Menjaga Kebugaran Pasca Mudik Lebaran
Menjaga Kebugaran Pasca Mudik Lebaran

Gulalives.co, SEMARANG – Sebentar lagi, momentum mudik Lebaran akan segera hadir. Nah, bagi Anda yang akan mudik dari arah Jakarta melewati jalur pantura di Jawa yang melewati Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, silahkan disimak 12 tempat singgah rekomendasi Gulalives.co di sepanjang pantura Jawa. Check it out.

1. Batik Trusmi, Cirebon

trusmiBatik Trusmi berada di Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Cirebon, Jawa Barat. Saat musim mudik Lebaran atau liburan kampung pengrajin batik ini ramai dikunjungi wisatawan. Di Kampung Batik Trusmi pelancong akan disuguhkan beragam model batik dengan corak batik pesisir. Untuk urusan harga, batik Trusmi juga cukup bersahabat. Dengan membayar mulai dari Rp 25.000 sampai Rp 300 ribu, Anda sudah bisa membawa batik Trusmi sebagai cinderamata untuk keluarga di kampung halaman.

Pemudik yang menuju daerah Jawa Tengah dan sekitarnya, bisa menemukan Kampung Batik Trusmi bila melewati jalur Kota Cirebon. Dari jalan Tol Kanci yang ke arah Jawa Tengah, ataupun pertigaan Palimanan, Anda belok kiri ke arah Kota Cirebon. setelah bertemu perempatan Plered, Anda belok kiri lagi. Nah, kalau sudah melihat toko-toko batik di kanan dan kiri jalan, berarti Anda sudah sampai di Kampung Batik Trusmi.

2. Pantai Alam Indah, Tegal

Pantai Alam Indah via CBnex.com
Pantai Alam Indah via CBnex.com

Memasuki daerah Tegal, Jawa Tengah, bila merasa lelah Anda bisa singgah sejenak di Pantai Alam Indah. Destinasi wisata dekat pusat Kota Tegal ini memiliki letak yang sangat strategis karena berada dalam jalur Pantura.

Salah satu dari jejeran Pantai Utara ini, menyediakan panorama pantai yang apik. Deburan ombak yang besar dari Laut Jawa menjadi latar belakang yang memesona.

Anda bisa bersantai di pinggir pantai, sambil mengendorkan otot-otot tubuh saat melakukan perjalanan menuju kampung halaman. Banyak hal yang bisa pelancong lakukan di sini, mulai dari bersantai di pinggir pantai, berenang, sampai bermain perahu menjelajah Pantai Alam Indah.

Sesuai namanya, Pantai Alam Indah, Tegal, Jawa Tengah ini memang sangat indah. Pasir pantainya memang tidak putih, tetapi ombaknya yang relatif kecil cukup aman untuk sekadar bermain. Panoramanya pun tak kalah cantik dengan pantai lainnya yang berada di sepanjang pantai utara Pulau Jawa. Hamparan laut yang luas dan berpadu dengan birunya langit, mampu memanjakan mata.

3. Pantai Widuri, Pemalang

Pantai WIduri via pemudapemalang.blogspot.com
Pantai WIduri via pemudapemalang.blogspot.com

Pantai Widuri merupakan salah satu destinasi wisata di Desa Widuri atau sebelah utara jalur arteri Pantura, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Tidak hanya sekadar pantai, di lokasi ini juga tersedia beragam wahana permainan.

Tidak kalah dengan Ancol di Jakarta, destinasi Pantai Widuri dilengkapi dengan water slide dengan ketinggian 13 km dan wahana Kids Water Playground. Dengan hanya membayar tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang, Anda bisa beristirahat sambil bermain di Pantai Widuri sebelum tiba di kampung halaman.

4. Wisata Batik, Pekalongan

Museum Batik via tempat wisata daerah
Museum Batik via tempat wisata daerah

Ini merupakan surga para pemburu batik. Anda dapat menuntaskan keinginan belanja batik di Pekalongan. Kota yang memang sangat tersohor dengan kerajinan batik tulis dengan warna-warna yang mengundang untuk dimiliki.

Pemerintah kota pun, kian memanjakan para wisatawan dengan sentra batik. Rasanya memang wajib, berhenti untuk ikut merasakan budaya batik di sini. Beberapa tempat yang dapat dikunjungi adalah, kampung batik Pesidon, Kauman, Binagriya, Buaran, dan Degayu.

Menyusuri setiap sudut desa, ikut belajar bersama dengan para pembatik, atau hanya sekedar melihat sambil menikmati setiap torehan lilin yang digunakan untuk memberikan motif. Dijamin Anda akan langsung jatuh cinta dan semakin menjiwai batik.

Jika membuat sehelai batik tidak hanya sekedar mempekerjakan canting untuk menggambarkan motif, tapi juga memberikan roh pada setiap helainya. Tidak heran jika batik-batik ini terlihat menawan dan sakral. Kain yang wajib ditenteng saat Anda keluar dari kota batik ini adalah batik motif Jlamprang. Batik dengan motif geometris pada bagian depannya.

 

5. Masjid Agung, Semarang

masjid agung di jawa tengah
bangunan indah masjid agung jawa tengah via yukpiknik.com

Semarang sudah menanti Anda. Kota yang sarat dengan bangunan-bangunan peninggalan Belanda ini memang terik. Namun di salah satu sudutnya menyelipkan kesejukan. Sisi Timur Semarang, dimana sebuah bangunan masjid berada. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang dibangun dengan akulturasi gaya bangunan Jawa, Arab, dan Yunani.

Di depan masjid, Anda akan disambut dengan prasasti raksasa yang konon memiliki berat 7,8 ton. Prasasti ini terbuat dari batu alam yang diambil dari lereng Gunung Merapi. Di pelatarannya, terdapat enam payung, yang juga raksasa. Payung-payung ini memiliki mesin kontrol otomatis yang dapat membuka atau menutup payung. Ini seperti membawa Anda merasakan kemegahan masjid Nabawi di Madinah.

Yang paling menarik dari Masjid ini adalah Menara al Husna, dengan ketinggian mencapai 99 meter. Sebuah menara kokoh yang melambangkan kejayaan Islam. Di dalamnya terdapat sebuah studio radio dakwah dan museum kebudayaan Islam.

Bagi pengunjung yang ingin berbuka puasa di sini, Anda tinggal naik ke lantai 18. Sebuah kafe muslim yang menyajikan berbagai masakan sesuai lidah Anda. Uniknya, kafe ini dapat berputar 360 derajat.

6. Lawang Sewu, Semarang

Lawang Sewu
Lawang Sewu

Mempunyai waktu yang lebih saat perjalanan mudik Lebaran? Saat melintasi Kota Semarang, Anda bisa memilih untuk menghindari masuk jalan tol dan memilih jalur dalam kota.

Dengan begitu, Anda bisa menyempatkan diri untuk bertandang ke Lawang Sewu. Lawang Sewu atau Seribu Pintu merupakan bekas bangunan kolonial Belanda. Bangunan bersejarah yang juga menjadi ikon Kota Semarang berada di daerah Simpang Lima. Selain sejarahnya, keindahan arsitekturnya menjadikan Lawang Sewu sebagai destinasi wisata favorit.

7. Pusat Kuliner Pandanaran, Semarang

pandanaranMendekati ujung dari Jalan Pandanaran terdapat beragam macam oleh-oleh khas dari  Kota Semarang, mulai dari jualan Bandeng Presto, Wingko Babat, Lunpia, dan lain sebagainya. One stop service oleh-oleh makanan ada di sekitar jalan ini.

Mendekati ujung dari Jalan Pandaran dan mendekati Tugu Muda, ada juga Toko Roti yang cukup terkenal, Toko Roti Holland. Di dalam toko ini ada beragam roti khas olahan dari tempat ini, yang mempunyai citarasa khas ala roti Holland.

