Zakat (Baznaz.go.id)

Gulalives.co, Depok– Indonesia memiliki cukup banyak Lembaga Amil Zakat (LAZ). Mereka selalu melakukan program yang bermanfaat bagi masyarakat yang kurang mampu. Saking banyaknya LAZ di Indonesia, tidak semua LAZ berjalan sesuai dengan aturan yang diterapkan oleh Pemerintah.

LAZ di Indonesia merupakan sebuah organisasi yang berdiri atas keinginan masyarakat Indonesia. Mereka menghimpun dan melakukan pendayagunaan zakat dari masyarakat. LAZ sebagai organisasi didirikan untuk menggerakan dakwah, pendidikan, sosial, dan kemaslahatan umat Islam.

Ketika ingin mendirikan LAZ, LAZ tersebut harus mendapatkan persetujuan dari menteri agama atau pejabat yang ditunjuk oleh menteri. Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) RI No 23 tahun 2011 pasal 18 ayat 1, tentang Lembaga Amil Zakat.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakatnya dengan menggunakan LAZ, pastikan dahulu beberapa hal yang harus diketahui sebelum menyalurkan zakat Anda. Sudah pasti Anda tidak akan ingin jika menyalurkan zakat di LAZ yang ilegal. Jika ingin mengetahui LAZ tersebut legal atau ilegal, Anda harus mengetahui 7 hal berikut ini.

#1. Legalitas Lembaga

Setiap LAZ seperti yang disebutkan dalam UU RI NO 23 Tahun 2011 pasal 18 ayat 1 bahwa harus mendapat izin dari menteri. Izin tersebut akan keluar bilamana LAZ sudah memenuhi sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang mengelola bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.

Lalu LAZ harus berbentuk lembaga berbadan hukum dan mendapatkan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), memiliki pengawas syariat, memiliki kemampuan teknis, administratif, dan keuangan untuk melaksanakan kegiatan zakat, bersifat nirlaba. Yang paling wajib dalam LAZ adalah memiliki program untuk mendayagunakan zakat bagi kesehjahteraan umat, dan siap untuk diaudit syariat dan keuangan secara berkala.

#2. Layanan Amil

Layanan amil adalah bagaimana LAZ mengumpulkan dana zakat dari para muzakki untuk disalurkan kepada mustahiq. Layanan amil akan sangat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap LAZ tersebut. Selain itu, masyarakat pun akan melihat bagamana penyaluran zakat kepada para mustahiq, sesuai dengan syariat Islam atau tidak.

Para amilin dari LAZ biasanya melakukan sistem jemput bola. Sehingga para muzakki yang ingin menyalurkan zakatnya dapat bertatap muka secara langsung kepada para amilin zakat. Dan amilin zakat wajib mendoakan orang-orang yang telah menggeluarkan zakatnya.

Proses layanan amil zakat akan mempengaruhi kinerja LAZ itu sendiri. Dengan adanya layanan amil, maka para muzakki pun akan lebih percaya untuk menyalurkan zakat kepada LAZ yang memiliki program yang baik dalam mengelola hasil dari pengumpulan zakat tersebut.

#3.Nishab dan Bukti Setor Zakat

Nishab merupakan ukuran yang telah ditetapkan oleh Syari untuk menjadi pedoman ia menggeluarkan zakat. Jika seseorang yang memiliki zakat dan telah mencapai nishab atau lebih, maka mereka diwajibkan untuk menggeluarkan zakat.

Sehingga setiap LAZ harus memastikan apakah muzakki tersebut sudah wajib menggeluarkan zakat atau belum. Syarat menggeluarkan zakat adalah dengan melihat harta yang di zakati harus di luar kebutuhan yang telah dipenuhi seseorang, dan harta yang di zakati telah berjalan selama satu tahun.

Bukti setor zakat pada LAZ juga harus ada.bukti tersebut harus menjadi acuan Anda untuk mengetahui mengenai legalitas lembaga zakat yang ingin Anda gunakan jasanya untuk menggeluarkan zakat Anda.

#4. Transparansi Pengelolaan

Transparansi pengelolaan merupakan sebuah pertanggungjawaban lembaga zakat yang harus dilaporkan kepada publik. Tranparansi ini berupa total penerimaan zakat, berapa penyalurannya, kemana saja amil membelanjakan haknya, serta bagaimana validitas dan keberadaan bukti-bukti pendukung secara administratif. Pertanggungjawaban ini akan menjadi alat yang meyakinkan publik mau berzakat kepada LAZ tersebut atau tidak.

#5. Manfaat Zakat Bagi Mustahiq

Sebelum Anda menyalurkan zakat Anda kepada LAZ, Anda harus mengetahui manfaat apa yang akan diperoleh oleh mustahiq dari dana zakat yang Anda salurkan melalui LAZ. Biasanya manfaat tersebut telah tertera di program LAZ. Biasanya manfaat terdiri dari untuk meringankan beban mustahiq, dan dapat mengubah keadaan mustahiq. Dengan modal zakat mustahiq tersebut dapat memutarkan dana tersebut untuk kehidupan mereka.

#6. Pelaporannya

Pelaporan zakat harus selalu dikeluarkan oleh LAZ setiap bulan maupun setiap tahun. LAZ wajib menyampaikan laporan pelaksanaan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya kepada BAZNAS dan pemerintah daerah secara berkala.

#7. Audit Syariah LAZ

Audit syariah merupakan salah satu audit yang dilakukan oleh Kemenag melalui BAZNAS terhadap seluruh LAZ yang ada di Indonesia. Biasanya audit ini untuk mengetahui kredibiltas dan tepat atau tidaknya penyaluran zakat yang dilakukan oleh LAZ tersebut.

Ketujuh hal tersebut harus Anda perhatikan sebelum membayar zakat ke LAZ. Salah satu LAZ yang sudah berpengalaman seperti IZI (Inisiatif Zakat Indonesia) yang telah memiliki reputasi sangat baik dalam mengelola zakat dari pada Muzakki selama 16 tahun.

IZI sangat mendorong potensi zakat yang ada di Indonesia. Sehingga dana zakat yang Anda salurkan melalui IZI akan tepat sasaran dan sesuai dengan syariah. IZI memiliki program unggulan dalam menyalurkan dana zakat seperti program Dai penjuru negeri, Rumah Singgah, Bina Mualaf, Pusat Inkubator Kemandirian, Beasiswa, dan Latahzan.

loading...

LEAVE A REPLY