Nabi Ibrahim Merupakan Nabi yang Cerdas (silahturahim.co.id)

Gulalives.co, Depok– Nabi Ibrahim bukanlah seorang Nabi yang terlahir dari keluarga yang percaya akan adanya Allah. Nabi Ibrahim merupakan seorang putera dari seorang bapak yang membuat dan menyembah patung. Namun Ibrahim lahir dengan kecerdasan yang luar biasa.

Ketika lahir Nabi Ibrahim hidup diantara masyarakat yang tidak percaya akan adanya tuhan. Masyarakat pada jaman nabi Ibrahim adalah masyarakat para penyembah berhala, penyembah bintang, dan penyembah raja.

Ayah Nabi Ibrahim yang bernama Azar merupakan salah satu orang yang disegani oleh kaumnya. Ayah dari Nabi Ibrahim juga dikenal sebagai seorang pemahat patung profesional dan memang sangat di hormati oleh kaumnya. Sebagai orang yang beriman kita pun harus mengikuti keteladanan Nabi Ibrahim.

#1. Seorang Nabi yang Kritis dan Cerdas

Kisah Nabi Ibrahim
Kisah Nabi Ibrahim

Nabi Ibrahim memang sudah dilahirkan sebagai salah satu hamba yang cerdas, dan sudah di utus Allah untuk menjadi orang yang akan memperbaiki kaumnya. Bahkan ia pun berani menentang ayahnya yang menyembah berhala.

Suatu ketika Nabi Ibrahim bermain didekat patung-patung yang dibuat oleh sang ayah dan ia menaiki salah satu patung tersebut. Ayahnya pun marah melihat Ibrahim menaiki patung yang bernama Mardukh. Dan Ibrahim pun turun setelah diminta turun oleh ayahnya.

Meskipun hidup di lingkungan yang masyarakatnya tidak mempercayai akan adanya hanya satu tuhan, tidak membuat Nabi Ibrahim mengikuti jejak masyarakat tersebut. Suatu ketika Nabi Ibrahim bertanya kepada ayahnya tentang patung-patung tersebut.

Nabi Ibrahim pernah bertanya kepada sang ayah tentang dari apa tuhan diciptakan. Lalu sang ayah menjawab, “Dari kayu-kayu pelepah kurma, dari kayu zaitun, dan dari gading. Hanya saja patung tidak memiliki nafas,” kata Azar ayah Ibrahim.

Lalu Ibrahim mengatakan,”Kalau tuhan tidak memiliki nafas, mereka juga tidak memiliki kehidupan. Bagaimana tuhan-tuhan ini bisa menghidupi manusia, bila mereka saja tidak bisa memiliki kehidupan. Mereka bukan tuhan, yah,” Kata Ibrahim.

Perkataan Ibrahim tersebut membuat ayah Ibrahim marah dan memukul Ibrahim. Tetapi Ibrahim bukanlah seorang yang lemah. Meski telah dipukul oleh ayahnya ia tetap ingin mengajak ayahnya ke jalan yang benar.

Suatu ketika Ibrahim di usir oleh sang ayah. Sebab, Ibrahim menghina berhala-berhala yang dibuat oleh ayahnya dan ia pun ketika itu mulai mencari Tuhan. Ibrahim sempat berpikir bahwa tuhan itu adalah bintang, matahari, dan bulan. Tetapi ketiganya selalu menghilang, dan ia berpikir bahwa itu bukanlah tuhan.

Akhirnya ia pun meminta Allah untuk menunjukan kekuasaannya. Permintaan tersebut dikehendaki oleh Allah dan Allah meminta Nabi Ibrahim menangkap empat ekor burung dan burung tersebut dipotong-potong, serta tubuhnya diletakkan di atas bukit yang terletak berjauhan.

Dengan izin Allah dan kuasanya empat ekor burung yang telah dipotong-potong tersebut beterbangan dan kembali dalam keadaan utuh. Ibrahim pun kaget dan percaya bahwa Tuhan itu adaah Allah.

#2. Nabi Ibrahim Merupakan Nabi yang Cerdas, Diplomatis, dan Pemberani

Nabi Ibrahim Merupakan Nabi yang Cerdas (silahturahim.co.id)
Nabi Ibrahim Merupakan Nabi yang Cerdas (silahturahim.co.id)

Kecerdasan Nabi Ibrahim terlihat ketika ia berhadapan dengan Raja Namrud. Seorang raja di Babilonia yang sangat musrik. Namrud menganggap dirinya adalah Tuhan, sebab ia menganggap kalau dirinya mampu menghidupkan seseorang yang sudah mati.

Lalu, kecerdasan Nabi Ibrahim ketika ia mengatakan kepada Namrud, jika ia bisa melakukan apapun seperti tuhan, Nabi Ibrahim menantang Raja Namrud dengan meminta Namrud untuk menerbitkan matahari dari barat.

Kecerdasan lainnya yakni ketika Nabi Ibrahim menghancurkan berhala-berhala milik kaum musrikin, dan ia pun menyisahkan satu berhala yang besar. Lalu para kaum musrik tersebut menanyakan Nabi Ibrahim siapa yang menghancurkan berhala tersebut.

Nabi Ibrahim pun menjawab : “Tanyakan saja kepada para berhala yang paling besar yng belum rusak. Tetapi para kaum musrik pun berujar “Bagaimana bisa kami bertanya kepada patung itu, bukankah dia hanya patung benda mati? Maka dijawab lagi oleh Nabi brahim dengan perkataan yang lebih tegas. “Jika sudah tahu itu adalah benda mati, mengapa kalian masih menyembahnya,” jelas Ibrahim.

#3. Nabi Ibrahim Nabi yang Sangat Taat Kepada Allah

Cerita Nabi Sulaiman
Nabi Ibrahim Merupakan Nabi yang Cerdas (sumberilmu.net)

Kita sudah sering mendengar ceramah dari para Ustad mengenai ketaatan luar biasa Nabi Ibrahim. Ia merupakan seorang Nabi yang harus ikhlas menyembelih anaknya Nabi Ismail. Padahal Nabi Ismail merupakan putra yang sudah ditunggu-tunggu oleh Ibrahim sejak lama.

Keyakinan menyembelih Ismail ketika ia sudah bermimpi sebanyak tiga kali diminta oleh Allah untuk menyembelih Ismail. Sebagai orang tua mungkin hal ini merupakan salah satu hal yang terberat. Bagaimana tidak, anak yang selama ini kita tunggu-tunggu dalam waktu yang cukup lama, kembali diminta oleh Allah dan dimintanya dengan cara menyembelih anak tersebut.

Karena yakin itu adalah perintah Allah, Ibrahim pun mengikhlaskan untuk menyembelih Ismail. Ismail pun ikhlas jika perintah tersebut memang benar datang dari Allah SWT. Inilah ketaatan luar biasa yang dimiliki oleh Nabi Ibrahim.

loading...

LEAVE A REPLY