Gulalives.co, PARIS – Penyerang muda nan ganteng Prancis, Antoine Griezmann tengah jadi buah bibir dalam perhelatan Euro 2016 di Prancis. Penyerang Atletico Madrid ini kembali jadi pahlawan saat Prancis bersua Jerman pada Jumat (8/7/2016) dini hari WIB.

Griezmann dengan berani maju sebagai eksekutor penalti Perancis saat menghadapi Jerman di semifinal Piala Eropa 2016. Griezmann mengaku tak dibayangi kegagalan mengeksekusi penalti di final Liga Champions sebelumnya.

griezzzmannGriezmann gagal jadi eksekutor dalam laga final Liga Champions antara Atletico Madrid lawan Real Madrid pada akhir Mei lalu. Andai saja Griezmann berhasil mengeksekusi penalti yang didapatnya di awal babak kedua, maka mungkin saja Atletico bakal keluar sebagai pemenang Liga Champions.

Meskipun baru saja mendapatkan pengalaman buruk sebagai eksekutor, Griezmann ternyata tak gentar kembali bertindak sebagai eksekutor saat Perancis mendapat penalti di akhir babak pertama.

Griezmann mengarahkan bola ke sisi kanan gawang sedangkan Manuel Neuer bergerak ke kiri. Griezmann pun sukses membawa Perancis unggul 1-0.”Saya ingin kembali mengambil penalti dalam momen penting. Saya sangat gembira bisa melakukan itu dan mencetak gol,” tutur Griezmann seperti dikutip dari SkySports.

griezmannSetelah membobol Neuer di pengujung babak pertama, Griezmann kembali menunjukkan aksinya di babak kedua. Memanfaatkan kemelut yang ada di depan gawang, Griezmann sukses menceploskan bola ke gawang.”Untuk gol kedua, saya hanya coba menanti kesalahan yang dibuat oleh kiper,” kata Griezmann.

Meskipun jadi bintang kemenangan Perancis, Griezmann lebih suka menyebut sukses lolos ke final sebagai sukses tim. “Saya harus menekankan bahwa kemenangan ini adalah kemenangan semuanya, termasuk kemenangan seluruh staff yang ada di tempat kami berlatih dan juga termasuk untuk para pemain yang bekerja keras meskipun mereka tak banyak bermain di turnamen ini,” ujar Griezmann.

Sementara, sang pelatih tim nasional Perancis Didier Deschamps memuji penampilan Antoine Griezmann yang memborong dua gol kemenangan Les Bleus gawang Jerman di semifinal Piala Eropa 2016.

griezmanGriezmann telah membutikan diri sebagai pemain penting di skuat Perancis. Ketajamannya di lini depan semakin terasah seiring dengan penampilan gemilangnya bersama Atletico Madrid musim ini. “Antoine adalah pemain hebat dan telah membuktikannya lagi malam ini dengan segala yang dilakukannya di lapangan. Dia bekerja sangat keras bersama Olivier Giroud,” kata Deschamps di situs resmi UEFA.

Tak hanya piawai dalam membangun serangan, keduanya juga dianggap sukses membantu pertahanan dengan menutup ruang. Deschamps pun menilai skuat arahannya memiliki kekompakan dalam menggalang pertahanan.

griez“Dia pemain yang sangat penting di dalam tim Perancis seperti yang telah dilakukannya bersama Atletico Madrid di sepanjang musim,” ujar pelatih yang pernah membawa Perancis juara dunia 1998 ketika masih aktif sebagai pemain.

Tak hanya mampu mencetak sejumlah gol, Griezmann juga dianggap mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya di lapangan.Dua gol yang dicetak ke gawang Jerman menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi enam gol.

griezzmannJumlah gol Griezmann masih unggul dari bintang Portugal, Cristiano Ronaldo (tiga gol), yang akan menjadi lawan Perancis di final. Adapun rekannya, Olivier Giroud dan Dimitri Payet juga baru mengemas tiga gol.

Penyerang berusia 25 tahun itu juga dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga tersebut. Ketajamannya juga dibutuhkan saat menghadapi Portugal di partai final pada Minggu (10/7) waktu setempat atau Senin dini hari WIB. “Saya sangat bangga dan bahagia. Masih ada satu pertandingan lagi untuk dijalani. Laga itu akan sulit tetapi saya harap itu bukanlah akhir segalanya,” ujar Griezmann.

antoine-griezmannGriezmann pun mulai disamakan dengan Michel Platini setelah berhasil jadi bintang kemenangan Perancis atas Jerman. Namun Griezmann menyebut dirinya masih jauh bila dibandingkan dengan legenda Perancis tersebut. Kegemilangan Griezmann mengingatkan publik Perancis atas kejeniusan Platini di Piala Eropa 1984. Saat itu Platini mencetak sembilan gol dan membawa Perancis memenangkan trofi bergengsi pertama dalam sejarah mereka. 

“Saya sangat bahagia dengan gol yang saya cetak, namun saya masih sangat jauh bila dibandingkan dengan Platini. Saya harap suatu hari saya bisa mendekati rekor milik Platini tersebut,” tutur Griezmann.

antoniKegemilangan Griezmann di Piala Eropa kali ini memang membuat optimisme publik Perancis semakin membesar. Setelah tampil kurang meyakinkan di fase grup ketika mereka harus menunggu gol di menit-menit akhir, Perancis tampil menggila di fase knock-out seiring dengan kehebatan Griezmann.

Griezmann mencetak dua gol di untuk menaklukkan Republik Irlandia 2-1, menyumbang satu gol dalam pesta kemenangan 5-2 atas Islandia, dan kembali membukukan sepasang gol saat berhadapan dengan Jerman.

“Kami sangat puas dengan performa kami. Kami tak ubahnya seperti anak-anak saat ini, namun kami tak boleh lupa bahwa kami juga harus memenangkan laga final. Kami harus secepatnya bersiap untuk laga itu mulai esok hari,” ujar mantan pemain Real Sociedad ini. (DP)

LEAVE A REPLY