www.syashop.com

Gulalives.co, Depok – Tampil cantik merupakan dambaan setia perempuan di dunia ini. Mereka akan memakai pakaian yang bagus, berdandan, menata rambut, bahkan mewarnai kuku mereka. Para perempuan pasti sangat suka memakai cat kuku untuk meningkatkan rasa percaya dirinya. Karena cat kuku dianggap dapat mempercantik tampilan kuku mereka dengan berbagai warna. Warna-warna tersebut juga dapat disesuaikan dengan pakaian yang mereka gunakan atau acara apa yang akan dihadiri. Namun tahukah Anda, bahwa cat kuku ini ternyata mengandung zat kimia yang berbahaya.

1. Toluene

id.wikipedia.org
id.wikipedia.org

Zat Toluene ini adalah sebagai bahan pelarut yang akan membuat cat kuku teresebut menjadi terlihat menarik dan olesannya akan menjadi lebih halus. Memang menarik sih, namun ternyata dapat berbahaya lho. Karena Toluene ini dapat menguap dan aromanya bisa terhirup ketika Anda sedang mengoleskan cat kuku. Bahaya yang ditimbulkan adalah dapat menimbulkan iritasi mata, pusing, mudah lupa hingga mempengaruhi system saraf.

2. Formaldehyde (formalin)

blog.lakupon.com
blog.lakupon.com

Formalin ini digunakan dalam cat kuku sebagai bahan pengawet cat kuku agar dapat bertahan dalam waktu yang lama. Namun berhati-hatilah, karena jika zat ini terhirup secara langsung oleh paru-paru manusia, maka akan berakibat menimbulkan kerusakan kulit, sakit kepala bahkan memicu kanker karena bahan tersebut merupakan zat yang karsinogen.

3. Etil asetat

goshopkutekmurah.blogspot.com
goshopkutekmurah.blogspot.com

Etil asetat dalam cat kuku, berfungsi sebagai pengering dan penguat cat kuku. Tapi zat ini juga sama berbahayanya dengan zat sebelumnya, karena zat ini bisa menembus kulit dan dapat terhirup saat cat kuku sedang dioleskan. Jika aroma zat ini terlalu sering dan banyak terhirup, dampak yang akan ditimbulkan dalam jangka panjang akibat zat ini adalah menimbulkan kerusakan paru-paru, jantung, hati, dan ginjal.

4. Butyl asetat

papasemar.com
papasemar.com

Zat butyl asetat ini adalah zat yang fungsinya sebagai pelarut di dalam cat kuku, dapat memberikan efek kilau dan mencegah cat kuku menjadi retak saat dipakai. Zat ini juga dapat membahayakan karena bisa menimbulkan efek iritasi pada mata, kulit dan juga paru-paru.

5. Dibutyl phthalate

www.syashop.com
www.syashop.com

Zat ini adalah zat yang paling berbahaya yang berada dalam cat kuku, karena zat ini akan mampu menembus dan dapat terserap oleh kulit, sehingga akan mempengaruhi siklus pubertas awal pada perempuan, cacat seksual hingga masalah perkembanga janin.

Duh, serem juga ya. Niatnya ingin tampil cantik dengan riasan kuku menggunakan cat kuku, eh ternyata malah banyak zat berbahaya terkandung di dalamnya. Mungkin beberapa orang belum mengetahui hal ini. Namun jika Anda sudah mengetahuinya, sebaiknya segera hindari ya pemakaian cat kuku tersebut, apalagi jika Anda senang mengganti warna cat kuku tiap minggunya. Selain itu jangan gunakan acetone atau pembersih cat kuku melebihi dua kali dalam sebulan ya, karena efeknya akan membuta kuku Anda menjadi kering dan buruk juga bagi kesehatan. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY