Gulalives.co, ISTANBUL – Dua pengebom bunuh diri melepaskan tembakan sebelum meledakkan diri mereka di pintu masuk bandar utama internasional di Istanbul pada Selasa, Selasa 28 Juni 2016 pukul 21.40 waktu setempat. Bom itu membunuh sedikitnya 28 orang dan mencederai lebih banyak lagi, kata para pejabat Turki dan saksi mata.

Polisi melepaskan tembakan berusaha menghentikan para penyerang hanya sebelum mereka mencapai sebuah tempat pemeriksaan keamanan di ruang kedatangan tetapi mereka meledakkan diri sendiri, kata salah seorang pejabat.

turki5Menteri Kehakiman Bekir Bozdag yang berbicara di parlemen mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal ia hanya dapat mengonfirmasi ada seorang penyerang. Dikatakan, 10 orang meninggal dan sekitar 20 orang lainnya luka-luka.

“Menurut informasi yang saya terima, di pintu masuk terminal internasional bandar udara Ataturk, seorang teroris pertama melepaskan tembakan dengan senapan Kalashnikov dan kemudian meledakkan diri,” ujarnya dalam komentar-komentar yang disiarkan CNN Turk.

Sebelumnya juga sempat terjadi baku tembak antara polisi dengan pelaku yang menerobos lewat pintu kedatangan yang mendekati X-Ray lalu meledakkan diri.  Pihak berwenang menyebutkan sedikitnya 38 orang meninggal dan 88 terluka. 2 diantaranya adalah polisi. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas teror mematikan tersebut.

turki4Sementara ini semua penerbangan dibatalkan dan akses ke bandara ditutup. Untuk kedatangan (arrival) di alihkan ke bandara Sabiha Gohcen, di Istanbul bagian Asia, Izmir, maupun Ankara.

Kondisi pelajar Indonesia memang dua minggu ini banyak yang pulang liburan dan mudik lebaran ke Indonesia. Pada Selasa, 28/6 ada yang pulang via Royal Jordan pukul 20.30, Qatar Airlines pukul 19.35 dan Turkish Airlines pukul 02.00 (29 Juni 2016).

“Saat terjadi bom alhamdulillah info yang kami himpun temans sudah di pesawat baik yang menggunakan Royal Jordan maupun Qatar Airlines. Sementara ada 2 pelajar yang menuju bandara via Turkish Airlines tertahan di durak (stasiun) Yeni Bosna, sekitar 2 stasiun sebelum bandara. Karena metro bawah tanah menuju airport ditutup. Kini penerbangannya di cancel,” kata Azwir Nazar, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki.

turki1“Sejauh ini belum ada informasi adanya korban pelajar Indonesia maupun WNI. Kita terus berkomunikasi dengan temans yang berada di Turki untuk update informasi. Sebagian besar pelajar sudah berada di Indonesia karena summer break. Ada juga teman pelajar dari negara lain katanya yang sedang dan akan transit di bandara Istanbul hari ini (29/6). Kita terus berkomunikasi dan update,”imbuhnya.

Sebagai informasi, Ataturk merupakan bandara terbesar di Turki dan pusat transport utama bagi para pelancong internassional. Gambar-gambar yang diposting di media sosial dari tempat kejadian menunjukkan orang-orang yang tergeletak di tanah di dalam dan luar salah satu gedung terminal. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY