hasil fotografi jamur karya Filip Emerita sumber foto; boredpanda.com

Gulalives.co, Depok – Jamur Tiram atau Pleurotus Ostreatus merupakan jamur pangan dari kelompok Basidiomycota. Dalam habitatnya, jamur tiram tumbuh dihutan tepatnya pada pohon yang berdaun lebar atau di bawah tanaman berkayu.

Jamur tiram tidak memerlukan banyak pancaran sinar matahari, berdasarkan hasil peneitiannya menunjukkan bahwa miselium disimpan dalam ruang yang lebih redup, akan lebih banyak jumlah di bandingkan tempat terang dengan sinar matahari penuh. Miselium merupakan jaringan yang mencakup koleksi hifa jamur. Miselium dapat tumbuh pada dinding sel kayu dengan menembus dinding sel kayu.

Bagi Anda yang berminat untuk membudidayakan jamur tiram, berikut ini adalah syarat yang harus diperhatikan dalam membudidayakan Jamur Tiram.

1. Temperature

Serat dari Jamur Tiram putih dapat tumbuh dengan baik pada kisaran suhu antara 23-28 derajat celsius yang berarti masih dikisaran temperature normal. Namun untuk pertumbuhan tubuh yang berbentuk seperti cangkang tiram, memerlukan kisaran suhu antara 13-15 derajat celsius selama 2 sampai 3 hari.

2. Kelembapan

Kandungan air dalam media tanam sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan miselium jamur. Apabila air terlalu sedikit akan mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan akan terganggu. Dan apabila terlalu banyak air juga akan membuat miselium membusuk dan mati jamur akan tumbuh dengan baik apabila berada ditempat yang lembab, tetapi tidak ada genangan air. Miselium jamur tiram tumbuh optimal pada subtract yang memiliki kandungan air sekitar 60%. Sedangkan untuk merangsang pertumbuhan tunas dan tubuh buah, memerlukan kelembapan udara sekitar 70-85%.

3. Konsumsi Cahaya

Miselium Jamur tiram putih dapat tumbuh secara baik dalam keadaan yang gelap, berbanding terbalik dengan tubuh jamu tiram yang tidak dapat tumbuh secara baik dalam keadaan yang gelap.

Cahaya sangat diperlukan untuk merangsang pertumbuhan tubuh buah. Pertumbuhan jamur hanya akan membutuhkan cahaya yang bersifat menyebar. Jadi, untuk membudidayakan jamur tiram membutuhkan peneduh pohon di dekat bangunan yang dijadikan tempat pembudidayaan jamur tersebut.

4. Media Tanam

Media tanam yang umumnya diapakai untuk membudidayakan jamur tiram terdiri dari beberapa bahan yang sudah dikombinasi menjadi satu.

  • Serbuk Gergaji kayu 80%
  • Bekatul 15%
  • Kapur CaCO3 sebanyak 5%

5. Tingkat Keasaman (pH)

Miselium jamur tiram putih tumbuh optimal pada pH media yang sedikit asam, yaitu antara 5,0-6,5. Nilai pH medium diperlukan untuk produksi metabolism dari jamur tiram putih, seperti produksi asam organic.

Kondisi asam dapat menyebabkan pertumbuhan miselium jamur tiram terganggu, tumbuh kontaminasi oleh jamur lain, bahkan menimbulkan kematian jamur tiram putih. Kondisi pH yang terlalu tinggi (basa), dapat menyebabkan system metabolism dari jamur tiram putih tidak efektif. Bahkan, menyebabkan kematian. Tubuh buah jamur tiram tumbuh optimal pada pH lingkungdn yang mendekati normal (pH 6,8-7,0).

Setelah kita mengenali syarat membudidayakan jamur tiram putih, ternyata tidak begitu sulit kan untuk membudidayakan jamur tiram putih. Kamu mau mencoba? Selamat Mencoba

 

loading...

LEAVE A REPLY