Gulalives.co, Depok – Manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan. Itulah mengapa kita perlu bersilaturahmi kepada sesama. Silaturahmi juga merupakan sebuah ibadah yang sangat mulia, mudah dan juga membawa banyak berkah. Apalagi saat-saat lebaran nanti, mengunjungi orang tua, saudara, teman, rekan kerja, merupakan suatu bentuk silaturahmi.

Pengertian silaturahmi

www.kompasiana.com
www.kompasiana.com

Silaturahmi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah tali persahabatan atau persaudaraan. Sedangkan dalam bahasa Arab, Shillah berarti perhubungan, hubungan, pemberian dan karunia, Rahim berarti kerabat, Peranakan atau Rahim. Jadi makna silaturahmi sendiri adalah menyambungkan kasih sayang atau kekerabatan yang menghendaki kebaikan.

Manfaat silaturahmi

www.djkn.kemenkeu.go.id
www.djkn.kemenkeu.go.id
  • Mendapat ridho Allah
  • Membuat orang yang kita kunjungi menjadi bahagia. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah yaitu, “amal yang paling utama adalah membuat seseorang berbahagia.”
  • Menyenangkan malaikat, karena malaikat juga sangat senang bersilaturahmi
  • Disenangi manusia
  • Membuat iblis dan setan marah
  • Memanjangkan usia
  • Menambah rejeki
  • Memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, mempererat dan memperkuat tali persaudaraan dan persahabatan
  • Menambah pahala setelah kematiannya, karena kebaikannya akan selalu dikenang sehingga membuat orang lain selalu mendoakannya.

Balasan bagi pemutus silaturahmi

www.gadizaboutique.com
www.gadizaboutique.com
  • Tidak akan masuk surga

Dari Jubair bin Mut’im ra: Rasulullah bersabda tidak akan masuk surga orang yang memutus, yaitu: memutuskan silaturahmi

  • Akan dipercepat siksaan terhadap dosanya

Abu Daud mentakhrij dari Hadits Abu Bakroh yang marfu’, tidak ada satu dosa yang lebih pantas dipercepat oleh Allah siksaan bagi pelakunya di dunia disamping di sediakan baginya siksaan di akhirat dari melainkan pemutus silaturahmi

  • Amal pemutus silaturahmi tidak diterima oleh Allah

Bukhori mentakhrij dalam Adabul Mufrod dari Hadits Abu Hurairoh yang marfu’, sesungguhnya amal-amal umatku akan disetorkan pada waktu kamis sore malam jumat, maka tidak akan diterima amalan pemutus silaturahmi

  • Rahmat tidak akan turun bagi pemutus silaturahmi

Bukhori mentakhrij dalam Adabul Mufrod dari Hadits Abu Aufa, sesungguhnya rahmat tidak akan turun kepada suatu kaum yang didalamnya ada pemutus silaturahmi

  • Pintu langit akan tertutup bagi pemutus silaturahmi

Thobroni mentakhrij dari Hadits Ibnu Mas’ud, sesungguhnya pintu-pintu langit tertutup bagi pemutus silaturahmi

Maka dari itu, sebagai Muslim kita harus menjaga tali silaturahmi kita pada sesama, jangan sampai kita memutus tali silaturahmi karen hal-hal kecil. Karena silaturahmi adalah kunci terbukanya rahmat dan pertolongan dari Allah. Semoga kita bisa menjadi umat yang selalu senantiasa menjaga dan mempererat tali silaturahmi. Aamiin. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY