demigodsonline.blogspot.com

Gulalives.com, YOGYAKARTA – Banyak yang beranggapan bahwa menjadi jomblo adalah suatu kondisi yang menyenangkan dimana kamu bebas menentukan kegiatan dan tindakan kamu sehari-hari tanpa dibatasi oleh suatu mahkluk berinisial pacar. Tetapi menjadi jomblo juga harus kuat mental menghadapi segala bentuk bullying yang sering dilakukan terhadap dirinya bahkan oleh sesama jomblo. Padahal menjadi jomblo pastinya mempunyai suatu alasan-alasan yang hanya mampu diterima oleh mereka yang mengalami fase jomblo akut.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia, bulan yang amat sangat dinanti umat muslim termasuk di dalamnya adalah penganut aliran Jomblo. Tetapi bagi jomblowan dan jomblowati, bulan Ramadhan tak ayal seperti bus yang terus berjalan mengantar pada sebuah pertanyaan klasik yang akan sering ditemui di akhir Ramadhan, di Bulan Syawal. “Kapan nikah??” Sepintas terdengar biasa saja, tapi bagi seorang jomblo, pertanyaan macam itu bisa menjadi semacam duri yang terus menusuk. Jadi ada baiknya kamu mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut jauh-jauh hari.

facebook: ikhwanimut
facebook: ikhwanimut

Siapakah Penyandang Status Jomblo Syar’i?

Yang disebut jomblo syar’i adalah mereka yang tidak mau berpacaran karena pacaran itu perbuatan yang medekati zina. Mereka lebih memilih untuk mengikuti proses ta’aruf dan bersegera menikah daripada terjebah dalam friend zone, hubungan tanpa status, atau teman tapi mesra.

Jomblo syar’i juga berusaha untuk memantaskan diri menjadi lebih baik bagi calon pasangan hidupnya kelak. Memantaskan diri bukan berarti menerima setiap kenyataan namun harus tetap berusaha menjadi lebih baik dan menyerahkan jodoh ke tangan Tuhan. Karena dia meyakini janji Allah bahwa laki-laki baik untuk perempuan baik-baik, dan perempuan yang berzina untuk laki-laki yang berzina.

facebook: ikhwanimut
facebook: ikhwanimut

Semua Butuh Usaha

Moment Ramadhan ini juga sepatutnya menjadi momen titik balik para jomblo-er untuk menjadi generasi jomblo syar’i. Yaitu Jomblo yang senantiasa tegar dan teguh dalam melawan segala tindak bullying yang dialamatkan kepadanya karena berprinsip tidak mau pacaran. Dan senantiasa menunggu datangnya jodoh terbaik yang dipilihkan oleh Tuhan.

Ingat ayat ke-26 surat An Nuur kan? Artinya, “”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).”

Nah, menjadi jomblo syar’i itu perlu usaha. Terus mendekatkan diri kepada Allah dengan memperdalam pengetahuan Islam dan menerapkannya membutuhkan pengorbanan. Insya Allah semuanya akan dipermudah Allah jika kamu berhijrah benar-benar karena Allah. Tapi selalu jaga niatmu ya, bahwa kamu berbuat sesuatu semuanya karena ingin mendapatkan cinta Allah. Dengan demikian Allah akan ridho memberikan laki-laki baik untukmu. Jangan pernah berniat hijrah hanya karena ingin dapat jodoh orang baik. Karena jika itu yang kamu tuju maka ada kemungkinan kamu akan kecewa. Karena Allah cemburu.

facebook: ikhwanimut
facebook: ikhwanimut

Godaan Jomblo Syar’i

Jomblo Syar’i adalah pilihan hidup. Untuk mencapai fase ini kamu harus tahan dengan godaan gadis-gadis belia yang bertebaran bak bak iklan di tv, ikhlas dengan kenyataan bahwa yang kamu dambakan lebih memilih sahabat kamu, dan pastinya harus selalu kuat godaan terhadap mantan yang baru saja putus dengan pacarnya dan kembali mengajakmu berpacaran.

Jomblo syar’i itu layaknya seperti imam dalam shalat. Imam itu selalu sendiri tanpa pasangan tetapi selalu diikuti oleh makmumnya. Seperti itu jugalah jomblo syar’i yang merupakan jomblo berkarisma, jomblo yang memiliki pengaruh terhadap orang-orang di sekitarnya. Mungkin di antaranya adalah seseorang yang akan menjadi pendamping kamu kelak.

facebook: ikhwanimut
facebook: ikhwanimut

Keunggulan Jomblo Syar’i

Bagi lelaki tangguh yang sedang berjuang menjadi jomblo syar’i tidak serta merta harus merubah total penampilanmu seperti menumbuhkan jenggot atau mengenakan sorban. Mulailah dengan menata hidup dan memperbaiki kualitas imanmu, maka Tuhan akan mendekatkan kamu dengan para wanita baik yang layak menjadi ibu dari anak-anakmu kelak.

Tanpa disebar, semut juga akan mendatangi gula. Seperti halnya jomblo syar’i, tanpa perlu menebar pesona kesana-kemari, dengan modal keimanan yang kuat para wanita akan berharap dapat bersanding denganmu. Hal ini juga akan menimbulkan kesan yang baik bagi calon mertua kamu, karena kamu akan dianggap tidak biasa dan dapat menuntun anak gadisnya ke arah yang lebih baik.

facebook: ikhwanimut
facebook: ikhwanimut

Jadi jangan pernah bersedih menjadi seorang jomblo, apalagi jomblo karena diduakan oleh sang mantan pacar. Menjadi jomblo berarti kamu mempunyai ladang pahala yang lebih luas, kamu akan mendapat kesempatan lebih untuk mengamalkan ilmu ikhlas, dan kamu dapat lebih sabar dalam menerima cobaan hidup. Jomblo syar’i merupakan spesies langka di antara para jomblo pemuja cinta. Dan generasi jomblo seperti inilah yang dapat memberikan keselamatan bagi dunia dan akhiratnya.

loading...

LEAVE A REPLY