www.trivia.id

Gulalives.com, YOGYAKARTA – Penting kiranya punya banyak teman. Hingga ada pepatah bilang, “seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak.” Buat mencari teman itu sangat mudah, tinggal kenalan, ngobrol, minta kontak, lanjut dengan menjaga komunikasi dan silaturahmi sekedarnya. Tapi akan sangat berbeda ketika kita mencari sahabat yang bisa bersama hingga masa senja. Kamu dan sahabat harus bisa menemukan rasa nyaman satu dengan lainnya tanpa paksaan.

Sebenarnya apa sih bedanya sahabat dengan teman? Hmm… secara kamus sih kedua istilah itu memiliki arti yang sama. Tapi umumnya sahabat itu dimaknai orang yang memiliki hubungan yang lebih mendalam dan special daripada teman. Nah, biar kamu gak salah terka siapa yang benar-benar sahabat dan siapa teman, simak penjelasan berikut!

Pertama: Sahabat Gak Segan Nyinyir Panjang Lebar Kalau Kamu Salah. Kalau Teman Biasa Cukup Cari Aman Tanpa Komentar

Kalau memang kamu salah atau ada hal yang gak dia suka, sahabat itu tak akan segan untuk nyinyir atau mengkritik. Kata-kata kritikan pun terbilang pedas, panjang, dan lebar. Sebenarnya maksud dia baik, dengan kritik pedasnya dia berharap kamu bisa lebih baik lagi.

Berbeda dengan teman biasa, salah gak salah, suka gak suka, komentarnya singkat. Mentok pakai kata-kata andalan, “iya gak apa-apa”. Itu juga dia ucapkan dengan nada yang cukup sopan dengan senyum manis. Wajar sih, teman biasa masih ada rasa gak enakan. Masih sungkan dan takut salah kalau mau komplain, jadi mending cari aman.

www.hipwee.com
www.hipwee.com

Kedua: Sahabat Karib Jarang Memuji, Berbeda Dengan Teman Biasa Yang Sering Melontarkan Pujian

Sahabatmu sudah paham sekali dengan kapasitasmu. Dia sadar jika tidak ada orang yang sempurna di dunia termasuk kamu juga dirinya. Jadi kalau ada hal yang di luar harapannya, dia gak akan menutupi dengan pujian. Tapi dia akan berkomentar hingga bagian paling detail, yang menurutnya kurang tepat. Karena dia pengen kamu bisa jadi lebih baik dan terus berkembang.

Tapi berbeda dengan teman biasa, meskipun dia tahu kekurangan kamu dalam suatu hal dia masih bisa maklum. Malahan dia lontarkan pujian. Kalau dipikir-pikir, alasan dia memuji apa coba? Dari sini harusnya kamu mulai sadar, kalau ada ujian dibalik pujian.

www.papasemar.com
www.papasemar.com

Ketiga: Saat Kamu Dalam Masalah Hingga Membuatmu Down, Sahabat Akan Memaksamu Untuk Bangkit. Teman Biasanya Bilang “Sabar Yaa”

Sahabat merupakan orang yang paham betul karakter dirimu beserta masalah yang menimpa dalam hidupmu. Seberat apapun masalah yang menimpamu hingga membuatmu berada pada titik terendah, dia tak akan membiarkanmu terus terpuruk dalam kesedihan. Dia akan terus mendorongmu untuk bangkit. Mulai dengan cara halus hingga tak segan menceramahi dengan kebawelannya. Dia akan selalu ada disampingmu, kapanpun kamu butuhkan dia tidak akan pernah pergi.

Lain cerita dengan teman biasa. Klise saja sih, cuma bilang “sabar yaa”. Itu untuk menutupi ketidakpeduliannya terhadap masalah yang sedang kamu hadapi.

4 Perbedaan Antara Teman dan Sahabat-www.savioo.com

Keempat: Kalau Dalam Hubungan Persahabatan Kalian Ada Masalah, Sahabat Yang Baik Akan Segera Menyelesaikan. Kalau Teman Biasa Akan Menundanya.

Yang namanya menjalin hubungan tidak mungkin mulus, ada saja masalah yang datang. Hubungan persahabatan selayaknya pacaran. Sekalinya ada salah paham bisa bikin perang mulut. Tapi kalau sahabat karib, dia kan menghadapi konflik tersebut dan segera menyelesaikannya saat itu juga. Mau adu mulut di hadapan orang bodo amat. Yang penting setelah itu masalah usai tanpa perlu ada yang membuat dongkol di belakang.

Kalau teman biasa malah pilih menunda menyelesaikan masalah. Ada saja alasan biar masalah nggak dibahas. Kesannya itu masalah kecil yang gak penting dibahas. Padahal, dibelakang dia justru ngedumel dan mencibir persoalan ini ke orang lain. Ini mah namanya musuh dalam selimut, bukan lagi sahabat sejati.

4 Perbedaan Antara Teman dan Sahabat-www.savioo.com (2)

Seorang sahabat sejati selalu mendukung keinginanmu selama itu positif tanpa ada rasa iri di hati. Karena persahabatan bukan ajang perlombaan, tapi wadah untuk saling berbagi, memahami, dan memperbaiki diri.

Tidak perlu berupaya keras untuk mencari sahabat sejati. Cepat atau lambat kamu pasti menyadari siapa yang pantas jadi sahabatmu dan siapa yang hanya bisa dijadikan teman. Semoga kamu dapat memilih orang yang tepat sebagai sahabat untuk bisa berbagi suka ataupun duka.

loading...

LEAVE A REPLY