jombloo.co

Gulalives.co, SEMARANG ā€“ Ladies, libur lebaran kembali tiba. Kendaraan tengah mengantre panjang di jalur-jalur mudik. Selain berkumpul dengan keluarga besar, libur Lebaran juga biasanya digunakan untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang yang disayang. Tak heran jika tempat-tempat wisata, terutama di daerah, penuh. Sementara kota besar dengan ribuan pendatang seperti Jakarta, jadi sunyi.

Akan tetapi setelah selama sepekan menikmati berlibur, biasanya ada perasaan mengganjal sebelum kembali beraktivitas pekan depan. Senin menjadi momok menakutkan yang membuat malas. Perasaan itu disebut Post-Travel Blues.

Sebagaimana dilansir Gulalives.co dari laman The Huffington Post, Kamis (7/7/2016) orang memang sering merasa rindu untuk kembali melancong, padahal baru beberapa jam tiba di rumah. Itu membuat sebagian orang tidak produktif lagi. Tapi ada empat cara mengatasi sindrom rindu libur itu.

1. Bisa merencanakan perjalanan berikutnya

simomot.com
simomot.com

Selesai bertandang dari sebuah tempat wisata, lebih baik jika langsung merencanakan perjalanan berikutnya. Cari lokasi yang ingin didatangi dan segera persiapkan segalanya, mumpung harga termurah dari hotel dan pesawat masih bisa dicari.Persiapan perjalanan akan lebih matang dengan sejumlah ulasan dari lokasi wisata tersebut.

Sehingga, secara logika, itu bisa menjadi cara memotivasi diri. “Ini memaksa saya fokus pada kenyataan, yaitu bekerja. Agar dapat melancong, saya butuh uang, dan untuk mendapatkan uang, saya harus bekerja,” kata penulis blog, Bla Aguinaldo.

2. Bisa menyisakan beberapa hari untuk penyesuaian

ppibristol.org
ppibristol.org

Untuk para pelancong sering memilih waktu tiba kembali di rumah pada sore atau malam hari. Alasannya bisa dipahami, agar waktu liburan lebih teroptimalisasi. Tapi jika esok pagi sudah harus bekerja, tiba larut malam di rumah justru melelahkan. Tubuh pun lebih sulit beradaptasi. Sebaiknya sisakan beberapa hari sebelum mulai kerja pekan depan. Satu atau dua hari cukup untuk tubuh menyesuaikan diri agar lebih produktif. Waktu itu juga bisa digunakan untuk beristirahat.

3. Selalu mendokumentasikan perjalanan

Gambar via: www.ibtimes.co.uk
Gambar via: www.ibtimes.co.uk

Dengan menyimpan kenangan perjalanan melalui kamera bisa mengurangi Post-Travel Blues. Melihat foto-foto dari perjalanan akan membuat lebih tenang dan bersemangat. Apalagi jika foto-foto itu disertai memori unik yang didapat saat melancong.

Selain melalui foto, kenangan juga bisa diingat melalui tulisan. Setiap rindu melancong timbul, tulisan perjalanan tersebut bisa kembali dibaca dan memori-memori perjalanan pun datang lagi memenuhi benak. Itu membuat bersemangat.

4. Berbagi kasih

Lebaran di Thailand
Lebaran di Thailand. Sumber: Madaree TohlalaAFPGetty Images

Saat ini Anda penuh dengan pengetahuan tentang lokasi untuk berlibur. Anda bisa berbagi pengalaman ini ke teman-teman, keluarga ataupun komunitas baru yang memfavoritkan tempat berlibur yang baru saja Anda kunjungi. Anda dapat berbicara dengan mereka, mempelajari lebih lanjut tujuan berlibur mereka, memberikan beberapa saran untuk calon pemula. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY