramadhan Anda melakukannya.

Seperti halnya sholat shubuh. Mungkin di hari-hari biasa, Anda sangat sulit untuk melakukan sholat shubuh sendiri apa lagi berjamaah di masjid. Namun, selama 30 hari di bulan ramadhan Anda sudah ditempa untuk melakukan sholat shubuh berjamaah. Karena, ketika sahur Anda tidak kembali tidur, tetapi Anda menunggu waktu adzan shubuh dan menjalankan ibadah sholat shubuh berjamaah.

Selain sholat shubuh berjamaah, Anda juga harus melakukan sholat-sholat wajib seperti dzuhur, Ashar, Maghrib, dan juga Isya yang dilakukan secara berjamaah. Sholat berjamaah harus Anda pertahankan di hari-hari biasa, bukan hanya di waktu ramadhan saja.

#3. Sering Berpuasa Sunnah

Mempertahankan Puasa ramadhan, Dengan Memperbanyak Puasa Sunnah
Mempertahankan Puasa ramadhan, Dengan Memperbanyak Puasa Sunnah

Selama sekitar 30 hari kita ditempa untuk menahan lapar dan haus, untuk itu apa yang kita dapatkan selama 30 hari tersebut wajib kita pertahankan dengan baik. Cara mempertahankannya dengan sering-sering melakukan puasa sunnah.

Puasa sunnah cukup banyak, Anda bisa melakukan puasa setiap Senin- Kamis ataupun melakukan puasa Daud. Kedua puasa tersebut memiliki manfaat luar biasa. Apa lagi puasa juga memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa bagi tubuh. Sehingga jika kita melakukan puasa sunnah, tubuh kita tetap akan selalu sehat dan mendapatkan keberkahan hidup yang diberikan oleh Allah.

#4. Mempertahankan Membaca Al Quran

Sediakan Waktu Untuk Membaca Al Quran
Sediakan Waktu Untuk Membaca Al Quran

Bulan ramadhan setiap hamba selalu berlomba-lomba untuk membaca Al Quran. Dimana di bulan ramadhan, kita memiliki semangat yang luar biasa untuk membaca Al Quran. Di bulan ramadhan setiap hamba yang beriman selalu memiliki target untuk mengkhatamkan Al Quran. Minimal satu kali hatam selama satu bulan penuh. Bahkan ada yang bisa khatam selama ramadhan sampai lima kali.

Semangat membaca Al Quran harus Anda pertahankan di hari-hari biasa. Sebab, Al Quran sebagai pedoman hidup untuk kita. Untuk itu, kita harus mempertahankan membaca Al Quran di bulan-bulan lain selain ramadhan.

Seperti halnya saat ini sudah banyak komunitas-komunitas pecinta Al Quran, seperti komunitas One Day One Juz, maupun One Day One Ayat. Anda bisa memiliki target untuk diri sendiri, seperti satu hari satu juz, ataupun satu hari satu ayat. Target seperti ini akan membantu Anda untuk terus menjaga agar tetap membaca Al Quran.

#5. Memberi

Bersedekahatau memberi,  Foto: viva.co.id
Bersedekahatau memberi, Foto: viva.co.id

Ibadah lainnya yang tidak boleh ditinggalkan ketika ramadhan usai adalah ibadah memberi atau bersedekah. Ketika ramadhan mungkin kita memiliki sifat yang selalu memberi. Seperti memberi tajil kepada para musafir ataupun memberikan tajil kepada para jamaah di masjid.

Ketika ramadhan telah usai, semangat memberi atau bersedekah harus tetap kita pertahankan. Bersedekah bisa kita lakukan dengan materi ataupun tenaga. Jika sebelumnya kita tidak pernah ikut kerja bakti di masjid, saat ramadhan usai dan para jamaah masjid sedang kerja bakti kita ikut membantu. Atau jika kita sedang tidak bisa membantu kerja bakti, kita dapat memberikan makanan ataupun memberikan sebuah air minum untuk para jamaah yang sedang kerja bakti.

Demikianlah contoh-contoh ibadah yang sering kita lakukan di bulan ramadhan dan tetap kita lakukan di bulan-bulan lain selain ramadhan. Ibadah-ibadah tersebut jangan hanya untuk diri kita sendiri, cobalah ajarkan anggota keluarga yang lain untuk tetap mempertahankan ibadah tersebut. Sehingga keberkahan dalam keluarga tetap terjaga.

LEAVE A REPLY