Gambar via: fullhdpictures.com

GULALIVES.co, Jakarta- Landscape Photography  atau foto landscape merupakan salah satu jenis fotografi yang sering digunakan untuk merekam keindahan alam. Fotografi yang 90 persen membutuhkan tempat dan waktu ini sering dikatakan ujian bagi para fotografer. Maka dari itu banyak yang berpendapat butuh kesabaran yang tinggi untuk mendapatkan foto landscape yang bagus. Jika tidak sabaran, foto landscape akan terlihat nanggung dan tentunya bikin geregetan. Bahkan fotografer handal sendiri masih sering mengalami kesulitan untuk merekam keindahan alam lewat foto landscape ini. Nah, untuk menghasilkan foto landscape yang ciamik, ada beberapa tips yang harus selalu diingat khususnya bagi fotografer pemula. Ini dia tipsnya!

  1. Pastikan garis horizon lurus

Gambar via: www.davebyford-photography.co.uk
Gambar via: www.davebyford-photography.co.uk

Ketika mengambil gambar pemandangan khususnya batas laut dan langit dimana garis horizonnya terekspos jelas, pastikan garis horizon yang Anda tangkap itu lurus. Garis horizon merupakan kunci utama foto landscape yang pastinya harus lurus. Jika garis horizon tidak lurus, foto yang Anda ambil akan terlihat jomplang atau tidak seimbang.

  1. Gunakan tripod

Gambar via: www.craftsy.com
Gambar via: www.craftsy.com

Anda pasti malas membawa tripod karena bentuknya yang besar dan ada beberapa tripod yang berat sehingga makin malas untuk dibawa. Padahal, untuk menyempurnakan foto landscape Anda, tripod bisa dijadikan sahabat yang akan sangat membantu Anda. Biasanya pada tripod terdapat fitur buble level yang fungsinya memastikan tripod sudah berdiri di posisi datar atau tidak. Gunakan cable release atau self timer ditambah mirror lock up agar kamera benar-benar tidak goyang. Tak jarang ketika menekan shutter kamera bisa ikut sedikit berguncang dan menghasilkan foto yang buram.

  1. Pilih waktu yang tepat

Gambar via: fstoppers.com
Gambar via: fstoppers.com

Untuk menentukan hasil foto landscape Anda, pemilihan waktu memiliki andil yang besar. Terdapat waktu-waktu tertentu dimana pencahayaan akan memberikan efek yang dramatis pada hasil foto landscape Anda yang biasa disebut sebagai golden hour. Golden hour jatuh pada saat matahari terbit dan tenggelam. Namun, sebaiknya jangan langsung mengepak perlengkapan Anda usai mengambil gambar usai sunset karena terdapat blue hour dimana warna langit bercampur warna oranye khas sunset dan biru yang menandakan malam telah turun.

  1. Temukan foreground yang menarik

Gambar via: keepsnap.com
Gambar via: keepsnap.com

Foto landscape akan terlihat lebih menarik jika ditambahkan foreground . Foreground adalh sebuah objek tambahan yang terletak di antara lensa dan objek utama. Dengan menambahkan foreground foro akan lebih terlihat berdimensi. Akan ada sensasi kedalaman dari hasil foto landscape jika Anda dapat memposisikan foreground dengan benar. Ketika memotret pemandangan, foreground dapat berupa hewan, bebatuan, tumbuhan dan masih banyak lagi.

  1. Selalu gunakan slow speed

Gambar via: www.capturelandscapes.com
Gambar via: www.capturelandscapes.com

Dengan menggunakan slow speed, Anda akan mendapat depth of field atau ruang fokus yang lebih besar sehingga foto yang dihasilkan akan terlihat lebih tajam. Seringkali fotografer menggunakan aperture f/8 ke bawah, bahkan sampai f/22. Low speed akan membuat Anda mencapai banyak efek yang menambah keindahan foto landscape Anda.

  1. Wajib menggunakan filter

Gambar via: www.seatosummitworkshops.com
Gambar via: www.seatosummitworkshops.com

Filter wajib digunakan untuk fotografer yang berburu foto landscape. Filter yang dapat digunakan meliputi Gradual ND dan Polarizer. Graduan ND digunakan untuk mengontrol exposure langit yang terlalu berlebih dibanding daratan. Bentuknya hitam di atas dan transparan di bawah. Sedangkan Polarizer berguna untuk menghilangkan refleksi cahaya matahari pada benda.

  1. Jangan memaksa menggunakan mode menual

Gambar via: iso.500px.com
Gambar via: iso.500px.com

Kesalahan yang sering dilakukan oleh pemula adalah memaksakan untuk menggunakan mode manual ketika mengambil foto dengan kamera DSLR. Hal ini dilakukan karena malu menggunakan mode auto pada kamera. Padahal di dalam kamera terdapat mode landscape dan mode aperture priority (AV). Dari foto yang dihasilkan dengan menggunakan mode auto ini, barulah Anda pelajari aperture dan shutter speed yang digunakan dan mencoba dengan barulah gunakan mode manual.

Dengan melakukan tips ini, Anda akan mendapatkan hasil foto landscape yang ciamik. Jangan mudah menyerah dan terus bersabar, karena memang keduanya kunci utama menghasilkan foto landscape yang indah. Supaya semakin jelas memahami foto landscape, banyak-banyak melihat hasil foto dari fotografer ternama agar Anda kelak bisa mempraktekannya. Selamat mencoba dan jangan mudah menyerah!(AH)

loading...

LEAVE A REPLY