Tips minimalkan penipuan belanja online.

Gulalives.co, JAKARTA – Masyarakat kini doyan belanja online karena berbagai kemudahan yang ditawarkannya. Apalagi, toko online banyak melakukan promo atau iming-iming diskon yang membuat jempol gatal untuk menekan tombol ‘beli’.

Dengan tawaran berbagai promo mulai dari bebas biaya kirim, bonus tanpa biaya minimum, hingga potongan harga yang fantastis mencapai 90 bahkan 95 persen, tak heran banyak konsumen yang kalap.

Nah, biar nggak merasa terjebak aksi tipu-tipu belanja online, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memberikan tips pintar belanja daring ini. Tujuannya tentu saja untuk meminimalkan kemungkinan tertipu akibat kalap jempol yang berulangkali melakukan transaksi.

Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: tnooz
Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: tnooz

Simak caranya berikut ini:

1. Jangan malas lakukan riset

Mungkin akan terasa menyebalkan ketika sebelum berbelanja justru malah harus susah-susah melakukan riset. Namun demi keamanan dan kenyamanan saat berbelanja, melakukan riset atas kredibilitas laman toko tersebut menjadi langkah awal untuk akhir belanja yang menyenangkan.

Calon konsumen dapat menggunakan mesin pencari untuk mengetahui kredibilitas suatu laman yang menawarkan diskon besar-besaran. Carilah informasi berupa ulasan laman tersebut di internet. Bila banyak ulasan negatif, maka baiknya pikirkan ulang untuk berbelanja di laman tersebut.

Selain mencari ulasan, baiknya mencari identitas dan legalitas pelaku usaha. Hal ini berupa nama perusahaan, alamat, email atau nomor telepon yang dapat dihubungi. Pastikan nomor telepon itu valid dan lebih baik punya lebih dari satu nomor.

Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: jwt
Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: jwt

Yang tak kalah pentingnya adalah, cek kebijakan internal situs terhadap data pribadi pelanggan. Bacalah ketentuannya dengan cermat adakah jaminan perlindungan data pribadi. Ini untuk mencegah data pribadi pembelanja digunakan untuk hal-hal yang kurang pantas.

Selain riset untuk keamanan berbelanja, lakukan juga riset terhadap harga barang agar tak terjebak iming-iming diskon. Mengunjungi beberapa laman yang menyajikan benda serupa menjadi salah satu alternatif dapat mengecek harga sebuah barang di pasar. Kemudian bandingkan.

2. Beli berdasarkan prioritas

Belilah barang yang dibutuhan sesuai dengan skala prioritas. Ini berguna untuk mencegah diri sendiri menjadi kalap. Dan pastikan spesifikasi produk yang ditemukan sesuai kebutuhan.

Sebisa mungkin hindari berbelanja produk ilegal. Jika pembelian barang itu di luar negeri pastikan bahwa barang tersebut bukan barang yang terkena pajak. Pastikan juga apakah harga sudah termasuk ongkos kirim atau tidak. Jangan mudah tergiur dengan harga murah, curigalah pada barang bermerek yang dijual dengan potongan harga besar dan tidak logis.

Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: thinkstock
Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: thinkstock

Pastikan ada kebijakan pengembalian barang bila tidak sesuai saat diterima. Selain itu, pastikan ada garansi bila barang yang dikirimkan cacat, entah berupa barang baru atau uang kembali.

Cermat dalam memperhatikan diskon jadi cara cerdas mendapatkan harga miring. Meski beberapa toko menawarkan diskon hingga sekian persen, namun bukan berarti bahwa semua barang akan terkena diskon serupa. Pastikan diskon tersebut nyata adanya dengan ‘survei lokasi’ terlebih dahulu.

Menggunakan voucher juga menjadi salah satu cara beberapa pelanggan belanja daring dalam mendapatkan harga miring. Namun perlu diperhatikan syarat atau ketentuan yang berlaku dari penggunaan diskon ataupun voucher tersebut.

3. Simpan bukti transaksi

Konsumen mesti mencatat kode produk yang dipesan dan oleh pengelola toko bonafid biasanya akan mengirimkan konfirmasi pesanan. Selain itu, mintalah nomor resi pengiriman. Hal ini berguna bila barang tak kujung datang sehingga dapat mengecek melalui jasa kurir yang digunakan.

Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: thinkstock
Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: thinkstock

YLKI menyarankan,saat hendak membayar belanja, transferlah dengan angka unik agar cepat dikenali oleh pengelola toko online, misalnya produk bernilai transfer Rp300 ribu maka transferlah dengan angka ganjil seperti Rp300.075.

Bila sudah melakukan transfer, maka segera konfirmasi ke pengelola toko agar barang segera diproses. Dan, simpan struk transfer tersebut. Penyimpanan ini untuk antisipasi bila terjadi hal yang tak diinginkan seperti penipuan suatu kali nanti.

4. Selalu cek barang yang diterima

Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: thinkstock
Tips minimalkan penipuan belanja online. Foto: thinkstock

Bila barang sudah sampai di tangan konsumen, maka patut diperhatikan kondisi pesanan tersebut apakah sudah sesuai atau tidak. Selain itu, pengecekan kembali juga harus melihat adakan cacat atau kerusakan pada barang yang tiba.

Menurut YLKI, kerusakan barang bisa jadi karena dua hal. Pertama, barang sudah cacat dari penyedia barang. Barang seperti ini harus segera dilaporkan ke pihak toko atau penyedia barang. Bila toko tersebut profesional dan berkualitas, maka barang cacat akan segera diganti atau mengembalikan uang.

Kriteria kerusakan kedua adalah karena pengangkutan. Bila ini terjadi, maka segera komplain terhadap penyedia jasa pengiriman dan pengelola toko yang menggunakan layanan kurir tersebut.

Selamat berbelanja! (VW)

loading...

LEAVE A REPLY