Banyak hal yang hanya bisa dilakukan oleh para jomblo. Foto: youthconnect.in

Gulalives.co, SEMARANG – Para peneliti terus melakukan study lebih banyak tentang hubungan antara genetika dan tingkat kebahagiaan. Meskipun sulit untuk memastikan apakah ada hubungan sebab akibat antara gen dan kebahagiaan seseorang, namun ada beberapa penelitian psikologi menarik tentang hal itu.

Banyak hal yang hanya bisa dilakukan oleh para jomblo. Foto: dailytelegraph
Banyak hal yang hanya bisa dilakukan oleh para jomblo. Foto: dailytelegraph

Menurut American Psychological Association telah menerbitkan sebuah studi yang meneliti DNA partisipan dan reaktivitas emosianal mereka secara keseluruhan. Secara khusus, mereka mengamati gen 5-HTTLPR, yang diyakini ilmuwan memainkan peran dalam transmisi serotonin—hormon yang terkait erat dengan depresi dan kecemasan.

“Temuan ini menunjukkan bahwa sepertinya ada interaksi kecil tapi signifikan antara gen transporter serotonin dengan stres dan depresi,” ujar Srijan Sen, seorang psikiatri di University of Michigan Health System. Sen dan rekan-rekannya menganalisis 54 studi yang membahas tentang hubungan depresi dan gen 5-HTTLPR, dilansir dari laman Livescience, Rabu (22/6/2016).

Jomblo bahagia. Foto: huffingtonpost
Jomblo bahagia. Foto: huffingtonpost

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa alel pendek 5-HTTLPR lebih rentan terhadap depresi. Sehingga didapat kesimpulan bahwa individu dengan alel 5-HTTLPR pendek lebih cenderung  kurang tahan terhadap depresi.

Kebahagiaan juga dapat mempengaruhi ekspresi gen. Menurut studi dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, bentuk kebahagiaan yang berbeda dapat menghasilkan bentuk ekspresi gen yang berbeda pula.

Hidup Bahagia
Tetap Bahagia Tanpa Dia Sumber: bilyak.com.ua

Partisipan yang kebahagiaannya berasal dari aktivitas yang menjunjung tinggi kebajikan,  menunjukkan rendahnya tingkat ekspresi gen inflamasi dan ekspresi yang kuat pada gen antivirus dan antibodi. Sebaliknya, orang yang kebahagiaannya berasal dari materi menunjukkan ekspresi gen inflamasi yang tinggi dan ekspresi gen antivirus dan antibodi yang rendah.

Saat jomblo kamu akan bahagia dengan tips ini
Tips Ini Akan Membuatmu Bahagia_www.huffingtonpost.com

Komponen genetik ini hanyalah salah satu faktor yang berpengaruh pada kebahagiaan. Hubungan manusia, gaya hidup sehat, kepuasan dalam bekerja dan faktor-faktor lain memegang peran yang lebih besar dalam menentukan kebahagiaan kita.

Sementara, menurut kesimpulan, dikemukakan oleh para peneliti dari London School of Economics.  Para ahli itu  menemukan sebuah gen yang berfungsi melepaskan bahan kimia dari otak yang mengendalikan kebahagiaan.

Via www.newhdwallpaper.in
Via www.newhdwallpaper.in

Gen ini disebut dengan gen 5-HTT. Diketahui, gen tersebut membantu sel-sel saraf mendaur ulang hormon serotonin, yaitu hormon yang bertanggung jawab atas suasana hati dan depresi pada seseorang.

Para ilmuwan menganalisis gen pada 2.500 orang dan menemukan bahwa mereka yang paling bahagia adalah mereka yang mewarisi dua versi gen 5-HTT. Sedangkan, mereka yang paling tidak bahagia adalah mereka yang hanya mewarisi dua versi pendek dari gen tersebut.

Orang jepang bahagiaGuna membuktikan kesimpulan itu,  para peneliti membandingkan gen dari para responden dan meminta mereka menjawab beberapa pertanyaan. Termasuk pertanyaan “Seberapa puas Anda dengan hidup Anda sendiri?”

“Sebenarnya telah lama diprediksi bahwa tipe gen ini memainkan peran penting dalam kesehatan mental manusia. Namun, penelitian ini adalah yang pertama menunjukkan perannya dalam membentuk kebahagiaan individu,” kata Jan-Emmanuel De Neve, salah satu peneliti seperti dikutip dari Daily Mail.

Studi mengungkap, pria dengan postur tubuh tinggi ternyata membuat perempuan lebih berbahagia saat menikahinya.
Studi mengungkap, pria dengan postur tubuh tinggi ternyata membuat perempuan lebih berbahagia saat menikahinya.

Penemuan ini membantu menjelaskan mengapa beberapa orang cenderung lebih bahagia secara alami dibandingkan yang lainnya. Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Human Genetics ini, menunjukkan terdapat 17 persen orang yang memiliki dua versi panjang gen 5-HTT.

Mereka dari penelitian diketahui memiliki hidup yang lebih positif dibanding responden yang lain. Sedangkan, terdapat 26 persen dengan dua versi pendek gen 5-HTT dan mereka merasa tidak puas terhadap hidup mereka. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY