Persiapan mudik bersama anak. Foto: mobiloka

Gulalives.co, SEMARANG – Dear bunda, perjalanan mudik yang seharusnya menyenangkan bisa terasa menyiksa pada anak jika sampai mereka menderita mabuk perjalanan atau diare, dua penyakit yang umum diderita anak saat perjalanan jauh.

Nah, ternyata mabuk perjalanan menjadi penyakit yang sering dialami anak. Penyakit ini disebabkan oleh konflik antara mata dan telinga. Telinga bagian dalam mendeteksi gerakan namun mata tidak mendeteksi hal tersebut.

Persiapan mudik bersama anak. Foto: teriaaak. blogspot
Persiapan mudik bersama anak. Foto: teriaaak. blogspot

Adapun, sinyal-sinyal yang bercampur masuk ke otak akan mengakibatkan mual, pusing, muntah, puncat dan keringat dingin. Kondisi ini bisa saja terjadi pada perjalanan darat, udara hingga laut. Jika anak memang mudah mabuk, ada baiknya ia mengonsumsi makanan dengan karbohidrat kompleks. Orangtua juga harus menghindari makanan berlemak.

Sebagaimana dilansir Gulalives.co dari laman Tabloid Nakita, Rabu (29/6/2016), maka ada baiknya anak mengonsumsi makanan dalam porsi sedikit namun berkali-kali dan tetap bergizi. Dorong anak untuk melihat ke luar mobil dan mendapatkan udara segar. Sesekali orangtua harus membuka jendela mobil untuk mendapatkan udara segar.

Persiapan mudik bersama anak.
Persiapan mudik bersama anak.

Selanjutnya, Anda bisa menggunakan bantal agar menimalkan gerakan kepala. Jika perjalanan sangat jauh ada baiknya sering berhenti. Berjalan kaki sebentar akan membantu mengurangi rasa mabuk perjalanan pada anak.

Selain mabuk perjalanan, masalah pencernaan seperti diare menjadi penyakit langganan anak saat mudik. Bakteri dan kuman sangat mudah masuk ke dalam saluran pencernaan mengingat saat mudik anak cenderung makan sembarangan.

foto: klikcara.com
foto: klikcara.com

Sehingga, cara paling ampuh dan mudah untuk mencegah terjadinya masalah pencernaan adalah hanya mengonsumsi air putih saja. Gunakan air putih untuk aktivitas selama mudik seperti menyikat gigi dan mencampur makanan bayi. Orangtua tidak mengetahui kualitas air yang ditemukan di jalan.

Sementara, saat mendapati anak Anda terkena diare, orangtua harus memastikan si kecil tetap dehidrasi. Air minum dan ASI bagi bayi harus terus anak konsumsi. Siapkan tisu basah atau hand sanitizer untuk memastikan tangan tetap bersih saat makan.

Selain itu, buah dan sayuran yang orangtua bawa dari rumah juga perlu dimasak dengan matang atau dicuci dengan baik. Ada baiknya membawa bekal lauk pauk dari rumah seperti daging dan ikan. Pastikan alat makan hingga makanan yang dimakan tetap bersih.

Mengatasi penyakit langganan anak saat mudik harus dimulai dari persiapan yang matang. Pastikan orangtua mengetahui alergi dan membawa obat-obatan yang memang ia miliki.

Nah, orangtua juga perlu membawa atau mencatat riwayat kesehatan anak seperti imunisasi yang ia terima atau kondisi-kondisi tertentu seperti alergi. Hal ini akan membantu dokter setempat mengetahui obat dan penanganan yang coock untuk buah hati yang Anda cintai.

Selamat mencoba tips ini dan selamat melaksanakan aktivitas mudik Lebaran. Semoga mudik lancar tanpa hambatan. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY