cara ternak kroto
cara ternak kroto

Gulalives.co, Jakarta – Apa itu kroto? untuk yang belum mengetahuinya kroto adalah campuran telur dan larva yang dihasilkan oleh semut rangrang. Budidaya kroto semakin populer karena harga jual kroto terbilang tinggi, meskipun berfluktuatif.

Jauh sebelum permintaan membludak, kroto diperoleh dari perburuan di alam bebas. Lama kelamaan keberadaan kroto makin langka. Budidaya kroto dipandang sebagai jalan keluar untuk mendapatkan kroto dalam jumlah banyak dan kontinyu.

Tidak semua jenis semut bisa dibudidayakan dan menghasilkan kroto yang digunakan sebagai pakan burung atau ikan. Semut rangrang yang telah berhasil dibudidayakan secara meluas adalah jenis Oecophylla smaragdina. Habitat semut rangrang ini tersebar mulai dari Asia hingga ke Australia bagian utara.

Dalam sistem budidaya, semut rangrang bisa hidup dalam sarang buatan. Sarang atau kandang untuk semut rangrang bisa di buat dari paralon, bambu, toples, dan lain sebagainya. Adapun langkah-langkah persiapan untuk budidaya kroto adalah sebagai berikut :

Mempersiapkan bibit koloni

cara ternak kroto
cara ternak kroto

Bibit koloni untuk budidaya kroto dapat diperoleh dari hasil tangkapan di alam atau membelinya dari petani lain. Ada kiat-kiat tersendiri untuk mendapatkan bibit koloni dari alam.
Apabila kesulitan mendapatkan bibit koloni dari alam, kita bisa membeli bibit kroto pada pembudidaya lain. Bibit kroto biasanya di jual dalam kemasan stoples atau botol plastik bening. Harganya cukup mahal, satu botol plastik berukuran 1 liter harganya sekitar 150-200 ribu rupiah.

Membuat kandang

cara ternak kroto
cara ternak kroto

Membuatnya mudah, tinggal memotong paralon dengan panjang yang sama. Kemudian susun dalam rak, media langsung bisa digunakan. Media tahan lama, bisa untuk 5-10 tahun.

Paralon umumnya gelap atau kedap cahaya, tetapi kedua sisinya terbuka. Lingkungan yang baik untuk semut rangrang yang membutuhkan intensitas cahaya sekitar 0, 01-0, 06 lm/m2 saja.

Karena bentuknya silinder, apabila disusun dengan baik posisinya akan saling menguatkan dan tidak mudah berpindah. Lebih mudah dalam pemanenan dan meminimalkan kematian koloni pasca panen. Dan mudah dibersihkan.

Menebarkan bibit koloni

cara ternak kroto
cara ternak kroto

Setelah rak dan pipa paralon untuk kandang selesai disiapkan, langkah selanjutnya adalah meletakkan koloni semut rangrang. Paralon adalah media budidaya kroto yang sangat praktis. Tidak seperti toples atau media yang lain yang harus disiapkan, media paralon cukup disusun di atas rack, segera dapat dipakai.

Kemudian sediakan pakan dan air gula di sekitar sarang tersebut . Semut rangrang dengan sendirinya akan berkeliaran dan mulai masuk dalam tumpukan paralon untuk bersarang. Setelah semut kerasan tinggal di kandang, selanjutnya tinggal memberikan perawatan teratur agar koloni menghasilkan kroto dengan maksimal.

Pemberian pakan

cara ternak kroto
cara ternak kroto

Gunakan tatakan, bisa dari piring plastik atau wadah lain yang bentuknya ceper. Letakan bahan makanan dalam wadah tersebut, misalnya ulat hongkong, belatung, daging ayam atau tulang belulang. Wadah diletakkan pada rak disamping sarang semut.

Jika menggunakan pakan hidup yang dapat melompat, misalnya jangkrik. Hendaknya lumpuhkan terlebih dahulu supaya tidak kabur. Atau dapat pula dimasukkan langsung pada sarang semut.

Sebagai sumber gula, gunakan tatakan kecil untuk tempat air yang telah dicampur dengan gula pasir. Larutkan 1-2 sendok gula pasir pada sekitar 200 ml air bersih. Biasanya air larutan gula akan habis dalam 2-3 hari, tergantung pada jumlah koloni.

Memanenan kroto

cara ternak kroto 4

  • Siapkan wadah berbentuk baskom atau ember plastik.
  • Siapkan juga saringan dari kawat ram, letakkan dalam baskom tersebut .
  • Gunakan sarung tangan karet untuk menghindari gigitan semut.
  • Ambil media atau sarang dan tumpahkan isinya ke dalam baskom yang sudah diberi saringan kawat ram. Kroto akan jatuh ke dasar baskom sedang semutnya akan tersaring.
  • Bersihkan media paralon dan letakkan kembali kawat ram yang berisi semut pada rak.
loading...

LEAVE A REPLY