8. Menara Kudus dan Makam Sunan Kudus

menara kudusMenara Kudus merupakan bangunan yang terbuat dari tumpukan batu bata. Sedangkan atapnya berbentuk limas berbahan kayu. Bangunan Menara Kudus ini dibuat bertingkat-tingkat. Ada di beberapa bagian terdapat keramik dengan bentuk piring ditempel yang konon didatangkan dari tiongkok. Dari cerita masyarakat sekitar, gapura tersebut dibawa oleh Sunan Kudus Syech Jakfar Shodik yang berasal dari kerajaan Majapahit.

Menara Kudus tersebut terletak di depan Masjid Al Aqsha, bangunan tersebut masih dimanfaatkan sebagai penanda waktu telah datangnya shalat. Setiap waktu shalat tiba, petugas masjid menabuh beduk yang berada di bagian atas menara. Selain terdapat masjid, di kawasan Menara Kudus ini, juga terdapat Makam Sunan Kudus. Makam dan Menara Kudus, hingga sekarang masih dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.

9. Goa Maharani, Lamongan

Goa-Maharani-Maharani-Zoo-GoaSaat kendaraan Anda memasuki Kecamatan Paciran, Jawa Timur yang berada di tepi jalur utama Pantura atau Jalan Raya Daendels, di Lamongan terdapat gua kapur yang sangat indah, bernama Goa Maharani. Goa ini memiliki stalaktit dan stalagmit yang sampai sekarang masih tetap tumbuh sepanjang satu centimeter setiap 10 tahun sekali.

Menurut cerita, Goa Maharani merupakan gua terbaik karena keelokannya yang dapat disandingkan dengan Goa Altamira di Spanyol, Gua Mammoth di Amerika Serikat, dan Gua Coranche di Perancis. Tak jauh dari Gua Maharani terdapat makam Sunan Drajat dan makam Sunan Sendang Duwur, keduanya merupakan penyebar agama Islam di Pulau Jawa.

10. Wisata Bahari Lamongan, Lamongan

wblTidak hanya Goa Maharani, Lamongan juga memiliki kawasan Wisata Bahari Lamongan. Destinasi yang dikenal dengan sebutan WBL ini berada di jalur Pantura Surabaya-Tuban.

Dalam lokasi ini, terdapat beberapa wahana unggulan yang bisa dinikmati, antara lain Istana Bawah Laut, Gua Insectarium, Space Shuttle, Anjungan Wali Songo, Texas City, Paus Dangdut, Tembak Ikan, Rumah Kaca, serta Istana Bajak Laut. Untuk memasuki Wisata Bahari Lamongan, pelancong dikenakan tiket masuk sebesar Rp 50.000 per orang pada hari biasa dan Rp 60.000 pada hari Jumat sampai Minggu serta libur nasional.

11. Telaga Ngipik Gresik

telaga ngipikTahukah anda kota Gresik? Kota ini yaitu satu diantara lokasi industri paling repot di Jawa Timur, seperti Banten, yang populer panas serta sumpek. Namun, kota ini nyatanya menaruh satu kelebihan sendiri. Ada satu oase berbentuk ruangan terbuka hijau serta pemandangan telaga yang menawan di dalam kota Gresik.

Lokasi ini bernama Telaga Ngipik yang sering digunakan warga untuk istirahat sesaat dengan beraktivitas memancing atau sebatas jalan-jalan. Telaga cantik ini yaitu sisa galian tambang pabrik semen lho.

12. Monumen Kapal Selam Surabaya

kapal selamSaat sampai di Surabaya, janganlah lupa juga untuk menjelajahi isi kapal selam betulan di Monumen Kapal Selam. Kapal selam raksasa yang anda saksikan nanti bukanlah kapal selam yang tengah beroperasi, tetapi kapal selam yang telah pensiun. Nama kapal selamnya KRI Pasopati 410.

Kapal ini adalah kapal selam buatan Rusia yang mengabdi pada Angkatan Laut RI mulai sejak th. 1962. Besar sekali ya kapalnya. Anda dapat lihat isi kapal selam ini, serta melihat video dokumenter yang bercerita peristiwa KRI Pasopati 410 dan Angkatan Laut RI. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY