Bangku kelas satu di pesawat bisa picu kemarahan.

Gulalives.co, JAKARTA – Mengapa saat berada di atas pesawat orang-orang cenderung memiliki sumbu pendek alias gampang marah?

Alasannya bisa jadi karena bepergian dengan pesawat dalam jangka waktu lama memang sangat melelahkan. Namun sebenarnya, selain melelahkan, terbang juga menyebabkan orang jadi cepat marah.

Risiko orang lebih mudah marah ini tak jarang membuat orang jadi cenderung bertindak kasar. Parahnya bahkan bisa memicu perkelahian antar penumpang yang memaksa pesawat untuk mendarat.

Bangku kelas satu di pesawat bisa picu kemarahan. Foto: beritauaja
Bangku kelas satu di pesawat bisa picu kemarahan. Foto: beritauaja

Penelitian terbaru yang dimuat dalam Prosiding of the National Academy of Sciences mengungkapkan kemungkinan alasan penumpang pesawat jadi lebih cepat marah. Kemungkinan penyebab orang jadi cepat marah adalah karena adanya bangku kelas satu.

Insiden kemarahan di udara ternyata lebih mungkin terjadi pada pesawat yang memiliki bangku kelas satu. Peneliti dari Harvard Gazette menganalisis data pada pertengkaran yang terjadi di pesawat dari beberapa tahun terakhir. Dia menyimpulkan bahwa adanya tempat duduk kelas ekonomi yang terpisah ini adalah prediktor terkuat dari insiden tersebut.

Bangku kelas satu di pesawat bisa picu kemarahan. Foto: bijaks.net
Bangku kelas satu di pesawat bisa picu kemarahan. Foto: bijaks.net

Para peneliti mengatakan bahwa ketika penumpang melewati kabin kelas satu akan membuat penumpang ekonomi menyadari apa yang tak mereka miliki. Hal ini yang membuat mereka jadi lebih sensitif dan mudah marah.

Mereka mengalami ketidaksetaraan situasional di mana mereka harus menunggu lebih lama untuk bisa naik pesawat. Selain itu, ada juga kesenjangan fisik di mana mereka harus duduk di kursi kelas dua. Akibatnya, 84 persen dari insiden kemarahan ini terjadi di kelas ekonomi.

Bangku kelas satu di pesawat bisa picu kemarahan. Foto: destinasian
Bangku kelas satu di pesawat bisa picu kemarahan. Foto: destinasian

Namun ini tak berarti kalau orang yang duduk di kelas utama mendapatkan pengalaman yang mewah. Di sisi lain, orang-orang di kelas satu cenderung memiliki harapan penerbangan yang menyenangkan berdasarkan statusnya. Sosiologis Harvard, Michael I. Norton mengungkapkan hal ini bisa membuat mereka marah ketika hal tersebut tak tercapai.

Bangku kelas satu di pesawat bisa picu kemarahan. Foto: travel.detik
Bangku kelas satu di pesawat bisa picu kemarahan. Foto: travel.detik

Tentu saja, ada faktor di luar tata letak kelas duduk di pesawat yang berkontribusi pada peningkatan kemarahan. Dr Martin Seif mengungkapkan bahwa mereka merasa kurangnya kontrol, keterlambatan, kapasitas bagasi, dan penerbangannya secara umum, demikian seperti dilansir Huffingtonpost. (VW)

loading...

LEAVE A REPLY