Gulalives.co, Bogor – Maskapai penerbangan berbasis syariah pertama kalinya diluncurkan di Malaysia. Maskapai penerbangan yang menamakan dirinya dengan Rayani Air ini terbang perdana awal Desember 2015 lalu. Disebut maskapai syariah karena mengikuti prinsip-prinsip hukum Islam yang melarang minuman alkohol di atas pesawat, menyediakan hanya makanan halal dan pramugari/kru pesawat yang menggunakan jilbab.

Jaafar Zamhari, seorang Managing Director Rayani Air, juga menegaskan bahwa alkohol akan dilarang pada semua penerbangan Rayani Air dan kemungkinan penumpang tidak boleh berpakain ketat. “Ini adalah wajib bagi wanita Muslim awak kabin kami untuk mengenakan jilbab dan untuk non-Muslim untuk mengenakan seragam yang layak”, kata Mr Zamhari seperti dikutip media lokal Astro Awani. Rayani Air tidak tersedia untuk menjawab pertanyaan dari Telegraph Travel mengenai pakaian untuk penumpang non-Muslim, atau apakah makanan ringan non-halal yang dibeli sebelum naik pesawat akan diizinkan pada penerbanga atau tidak. Dalam situsnya, Rayani Air mengatakan bahwa pihaknya menyediakan “cemilan gratis untuk ucapan selamat datang termasuk” muffin lezat, jus buah dan kacang. Berikut adalah video Rayani Air

 

loading...

LEAVE A REPLY