Malioboro
Tempat untuk Membeli Oleh-Oleh Sumber: wikipedia.org

Gulalives.co, YOGYAKARTA – Kawasan wisata Malioboro di DI Yogyakarta ternyata sudah berbenah untuk menyambut para pemudik yang akan berwisata ke Malioboro.

Saat ini, trotoar di sisi timur Jalan Malioboro dari ujung utara hingga simpang Jalan Perwakilan yang sebelumnya direvitalisasi, siap menampung kunjungan wisatawan selama libur Lebaran.”Meskipun hasil pembangunan atau revitalisasi trotoar belum sempurna, namun kondisi trotoar siap dikunjungi wisatawan selama libur Lebaran,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Syarif Teguh di Yogyakarta, baru-baru ini kepada wartawan.

Malioboro dapat diakses menggunakan Trans Jogja sumber foto: indonesiaholi.blogspot.com
Malioboro dapat diakses menggunakan Trans Jogja sumber foto: indonesiaholi.blogspot.com

Papan penutup dan pembatas antara trotoar dan jalan yang selama ini dipasang, telah dibuka dan sisa-sisa pembangunan dibersihkan. Pembukaan papan pembatas tersebut dilakukan pada H-7 Lebaran.

Pedagang kaki lima makanan yang selama ini berjualan di lokasi pembangunan, diperbolehkan berjualan di lokasi awal, hingga H+7 Lebaran. Selama proses pembangunan trotoar, terdapat sejumlah pedagang kaki lima yang memilih libur berjualan. Setelah libur Lebaran berakhir, proses pembangunan atau revitalisasi trotoar di sisi timur Jalan Malioboro, akan kembali dilanjutkan. Revitalisasi trotoar di sisi timur Jalan Malioboro diperkirakan berlangsung hingga November 2016.

malioboro
http://phinemo.com/

Sementara itu, untuk lokasi parkir kendaraan selama libur Lebaran akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dan Polresta Yogyakarta. Kepolisian memperkirakan akan ada sekitar tiga juta pemudik yang akan memadati Kota Yogyakarta selama libur Lebaran, sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas, termasuk buka tutup Jalan Malioboro jika terjadi kemacetan.

Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti memastikan bahwa trotoar di sisi timur Malioboro akan digunakan untuk pejalan kaki dan tidak lagi digunakan sebagai lokasi parkir sepeda motor.”Lokasi parkir sepeda motor tetap ada di lantai dua dan tiga Taman Parkir Abu Bakar Ali. Trotoar sisi timur tidak digunakan untuk parkir sepeda motor dengan alasan apapun,” katanya.

Sebagai informasi, Kawasan Malioboro membentang dari Tugu Yogyakarta hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Secara keseluruhan terdiri dari Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro, dan Jalan Margo Mulyo. Jalan ini merupakan porosGaris Imajiner Kraton Yogyakarta. Pada tanggal 20 Desember 2013, pukul 10.30 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X nama dua ruas jalan Malioboro dikembalikan ke nama aslinya, Jalan Pangeran Mangkubumi menjadi jalan Margo Utomo, dan Jalan Jenderal Achmad Yanimenjadi jalan Margo Mulyo.

Malioboro_Tempat untuk Membeli Oleh-Oleh_wikipedia.orgDi kawasan ini, terdapat beberapa objek bersejarah di kawasan tiga jalan ini antara lain Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Gedung Agung,Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.

Jalan Malioboro sangat terkenal dengan para pedagang kaki lima yang menjajakan kerajinan khas Jogja dan warung-warunglesehan di malam hari yang menjual makanan gudeg Jogja serta terkenal sebagai tempat berkumpulnya para seniman yang sering mengekpresikan kemampuan mereka seperti bermain musik, melukis, hapening art, pantomim, dan lain-lain di sepanjang jalan ini. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY