Gulalives.co, Depok – Membagi warisan memang bukanlah suatu perkara mudah. Banyak yang akhirnya saling bertengkar karena ingin mendapatkan bagiannya dalam warisan tersebut. Warisan sendiri menurut bahasa Indonesia adalah harta peninggalan, pusaka, atau surat-surat wasiat. Dalam hokum waris, terdapat beberapa hal yang dapat menjadi penghalang mendapatkan warisan. Apa sajakah itu? Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadikan seseorang tidak mendapat warisan.

1. Pembunuhan

datarental.blogspot.com
datarental.blogspot.com

Melakukan pembunuhan menjadi salah satu hal yang dapat mengahalangi seseorang mendapat warisan. Hal ini berlaku jika seorang ahli waris melakukan pembunuhan pada orang yang mewariskan. Karena takutnya si ahli waris melakukan pembunuhan sengaja dengan alasan hanya ingin mendapatkan harta warisan saja. Hal ini terdapat dalam hadits Rasulullah: “Tidak ada pusaka bagi si pembunuh.”

Pembunuhan yang menjadi penghalang warisan ada lima jenisnya, yaitu pembunuhan secara hak dan tidak berlawanan hukum, pembunuhan dengan sengaja dan terencana, mirip disengaja (seperti disengaja), dan pembunuhan khilaf.

2. Beda Agama

www.contohskripsi.indotesis.com
www.contohskripsi.indotesis.com

Perbedaan agama antara si ahli waris dengan orang yang memiliki harta waris merupakan salah satu hal yang dapat menghalangi warisan. Karena hukumnya tidak ada hak saling mewarisi antara seorang muslim dan non muslim, orang muslin tidak mewarisi harta non muslim, dan begitu sebaliknya. Dasar hukumnya: “Orang Islam tidak mewarisi harta orang kafir dan orang kafir tidak mewarisi harta orang Islam.”

3. Pembudakan

www.danisiregar.com
www.danisiregar.com

Bukan karena sebuah status kemanusiaan yang menjadikan pembudakan menjadi oenghalang waris, namun semata-mata karena status formalnya sebagai hamba sahaya. Allah berfirman: “Allah telah membuat perumpamaan (yakni) seorang budak (hamba sahaya) yang dimiliki yang tidak dapat bertindak terhadap sesuatupun (an-Nahl 75, misi Islam kenapa perbudakan menghalangi hak) mewarisi, karena Islam sangat menganjurkan setiap budak untuk dimerdekakan”.

Mayoritas Ulama setuju bahwa seorang budak, terlarang untuk menerima warisan, karena seorang budak secara yuridis tidak cakap dalam melakukan perbuatan hokum, sedangkan hak kebendaannya dikuasai oleh tuannya.

Mungkin untuk membicarakan masalah pembudakan di jaman sekarang ini bukanlah suatu hal yang pas. Karena pembudakan sebenarnya sudah dihapuskan sejak dahulu, Islam pun juga turut andil dalam penghapusan tersebut. Karena pada dasarnya Islam sangat menganjurkan permerdekaan budak. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY