Gulalives.co, Depok – Dalam beragam jenis pemberitaan selalu dikatakan jika Korea Utara adalah cerminan dari sebuah negara yang tidak berkemanusiaan. Hampir setiap berita yang kita cerna terhadap Korea Utara selalu berakhiran dengan kabar miring dan negatif.

Walaupun Korea Utara terkenal dengan kediktatoran pemimpin nya namun bukan berarti membuat semua hal benar-benar dibatasi, Korea Utara memang dikenal dengan banyak aturan yang diberlakukan kepada para rakyatnya. Jangankan untuk mendirikan tempat ibadah, menunjukkan diri dengan tanda pengenal agama tertentu saja bisa fatal akibatnya. Meskipun begitu, menurut kabar lainnya dikatakan ada beberapa agama yang masih bisa diberikan izin oleh pemerintahnya.
Kora Utara memang sedikit ketat dengan urusan agama karna terdapat aturan larangan tentang atribut hal yang berbau agama, namun demikian agama juga berjalan lancar disana. Salah satu agama besar di Korea Utara adalah Islam walaupun mayoritas penduduk Korea Utara adalah penganut agama Juche.
Islam adalah sebuah agama yang termasuk sudah diterima dengan baik. Berikut ini fakta Islam di Korea Utara yang perlu kamu ketahui:

1.  Agama yang Sangat Diterima di Korea Utara

islam di Korea2

Korea Utara masih menganut komunis sehingga melakukan aturan ketat terhadap yang namanya agama karna komunis sedikit sensitif soal agama, namun Islam seperti ada pengecualian karna saat ini penganut Islam di Korea Utara. Seiring berjalannya waktu, sedikit demi sedikit makin bertambah walaupun saat ini penganut agama Islam di Korea Utara hanya sekitar 1% saja.

Islam masuk dengan jalur diplomasi negara sahabat sehingga tidak ada tendensi untuk menjalan kan ibadah di Korea Utara dan memperbolehkan mereka untuk melakukan ibadah sesuai syariat nya.

2. Masjid Sudah Banyak Berdiri di Korea Utara

islam di korea

Walaupun saat ini islam di Korea Utara hanya sekitar 1% saja, namun pada fakta yang terjadi di Korea Utara terdapat bangunan mesjid yang cukup megah yang terletak di sudut kota PyongYang. Dengan tampilan kaligrafi yang indah dan ditambah dengan desain unik serta jamaah yang berlalu lalang di sekitar masjid untuk menjalankan aktifitas beribadah disana, rata-rata masjid di isi oleh jamaah yang sedang bertandang ke Korea Utara.

3. Idul Fitri Merupakan Aktifitas yang Legal dan diakui Pemerintah

Walaupun saat ini Islam di Korea Utara hanya sekitar 1% saja, namun pada fakta yang terjadi Islam mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah. Dalam sebuah pemberitaan dikatakan jika negara Korea Utara ternyata selalu menjungjung tinggi toleransi antar umat beragama.

Salah satunya yang sudah sering dilakukan oleh kedutaan RI ketika melakukan berbagai macam kegiatan dan juga acara keislaman. Seperti acara Nuzurul Quran sampai dengan acara paling akbar Idul Fitri.
Dalam prakteknya pemerintah Korut tidak melarang dan menanggapi perayaan tersebut dengan baik. Hal tersebut bisa menjadi bukti jika Korea Utara sebenarnya tidak seperti yang selama ini kita bayangkan.

4. Korea Utara tidak Membatasi Kebebasan Beragama

Kim Jong Un

Segala tindak dan aktifitas rakyatnya adalah harus sesuai dengan aturan yang berlaku, salah satu bukti bahwa semua harus sesuai aturan berlaku yang paling konyol adalah mengenai potongan rambut. Di Korea Utara dalam urusan potongan rambut saja wajib dikontrol pemerintah seperti para pria harus memotong rambut sesuai dengan model yang ada pada pemimpin mereka Kim Jong Un.
Namun walaupun ketat dan keras, ternyata Korea Utara membebaskan rakyatnya untuk memeluk agama apapun. Dikutip dari sebuah halaman resmi pemerintah Korut, Kim mengatakan, “Upaya untuk merusak Korut dengan fitnah adalah tindakan tidak masuk akal dengan menyebut di Korut tidak ada kebebasan beragama. Itu benar-benar tidak masuk akal. Sepenuhnya, kami menjamin kebebasan berkeyakinan setiap warga negara.” Kim Jong Un memberikan statement ini setelah Departemen Luar Negeri AS mengatakan jika Korut tidak menjamin kebebasan beragama di negaranya.
Itulah yang terjadi keberadaan Islam di Korea Utara. Semoga informasi ini dapat menambah khazana islam kita semua.

LEAVE A REPLY