6 manfaat penting perjanjian pranikah. Foto: fimela

Gulalives.co, JAKARTA – Perjanjian pranikah alias prenuptial agreement sejak lama telah dikenal di Barat, namun kurang begitu familiar di Indonesia. Namun begitu banyak seleb Tanah Air melakukan hal ini sebelum mereka melangkah ke pelaminan, masyarakat luas juga mulai mencari tahu perihal perjanjian pranikah ini.

Jadi, perjanjian pranikah  adalah kesepakatan yang dibuat sebelum menikah, dilakukan oleh calon suami dan juga calon istri. Biasanya perjanjian ini dibuat oleh notaris yang dipilih oleh kedua pasangan tersebut agar memiliki kekuatan hukum. Kemudian saat melangsungkan pernikahan perjanjian ini harus disahkan oleh Pegawai Pencatat Perkawinan yakni, KUA bagi yang beragama Islam, dan di Kantor Catatan Sipil bagi yang beragama non Islam.

6 manfaat penting perjanjian pranikah. Foto: gresnews
6 manfaat penting perjanjian pranikah. Foto: gresnews

Dengan membuat perjanjian pranikah bukan berarti kita terkesan mempersiapkan untuk bercerai, jika kita lihat secara bijak maka hal ini bukanlah sesuatu yang negatif karena ada 6 manfaat yang didapatkan bagi pasangan suami istri dengan membuat perjanjian pranikah. Ini dia manfaatnya dari membuat perjanjian pranikah:

1. Melindungi kekayaan.

Perjanjian pranikah ternyata bisa melindungi kekayaan kedua pasangan karena perjanjian pranikah dapat memastikan saat pasangan menikahimu bukan karena harta yang kamu miliki.

2. Melindungi kepentinganmu.

Perjanjian pranikah akan melindungimu karena memiliki aturan-aturan yang jelas sehingga di saat pasanganmu melakukan poligami maka perjanjian ini memastikan bahwa hartamu akan terlindungi dan tidak tercampur dengan perkawinan pasanganmu. Bahkan perjanjian pranikah dapat memastikan pemisahan harta peninggalanmu nantinya.

6 manfaat penting perjanjian pranikah. Foto: liveolive
6 manfaat penting perjanjian pranikah. Foto: liveolive

3. Membebaskanmu dari kewajiban ikut membayar utang pasangan.

Harta bersama tidak hanya mencakup harta bergerak dan tida bergerak, tetapi harta bersama ini juga meliputi semua utang yang dibuat oleh kedua pasangan baik itu sebelum menikah, bahkan selama menikah.

Jika salah satu dari pasangan suami istri memiliki utang (misalnya suami), maka istri berkewajiban juga untuk melunasinya. Namun jika salah satu pasangan memiliki utang yang banyak sebelum menikah dan tidak mau bertanggung jawab maka setelah menikah istri tidak bertanggung jawab atas utang tersebut. Dengan adanya perjanjian ini maka berlakulah prinsip “uang kamu, uang saya juga. Utangmu, bukan utang saya”.

4. Menjamin kepentingan usaha. Nah, usaha yang dijalani bersama merupakan harta bersama dan kedua pasangan berhak untuk menikmati hasil keuntungan dari usaha tersebut sekalipun terjadi perceraian. Kekayaan atas usaha ini harus dibagi secara adil termasuk harta kekayaan berdua yang didapat ketika menikah.

6 manfaat penting perjanjian pranikah. Foto: nu-lampung.or.id
6 manfaat penting perjanjian pranikah. Foto: nu-lampung.or.id

Dengan perjanjian pranikah maka akan fleksibel mengatur bila terjadi perceraian atau pernikahan berakhir, pasangan bisa melanjutkan berbisnis atau bermitra dan sebaliknya sesuai kesepakatan yang dibuat.

5. Menjamin berlangsungnya harta peninggalan keluarga. Perjanjian pranikah ini sangat menguntungkan karena harta warisan dari orangtua pasangan masing-masing berada di bawah penguasaan masing-masing pasangan dan dipastikan tidak akan berpindah tangan pada pasangan.

6. Menjamin kondisi keuanganmu. Perjanjian pranikah ini akan melindungi wanita yang tidak bekerja jika terjadi perceraian nanti karena sang istri berhak mengajukan tuntutan memberi nafkah dan biaya pendidikan anak, jumlah biaya hidup ini berdasarkan pertimbangan keputusan hakim.

Semoga berguna ya, Sobat Gulalives. (VW)

loading...

LEAVE A REPLY