http://neurosciencefundamentals.unsw.wikispaces.net

Gulalives.co, Bogor – Anda patut waspada apabila Anda tidak bisa mengenali wajah teman, keluarga, bahkan wajah Anda sendiri! Jika hal itu sering terjadi, bisa saja Anda mengalami kelainan yang bernama Prosopagnosia. Prosopagnosia merupakan kelainan dalam persepsi wajah membuat orang yang mengalaminya akan mengalami kesulitan mengenali wajah termasuk wajahnya sendiri. Hal seperti ini dipicu oleh kerusakan otak akut. Menurut seorang ahli psikolog, Dr Sarah Bate dari Bournemouth University, prosopagnosia ini disebabkan oleh melemahnya suatu bagian otak yang disebut gyrus fusiform. Kadang keadaan ini lebih sering disebabkan oleh kerusakan saraf dan sangat jarang dialami sejak lahir.

Salah seorang penderita kelainan Prosopagnosia adalah Sandra O’Connor. Sandra tinggal bersama Beki putrinya yang berusia 24 tahun dan bertemu dengannya sepanjang waktu dalam hidupnya. Namun apabila Sandra diminta untuk mendeskripsikan seperti apa rupa dan bentuk wajah anaknya Beki maka Sandra akan menutup matanya dan berkonsentrasi penuh untuk mengingat dan membentuk persepsi dalam otaknya. Bukan hanya itu, Sandra juga kesulitan mengenali wajah suaminya, tidak bisa menemukan wajah putranya saat menjemputnya di bandara, tidak bisa mengenali fotonya sendiri, dan terkejut setiap kali melihat wajahnya sendiri di cermin. Sandra hanya satu dari satu juta orang di Inggris yang terdiagnosa menderita kebutaan wajah dalam derajat yang berbeda-beda, atau yang bernama prosopagnosia. Dalam kasus yang ekstreme penderita sama sekali tidak bisa mengenali wajah.

http://neurosciencefundamentals.unsw.wikispaces.net
http://neurosciencefundamentals.unsw.wikispaces.net

Para penderita prosopagnosia biasanya berakhir menjadi orang yang terkucilkan dan merasakan kesepian, karena orang-orang disekelilingnya menganggapnya sebagai pelupa atau bahkan seorang yang tidak peduli terhadap orang lain. Padahal sebenarnya mereka sendiri menderita dengan keadaan mereka dan tak mengerti mengapa mereka begitu sulit untuk mengenali wajah seseorang.

Apabila disekitar Anda yang menderita kelainan tersebut hendaknya tetaplah perlakukan mereka seperti teman sekalipun ia seringkali tidak bisa mengenali Anda. Sebaliknya, jika Anda penderita prosopagnosia, akan lebih baik Anda tidak terlalu memperlihatkan bahwa Anda tidak mengenali orang yang Anda temui, tapi cobalah cari cara unik untuk mengenali seseorang selain dari wajahnya. Mungkin dari ciri-ciri khusus atau suaranya.

Memang belum banyak terapi yang dikembangkan untuk kelainan ini, walaupun beberapa orang mencoba mengatasinya dengan strategi pengenalan terhadap beberapa ciri wajah satu per satu.Dalam strategi tersebut disertakan juga pengenalan terhadap ciri sekunder seperti pakaian, warna rambut, bentuk badan, dan suara. Walaupun demikian, penderita masih kerap mengalami kesulitan untuk bersosialisasi dengan orang lain. Karena wajah berfungsi sebagai ciri yang penting untuk melakukan identifikasi dalam ingatan.

loading...

LEAVE A REPLY