Gulalives.co, WONOSOBO – Untuk para pemudik yang menuju ke Jawa Tengah, jangan lupa mampir ke tempat satu ini. Panorama alam yang indah dan kesejukkan udara yang  dapat memanjakan siapapun yang datang mengunjunginya menjadi ciri khas kabupaten Wonosobo.

Daerah yang diapit oleh Gunung Sumbing dan Sindoro ini ternyata tidak hanya menyajikan keindahan alamnya, tapi ternyata menyimpan segudang makanan khas yang unik dan membuat lidah terus bergoyang.

Olahan makanan khas ini kebanyakan merupakan makanan olahan yang sebagian besar bahan dasarnya hanya dapat ditemukan di Wonosobo. Inilah yang menjadi keunikkan makanan khas Wonosobo daripada oleh-oleh lain di nusantara. Berikut kami sajikan untuk anda.

1. Carica

Manisan Buah Carica
Manisan Buah Carica

Buah yang masih satu rumpun dengan pepaya ini konon ceritanya dikenal dengan sebutan buahnya para dewa. Ini karena buah yang memiliki nama latin Vasconcellea Cundinamarcensi hanya tumbuh di dataran tinggi dieng dan konon tidak tumbuh di dataran tinggi manapun di nusantara. Buah ini diolah menjadi manisan dan dijual di toko oleh-oleh sepanjang jalan Wonosobo. Menurut saran warga sekitar, buah carica memang jangan dikonsumsi langsung namun perlu diolah terlebih dahulu. Selain manisan carica yang sudah jadi, anda juga bisa memperoleh buah mentahnya di pasar-pasar tradisional sekitar Wonosobo meskipun dalam jumlah terbatas.

2. Kacang Dieng

IMG_4746Kacang Dieng berasal dari tumbuhan sejenis kacang-kacangan yang hanya tumbuh di dataran tinggi Dieng. Keunikan kacang ini terletak pada bentuk dan rasanya. Kacang dieng berbentuk besar dan melebar hampir seperti kacang mete yang terbelah namun  ditengahnya berwarna hitam. Kacang Dieng termasuk jenis kuliner yang wajib anda coba jika berkunjung ke Wonosobo. Rasanya yang gurih juga mengandung nilai gizi tinggi membuat anda ketagihan. Kacang dieng akan mudah ditemukan disekitar toko oleh-oleh sepanjang Wonosobo.

3. Mie Ongklok

ongklok5Kata Ongklok sebenarnya berasal dari nama alat bantu untuk merebus mi ini yang berbentuk keranjang kecil dari anyaman bambu yang dipakai untuk membantu perebusan. Komposisi mie Ongklok terdiri dari mie kuning yang dicampur dengan irisan kubis ditambah dengan daun kucai. Perbedaan yang cukup mencolok antara mie ongklok dengan mie yang lain adalah terletak pada kuahnya. Kuah mie ongklok merupakan campuran rempah yang diolah dengan adonan tepung tapioka yang sudah diencerkan. Sehingga kuah mie ongklok sangatlah kental. Anda dapat menikmati mie ongklok dengan sajian sate ayam atau sate kelinci.

4. Nasi Megono

111Nasi megono sudah sejak lama menjadi sajian kesukaan bagi warga Wonosobo saat sarapan pagi. Biasanya Nasi Megono akan mudah ditemukan saat ada agenda gotong royong, pengajian akbar atau acara selamatan. Sego megono memang merupakan makanan khas yang merakyat. Harganya pun sangat murah kisaran dari Rp.3000 – Rp.5000. Anda akan menemukan makanan ini dengan mudah dipagi hari. Biasanya banyak penjual yang menjajakannya dipinggir jalan dan gang-gang. Nasi megono merupakan nasi yang  dicampur dengan campuran parutan kelapa, rebon dan irisan tipis daun kobis hijau yang direbus. Rasanya yang gurih dan nikmat dilidah ini akan terasa nikmat apabila dicampur dengan tempe kemul.

5. Tempe Kemul

miDinamai tempe kemul karena tempe ini digoreng dengan berselimutkan adonan tepung. Bedanya dengan mendoan tempe kemul sedikit lebih banyak tepungnya dan digoreng hingga kering, sehingga lebih keras dibanding mendoan. Selain itu warna tepungnya juga berbeda karena berwarna kuning kecoklatan. Hal ini disebabkan adonan tepung dicampur dengan kunyit dan potongan daun kucai. Rasanya pun berbeda dengan tempe mendoan biasa.

6. Geblek

gemblekGeblek merupakan gorengan sejenis cireng yang biasa disandingkan dengan tempe kemul. Bedanya, Geblek merupakan makanan yang dibuat dengan tepung tapioka. Adonan dibentuk seperti angak delapan kemudian digoreng. Paling enak, geblek dimakan ketika hangat dan tidak cocok disandingkan sebagai lauk ketika makan.

7. Dendeng Gepuk

dendengragiMakanan ini terbuat dari daging sapi pilihan. Makanan ini sangat cocok disantap sebagai lauk makan. Agar lebih nikmat saat menyantap makanan yang satu ini, ambillah nasih hangat dan sandingkan dengan sambal bajak. Biasanya dendeng gepuk dijual di pusat oleh-oleh khas Wonosobo yang ada di sekitar pusat  kota. Harganya cukup murah, mulai dari sekitar Rp 100.000/kotaknya

8. Keripik Jamur

keripik-jamurKeripik Jamur merupakan makanan khas Wonosono yang berbahan dasar jamur. Daerah yang lembab membuat Wonosobo ditumbuhi subur tanaman jamur. Bukan hanya rasanya yang enak,  Keripik Jamur mengandung kadar protein lebih tinggi jika dibandingkan dengan beras dan gandum. Keripik Jamur juga mengandung sembilan jenis Asam amino esensial, yang lebih menarik Jamur dikenal sebagai makanan yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

9. Purwaceng

kalau-secangkir-purwaceng-masih-kurang-coba-bawa-pulang-satu-bungkusPurwaceng merupakan tanaman yang dipercaya daat meningkatkan vitalitas. sebenarnya tanaman ini adalah tanaman obat yang diolah oleh masyarakat dataran tinggi Dieng diolah menjadi minuman kesehatan. Masyarakat setempat seringkali menikmati hangatnya Purwaceng di pagi hari.

Selain itu Purwaceng juga berkhasiat menghangatkan tubuh, saraf dan otot, menghilangkan masuk angin dan pegal linu, melancarkan buang air kecil, obat analgetika (menghilangkan rasa sakit), menurunkan panas, obat cacing, antibakteri serta anti kanker. (DP)

LEAVE A REPLY